Cerita Tentara Amerika dan Tentara Indonesia Latihan Bertahan Hidup di Hutan Palu

Cerita Tentara Amerika dan Tentara Indonesia Latihan Bertahan Hidup di Hutan Palu - Ada cerita menarik dari dunia militer. Memang, ceritanya sudah cukup lama, tetapi sekedar menginformasikan saja bahwa tentara kita yang bertugas untuk menjaga negara kesatuan republik Indonesia benar-benar tangguh dan lebih unggul dari pada tentara Amerika.

Ilustrasi/Kompas/Ahmad Faisol

Aksi latihan bertahan hidup ini memang diakui oleh para anggota tentara Amerika sebagai pengalaman yang sangat berharga, dan belum pernah dilakukan sebelumnya.

Dalam hal ini tentara nasional Indonesia banyak memberikan pengetahuan tentang cara bertahan hidup di hutan kepada tentara Amerika.

Mulai dari memperkenalkan berbagai jenis tumbuhan yang hidup di hutan yang bisa dimakan dan yang tidak bisa dimakan, serta macam-macam hewan laut yang juga bisa dimakan untuk menyambung hidup.

Hingga cara mengolah dan memperkenalkan hewan-hewan ganas yang juga bisa digunakan untuk bertahan hidup seperti ular.

Ada pengalaman yang menarik ketika para anggota TNI memperkenalkan cara memakan ular kepada tentara Indonesia, yang mana salah satu anggota tentara Amerika ada yang sedikit geli dengan aksi yang dilakukan oleh TNI.

Tetapi akhirnya tentara Amerika dengan tekad bulat mengikuti apa yang contohkan oleh tentara Indonesia.

Latihan bersama ini tentu menjadi latihan yang bisa menambah kedekatan anggota tentara dari masing-masing negara sehingga di situ bisa berbagi pengalaman dan ilmu.

Tentara Nasional Indonesia juga mengenalkan sistem membuat api dengan bambu, ini jugalah yang menjadi pengalaman yang cukup berkesan bagi para tentara Amerika.

Karena dari tentara Amerika sendiri belum satupun yang pernah mempraktekannya sebelumnya, dan baru tahu bahwa bambu juga bisa dimanfaatkan untuk membuat api.

Wah hebat ya tentara Indonesia, kita tentu perlu bangga mempunyai pasukan tentara yang unggul, handal, dan mempunyai wawasan luas sehingga menjadi percontohan pasukan tentara di negeri lain.

Back To Top