Cerita Kancil dan Buaya Serta Pesan Moralnya

Cerita Kancil dan Buaya Serta Pesan Moralnya – Dalam hukum rimba memanglah yang kuat selalu menang, dan yang lemah selalu kalah dan menjadi santapan bagi yang kuat. Karenanya yang kuat pasti memiliki tubuh yang besar, cakar yang tajam, gigi yang runcing, serta ekor yang kuat guna menyabat lawan untuk melumpuhkan-nya.

Tetapi sepertinya hukum rimba itu tidak berlaku lagi bila memang anda sudah membaca cerita ini. Di dalam cerita ini kita akan mengetahui bahwa yang mempunyai akal-lah yang menang, dan bukan yang kuat. 

Dengan cerita ini kita juga bisa mengetahui bahwa tidak selamanya yang kuat selalu menang. Tapi sebelum itu, mari kita nikmati juga beberapa cerita berikut ini.

1) Dongeng katak jadi sapi
2) Cerita kura - kura yang cerewet
3) Dongeng angsa berbulu emas
Kancil dan Buaya, dua hewan yang mempunyai sifat yang berbeda, yang satu bertindak sebagai pemangsa, dan yang satu digambarkan sebagai yang di mangsa. 

Kancil memang digolongkan sebagai hewan yang lemah, tetapi kancil digolongkan sebagai hewan yang cerdas yang bisa mengelabui musuhnya dengan 1000 macam cara.

Cerita ini menceritakan tentang buaya yang pada saat itu menggigit kaki dari kancil. Namun dengan kecerdikannya itu dia mengatakan bahwa dia mempunyai perintah dari raja untuk menghitung jumlah hewan yang ada di hutan. 

Dan mulailah sang kancil menghitung para buaya setelah semua buaya berkumpul dan berbaris berjejer.

Setelah lama kancil menghitung dia mengulangi lagi hitungan tersebut untuk memastikan bahwa hitungannya benar. 

Setelah berhasil menghitung buaya dengan naik ke atas pundaknya satu persatu, dan sampai ketepian, kancil itu kemudian pergi dan berkata dia hendak menyampaikan jumlah buaya hasil perhitungannya tersebut. Kini dia selamat berkat akal dan otaknya yang cerdas.

Pesan moral yang bisa kita ambil dari cerita ini adalah tentang percaya terhadap kemampuan diri sendiri walaupun musuh, dan masalah yang kita hadapi jauh lebih besar dari pada ukuran fisik kita. 

Tetapi ketahuilah bahwa tidak semua permasalahan bisa diselesaikan dengan otot, tetapi semua permasalahan bisa diselesaikan dengan otak. Memang ketika kita menghadapi masalah seolah kita sedang keadaan gagap. 

Jangankan untuk berbicara dengan lantangnya berpikir saja terkadang tidak bisa dikalah keadaan sudah begitu menyulitkan. 

Untuk itu sikap tenang sangat dibutuhkan agar kita bisa berpikir secara jernih sehingga diketemukan solusinya.

Seperti yang dilakukan kancil yang membuang jauh-jauh rasa takutnya dan tetap berpikir dan berpikir untuk mendapat solusi dari permasalahannya. 

Al hasil dari buah pikirnya dia bisa lepas dari pada cengkeraman buaya, dan dengan buah pikirnya itu dia bisa mengelabui buaya yang kuatnya sepuluh kali dari pada dirinya menjadi tidak berdaya layaknya binatang yang sangat lemah.

pesan moral dongeng kancil dan buaya
Memanglah menarik bila kita mempunyai keberanian dan percaya diri untuk menghadapi semua permasalahan kita. 

Cerita ini setidaknya sedikit bisa menumbuhkan rasa percaya diri dan keberanian kita untuk menghadapi segala macam masalah yang kita hadapi. 

Walaupun masalah yang kita hadapi 10 kali lipat dari ukuran fisik kita, tetapi kita otak, dengan otak itulah kita bisa bebas dari permasalahan.

Permasalahan-permasalahan dalam hidup memang selalu menarik untuk diperbincangkan terutama dalam bentuk cerita. 

Selain sebagai hiburan, juga sebagai media yang menyenangkan untuk belajar. Di dalam situs ini masih banyak konten yang menyediakan cerita berkaitan dengan berbagai macam masalah dan solusi, mudah-mudahan bisa membantu pembaca sekalian.

Back To Top