Tak Sadar, Riko Habiskan 6 Jam Sehari Tonton Youtube

Kisah Cerpen Pengalaman Singkat - Pagi ini Riko bangun pagi. Tidak biasanya dia bangun sepagi ini. Biasanya Riko selalu bangun kesiangan. Tapi hari ini ada hal berbeda yang dirasakannya. Dia tampak sumringah hari ini. Dia sangat siap untuk menghadapi hari ini. 




Dengan handuk menggantung dipundak, Riko berjalan sembari bersiul-siul merdu. Riko adalah seorang bocah remaja yang baru saja menginjakan kakinya di bangku SMA.

Dia sebenarnya anak yang baik dan juga pandai disekolah. Bisa dibilang dia berasal dari keluarga yang bahagia dan serba kecukupan. Ayahnya adalah seorang guru SMP sedangkan Ibunya adalah seroang guru SMA.

Masalah materi dan yang lainnya Riko sama sekali tak pernah kekurangan. Meski dia harus membagi jatah dengan kedua adiknya, tetap saja segala kebutuhan Riko selalu bisa terpenuhi.

Dia memiliki dua orang adik yang masih duduk di bangku SMP dan duduk di bangku SD. Adiknya yang pertama bernama Annisa. Dia masih kelas dua SMP. Bisa dibilang dia adalah anak yang penurut.

Sedangkan adiknya yang lain bernama Rifki. Bocah kecil yang masih kelas empat SD ini adalah satu-satunya bocah yang selalu Riko siksa. Dia selalu menjahili adiknya ini dan kadang dia juga menjadikan Rifki sebagai bahan suruhan.

Setelah selesai mandi Riko langsung beranjak menuju meja makan. Disana sudah ada Rifki, Annisa, dan juga kedua orang tuanya menunggu Riko. Keluarga mereka utuh dan serba kecukupan. Tapi selama ini Riko sama sekali tak pernah merasa ada sesuatu yang spesial dan istimewa dari keluarganya.

Semuanya berjalan biasa-biasa saja dan apa adanya. Namun, hari ini berbeda. Sedari tadi senyum terus mengambang diwajahnya. Dia juga seolah tak lelah bersiul sedari tadi.

Sepertinya memang ada sesuatu yang bisa membuat dia bahagia hari ini. saat seseorang sedang bahagia, hal yang biasa akan berubah menjadi hal yang istimewa, dan itulah yang terjadi pada Riko sekarang. Lauk seadanya yang ada di meja makan terasa begitu nikmat.

Suasana rumah yang biasa juga terasa istimewa baginya. Annisa dan kedua orang tuanya tampak sedikit bingung melihat tingkah Riko. Namun, hal berbeda justru ditunjukan oleh Rifki. Dia seperti terjangkit virus bahagia dari Riko. Tanpa dia mengerti, dia juga ikut tersenyum dan bersiul sama seperti kakaknya.

“Kamu kenapa si ko dari tadi senyum-senyum mulu?” Tanya ibunya yang mulai merasa aneh dengan tingkah Riko.

“Haha enggapapa ma. Lagi seneng aja.” Ucap Riko mantap. Ayahnya hanya bisa memandangi Riko aneh dan malas berkomentar.

“Udah gila bang Riko ini ma.” Celetuk Annisa. Riko yang mendengar ucapan Annisa langsung memandang tajam ke arah adik perempuannya. Didekatkan wajahnya kearah adiknya, sampai Annisa pun memasang mimik ketakutan. Saat itulah tiba-tiba Riko tertawa lebar tepat didepan wajah adik perempuannya.

“Tu kan ma, bang Riko udah gila.” Ucap Annisa masih dengan mimik ketakutan. Kedua orang tua Riko hanya bisa geleng-geleng melihat tingkah anaknya. Sedangkan Rifki hanya bisa ikut tertawa bersama kakak yang dianggapnya keren itu.

“Haha. Riko berangkat dulu ya ma. Assalamu’alaikum.” Ucap Riko saat selesai makan. Tak lupa ia juga mencium tangan kedua orang tuanya sebelum berangkat.
“Iya walaikum salam. Ati-ati ya nak.”


“Iya ma. Ayo dek kita berangkat.” Ucap Riko sembari meraih tangan adiknya. Lalu mereka berdua berangkat menggunakan satu motor. Sementara Annisa langsung ikut menyusulnya. Hanya saja Annisa berangkat dengan menggunakan sepedah.

Sesampainya disekolah, Riko sama sekali tidak membuka buku ataupun sibuk menanyakan tugas pada teman-temannya. Satu hal yang pertama ia lakukan begitu sampai disekolah adalah mengambil smartphone-nya.

Dibukanya layar smartphone­-nya lalu dia mengecek beberapa akun media sosialnya. Setelah dirasa cukup puas dengan akun media sosialnya, kini Riko beralih menuju situs yang sudah membuat dia sangat bahagia.

Youtube. Itulah situs yang sudah membuat Riko sangat bahagia hari ini. Semalaman dia sudah menonton banyak sekali video yang ada di situs tersebut. Mulai dari video-video lucu, sampai ke video-video atraksi keren.

Dia benar-benar merasa terhibur dengan adanya video-video di youtube. Riko tak hanya sendirian. Selain Riko, masih ada satu siswa lagi yang juga tergila-gila pada youtube. Dia adalah Rendi. Dia adalah teman akrab Riko. Dan dia juga lah yang sudah membuat Riko tergila-gila pada youtube.

“Hoy bro, udah nonton videonya Young Lex belom lo? Gila keren banget. Liat nih.” Ucap Rendi sembari berjalan kearah Riko.

“Mana bro? keren gimana emang?”

“Dia itu raper. Terus Rap nya itu nge-judge artist-artist gitu. Gila banyak banget cewek-cewek yang suka sama dia.”
“Serius lo? Mana videonya gue nonton dong.”


Setelah itu mereka berdua asik menonton video di youtube. Tanpa mereka sadari, mereka kini benar-benar sudah ketagihan menonton yuoutube. Bahkan tak jarang Rendi menghabiskan enam jamnya selama sehari hanya untuk menonton Youtube. Efek buruk pun kini mulai dirasakan Riko.

Mulai dari jarang mengerjakan tugas, sampai pemborosan terhadap kuota internet. Dia selalu fokus hanya pada smartphone-nya. Buku-buku pelajaran tak lagi penting baginya sekarang. Dan ini lah dampak dari berlebihan menonton youtube.

Meski begitu, tetap saja menonton youtube juga masih memiliki manfaat positive. Berkat youtube Riko jadi lebih semangat menjalani hari-harinya. Selain itu Riko juga tak pernah ketinggalan informasi di dunia sejak dia jatuh cinta pada Youtube.

Hanya saja sangat disayangkan karena dia membuang enam jam nya secara sia-sia hanya untuk menonton youtube. Padahal dia tau pasti, bahwa sesuatu yang berlebihan itu tidaklah baik.

---oOo---

Back To Top