Cerita Bocah Pemberani dalam Menangkap Ular Berbahaya

Cerita Bocah Pemberani dalam Menangkap Ular Berbahaya - Cerita ini tentang dua orang anak kecil yang satu memakai baju kuning dan yang satunya lagi memakai baju belang-belang. Mereka adalah anak pemberani yang akan menangkap ular berbahaya di persawahan.


Mula-mula salah satu anak mencoba untuk menggali lubang yang menjadi tempat persembunyian ular dengan tombak. Hingga setelah menggali lubang tersebut sang anak menemukan ekor ular sawah.

Sang anak menariknya, namun nampaknya tidak akan bisa bila sang anak memaksakan ular untuk ditarik secara paksa. Karena di sisi lain kepala ular sudah ada diseberang pematang sawah.

Seolah tidak ingin dikelabuhi oleh sang ular sang anak langsung meloncati pemantang dan segera menangkap ular.

Anak berbaju kuning berhasil menangkap ular dan bahkan sang anak beberapa kali melangkan ular di udara dengan cara memutarkannya beberapa kali. Dan selanjutnya menjatuhkan ke tanah dengan sangat perlahan.

Kedua anak tersebut akhirnya menangkap kembali ular dan kemudian memasukannya ke dalam kantong yang sudah dibawanya dari rumah.

Belum berhenti sampai di situ karena kedua anak tersebut juga hendak menangkap ular yang lebih besar dari pada ular yang sudah berhasil dia tangkap saat ini.

Dengan bermodalkan cankul anak berbaju belang-belang menggali lubang yang sama yang di sana masih terdapat ular berbahaya.

Sang anak menggali dan terus menggali dan ekor sang ular sudah nampak terlihat. Sang anak langsung menarik sang ekor, namun ular belum bisa keluar.

Akhirnya dia menggali tanah kembali hingga akhirnya kepala ular mulai terlihat sedang tercepit tubuhnya sendiri karena ukuran lubang yang sangat sempit.

Setelah beberapa waktu mencoba mengeluarkan ular dari persembunyiannya ular berhasil keluar, namun ular berusaha untuk kabur. Dengan bermodalkan tongkat kedua anak tersebut mencegah agar ular tidak kabur. 

Sedangkan salah satu anak tersebut berhasil menangkap ekor ular dan kembali melayangkannya ke udara dengan cara memutarnya. Hal ini bertujuan untuk membuat ular pusing sehingga lebih mudah untuk di masukan ke dalam kantong.

Ular berulang kali diputar di udara dan kemudian dijatuhkan secara perlahan di tanah, nampak snag ular sudah mulai tenang. Tidak seperti sebelumnya ular nampak begitu tenang, sehingga sang anak lebih dengan mudah menaklukan ular dan kemudian memasukan ular tersebut ke dalam kantong. (Arif Purwanto)

Back To Top