Puisi 5 Bait tentang Persahabatan yang Sejati

Contohcerita.com - paling banyak di usia remaja kalau tidak bicara mengenai cinta ya bicara mengenai persahabatan, benar tidak? Karya puisi berikut ini juga begitu, memuat salah satu tema menarik tersebut. Sederhana, tapi yang jelas belum pernah dibagikan sebelumnya.

Bagi anda semua yang mencari contoh puisi buatan sendiri bisa membaca karya puisi berikut. Puisi ini sengaja di susun untuk salah satu tambahan bahan belajar bagi adik-adik pelajar, rekan mahasiswa maupun kalangan umum. Selain itu tentu saja puisi ini bisa untuk hiburan.

1) Puisi gelisah memikirkanmu
2) Puisi gelisah tak menentu
3) Puisi gelisah di malam hari
4) Puisi gundah hati
5) Puisi pendek resah
6) Puisi resah payung teduh
7) Kata kata resah dalam hati
8) Kata mutiara gundah hati

Meski mungkin tidak terlalu bagus, atau tidak sempurna, paling tidak kita mendapatkan bahan bacaan yang lebih bervariasi. Dengan adanya tambahan berikut ini semoga semua pembaca setia situs ini tidak kesulitan mencari karya-karya puisi hasil karya sendiri yang ingin dibaca. Judulnya "kegundahan puisi", silahkan dibaca.

puisi 5 bait
Puisi 5 Bait tentang Persahabatan yang Sejati
Puisinya terdiri dari 5 bait singkat, cukup menarik dan singkat. Masing-masing bait hanya terdiri dari 4 larik, tapi agak panjang. Masalah isi dan tema bisa dipelajari lebih jauh. Nanti kalau kurang lengkap bisa cari karya lain dibagian bawah.

Kegundahan Puisi
Puisi oleh Gunarto

Bagaimana wahai puisi aku harus melukiskanmu
Wajahmu tak ada yang jelas, bak wajah pengkhianat.
Tangan tangan itu terus berekspresi
Melantunkan lagu lagu kebohongan setiap insane permadani.

Laluku berfikir wahai puisi, kemana aku akan pergi
Sudahlah puisiku sayang, pergi saja
Pena kau kejam, kau tak berkarya denganmu saja
Lalumu atau tintamu saja pena.

Coba kau jelaskan wahai yang sahabat
Lalu apa yang harus ku dengar dengan cintamu.
Wahai tuan tuan sudahkah kau bermanfaat
Atau hanya buatku saja.

Aku tau wahai puisiku tidak tidak mungkin
Melampaui batas pikiran bumi manusia puisi.
Cerita dungumu puisi, mengkhianati pena dan kertas
Tak peduli aku.

Selamat malam kawan, sudahkah lelah kau semua
Coba lawanku dengan malammu.
Tanggung jawabmu dari semua rasa itu 
Jangan jangan diam.(Gunarto)

Tidak usah pergi ke mana-mana lagi, disini masih ada banyak karya puisi-puisi lain yang bisa dinikmati kok. Puisi tema gundah atau tema persahabatan atau bahkan cinta pun banyak. Jadi tinggal di pilih saja mana yang disuka. Beberapa judul sudah disiapkan untuk rekan semua dibagian bawah. Silahkan dibaca ya.

Back To Top