Cerita Wanita Cantik Njaring Ikan di Sawah, Apa yang Terjadi?

Cerita Wanita Cantik Njaring Ikan di Sawah, Apa yang Terjadi – suka makan ikan, atau anda suka mencari ikan? Mungkin anda pernah mencari ikan dengan cara tradisional seperti yang dilakukan oleh wanita berikut ini. Kalau anda pernah tinggal di desa, atau dari keluarga petani mungkin pernah.

Foto: Wanita Menjaring Ikan di Sawah/youtube

Iya, menjaring ikan di sawah adalah salah satu cara mencari ikan tradisional yang bisa dilakukan oleh masyarakat para petani. Biasanya, yang paling terkenal adalah memancing tetapi ada juga cara sederhana lain yang bisa digunakan untuk mencari ikan.

Seperti yang dilakukan oleh wanita dalam salah satu video yang diunggah di youtube. Tiga orang wanita; dua dewasa dan yang satu seperti masih remaja, pergi berjalan kaki menyusuri lahan persawahan di kanan kiri mereka. 

Yang remaja berjalan membawa ember berwarna hitam sedangkan satu wanita yang agak kecil badannya berjalan sambil mendekap sesuatu. Yang ia bawa adalah jaring, rupanya mereka akan mencari ikan di sawah dengan cara menjaring-nya.

Beberapa menit berjalan, mereka menuju sebuah saluran air, seperti saluran irigasi di sawah yang penuh dengan rumput. Saluran air tersebut berada di sisi jalan, di sisi persawahan yang luas. 

Tampak dalam saluran tersebut air berwarna coklat keruh. Di bagian pinggir terdapat banyak rumput yang mengelili saluran tersebut. Mereka segera berhenti dan mulai membuka jaring yang dibawa. Apa yang akan mereka lakukan kemudian?

Dua wanita yang berbaju merah kemudian melebarkan jaring yang mereka bawa. Ternyata, setelah itu ia masuk ke dalam saluran air yang keruh tersebut. Hi, apa tidak jorok ya? Ternyata tidak, keruh-nya air ternyata disebabkan oleh lumpur.

Mereka kemudian melebarkan jaring ke kedua sisi saluran air tersebut. Kemudian, mereka secara bersamaan melangkah mengikuti aliran air. Beberapa meter mereka berjalan, tak terjadi apapun. Tidak ada kejadian apapun kecuali suara langkah kaki mereka di air. 

Setelah dirasa cukup, mereka kemudian menepi. Setelah sampai tepi, jaring segera diangkat. Apa yang terjadi? Apa yang ada dalam jaring tersebut? Apakah mereka berhasil menangkap ikan dengan cara sederhana tersebut?

Ternyata diluar dugaan. Benar-benar diluar dugaan. Setelah diangkat, di dalam jaring tersebut terdapat banyak ikan yang tertangkap. Beberapa bahkan cukup besar, mungkin sekitar seukuran tangan mereka. 

Cerita, senang, sudah pasti. Mereka kemudian mengambil satu per satu ikan yang tertangkap dalam jaring. Benar-benar mengagumkan, ikannya banyak. Padahal hanya saluran air seperti itu. Kalau dilihat sekilas, tidak aka nada ikan dalam saluran air di sawah tersebut.

Nyatanya, satu, dua, tiga, empat, banyak ikan besar yang mereka tangkap. Sekali jaring, tangkapan mereka saya rasa sudah cukup untuk lauk satu keluarga dengan 5 anak. 

Eh, ternyata mereka belum selesai. Setelah mengambil semua ikan dan membersihkan jaringnya, mereka kembali masuk ke air. Kali ini mereka berjalan berlawanan arah, menuju kea rah di awal mereka mulai tadi.

Apa masih ada ikannya ya, kan sudah dijaring barusan, benar tidak? Selangkah, dua langkah, tiga langkah, mereka terus berjalan menggiring air dengan jaring. Sampai pada titik mereka mulai mencari ikan tadi, mereka kembali menepi dan mengangkat jaringnya.

Pasti tidak ada ikannya, kan tadi sudah dijaring, pasti ikannya sudah habis. Eh, diluar dugaan. Ternyata eh ternyata, masih ada sesuatu dalam jaring tersebut. 

Rupanya, kali kedua, mereka masih bisa mendapatkan ikan di tempat yang sama dengan jaring ajaib tersebut. Keren ya, coba dilihat seberapa banyak ikan yang tertangkap jaring mereka.

Empat sisi jaring telah diangkat. Satu, dua, tiga, ternyata masih banyak juga ikan yang didapat. Tangkapan kedua, ada ikan gabus, ada ikan betook atau betik. Eh bukan hanya itu saja, ada ikan yang masih kecil juga. 

Benar-benar keren, ternyata mereka juga dapat ikan lele sawah. Masih ada lagi. Masih ada lagi tangkapan lain. Ada kepiting juga tuh, cukup besar, hampir satu kepalan tangan. Wow, mereka pasti sangat senang ya. 


Eh, mereka masih memasukkan sesuatu ke ember, kecil-kecil, apa ya? Apa mungkin ada udang juga, masak sih? Wah, seru banget ternyata ya cari ikan di sawah dengan cara tradisional semacam itu. Kapan ya bisa nge-bolang seperti mereka?

Back To Top