Contoh Cerpen Singkat Karangan Sendiri

Contoh Cerpen Singkat Karangan Sendiri - Beberapa mungkin sudah menemukan contoh cerpen pribadi singkat hasil karangan sendiri di situs ini. Memang sudah banyak dibahas tapi akan kita tambah karangan terbaru yang sengaja dibuat untuk kebutuhan belajar dan hiburan kita. Rekan pelajar semua bisa memilih dan mempelajari yang sesuai keinginan.


Sebelumnya kita memang sudah banyak membahas berbagai contoh karangan bebas singkat dengan berbagai tema. Untuk kategori karangan cerpen sendiri memang sudah dibahas tetapi koleksinya masih belum lengkap. Maka dari itu kita tambah langsung dengan beberapa contoh sekaligus.

Pada cerita kali ini juga akan ditemui beberapa tema sekaligus. Ada yang berkaitan dengan kejadian lucu, ada yang tentang suasana tak terlupakan dan ada juga yang cukup sederhana. Oh iya, rekan semua juga bisa menikmati berbagai kisah sebelumnya yang antara lain terdiri dari:

2) Contoh pengalaman liburan singkat
3) Contoh karangan liburan sekolah
4) Contoh karangan liburan sekolah di rumah
5) Contoh karangan liburan bersama keluarga
6) Cerita pengalaman liburan sekolah untuk tugas sekolah

Dari berbagai tulisan yang sudah ada di atas, rekan semua bisa belajar membuat cerita sendiri berdasarkan pengalaman menyenangkan yang pernah ditemui. Bebas, disini kita hanya belajar dalam membuat karangan sesuai dengan kaidah kebahasaan yang sudah kita pelajari di sekolah. Yuk, sekarang kita baca berbagai contoh di bawah ini.

Kompor, Oh Kompor
Contoh Karangan Singkat

Dari jaman ke jaman semua alat sangat mempermudah manusia saja. Manusia dimanja dengan alat alat yang sangat canggih dan mudah digunakan, salah satunya kompor. Kompor semakin menjamur saja di masyarakat kalanagan bawah, salah satunya keuargaku.

Keluargaku, seperti yang lain, sekarang beralih ke kompor berbahan gas bumi yang selain mudah di gunakan juga harga terjangkau.

Kompor dari hari ke hari memperbarui produk - produk terbarunya yang menjadi sangat efisien dan mudah di gunakan. Dari jaman manusia menggunakan tunggku kayu, komor minyak bumi sampai kompor menggunakan gas bumi atau pun menggunakan listrik.

Penggunaan kompor berbahan gas bumi sangat disukai masyarakat. Dan semakin lama kompor degan bahan gas bumi semakin menjamur di kalangan masyaakat menengah bawah selain harga yang sangat terjangkau.

Kompor gas lebih mudah digunakan. Kompor ini – menurutku - tidak membuat suhu ruangan menjadi panas setelah lama dipakai dan waktu yang lebih efisien ketimbang kompor yang lain dan bisa juga penghematan dalam jangka panjang.

Tapi semakin berkembang pesatnya kompor ada saja ulah manusia yang salah mempergunakanya. Manusia maunya sendiri untuk mencari keuntungan yang tidak memperdulikan apa akibat yang akan terjadi  kedepannya.

Karena semakin menjamurmya kompor dengan berbahan gas di masyarakat menengah bawah dan harganya yang sangat terjangkau, ada saja tangan jahil manusia yang dengan lihai membuat gas oplosan guna untuk mencari ke untungan semata.

Gas oplosan ini sangat meresahkan masyarakat karena efek dari gas oplosan ini sangat luar biasa. Gas bisa meledak yang samapai menimbulkan korban jiwa. Hal ini sangat merugikan pengguna kompor berbahan gas, kerugian harta benda/materil bahkan kehilangan orang yang sangat disayanginya.

Dan inilah peran pemerintah yang harus mengkap ulah jahil manusia yang sangat merugikan ini, yang sampai menimbulkan korban jiwa dan materi yang sangat besar.

---oOo---

Kulkas dan Godaan di Dalamnya
Cerita tentang Kehidupan sehari-hari

Marhaban ya ramadhan. Bulan puasa akan segera tiba, bulan yang di tunggu umat muslim di seluruh dunia. Pada bulan ini umat muslim di wajibkan untuk berpuasa kecuali orang gila, lansia, sedang sakit, ibu hamil dan menyusui, wanita yang sedang berhalangan atau nifas.

Kebeltulan hari ini aku sedang berlibur di rumah nenekku di desa untuk menjalani puasa disana. Aku baru pertama kalinya untuk menjalani puasa di desa dan harus meninggalkan teman temanku .

Ketika sore hari orang orang berbondong bondong datang kemasjid untuk menunaikan solat magrib, termaksud aku dan nisa, sepupuku.

Ternyata tidak kalah dengan dikota. Dari sore hari sampai menjelang solat terawih orang orang sudah banyak berkumpul di masjid. Waktu pun berlalu dan tibalah waktu menjelang sholat terawih.

Semua penduduk pun berkumpul di masjid dari anak anak, remaja, orang tua, hingga lansia yang tertatih tatih jalanya untuk menunaikan sholat berjamaah.  Aku terkesima dengan penduduk disini dengan semangatnya untuk menunaikan ibadah bersama tidak seperti dikota.

Seusai solat terawih aku, Nisa dan Yuli (sahabat nisa) bermain da berbincang bincang di teras rumah dan ketika itu juga terdengar suara alunan ngaji, suara yang indah nan merdu terngiang di telinga hingga menusuk kehati sanubariku.

Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 21.00 wib. Aku pun mulai mengantuk dan Yuli dan sudah pulang kerumahnya masing masing. Lalu aku dan Nisa beranjak dari teras ke kamar  masing masing untuk tidur.

“Kring…kringg…kring….” Suara alarm telvonku berdering. Lalu aku beranjak dari kamar dengan setengah tersadar dan mata tersayup sayup untuk makan sahur. Dengan langkahku yang gontai itu aku menuju kamar mandi untuk mencuci mukaku.

“brrrr…” air dingin membasuh mukaku.Sahur kali ini berbeda dari yang sebelumya biasanya hanya bertiga (aku dan orang tuaku)  kini tambah rame ada kakek, nenek paman dan sepupuku.
Tak berapa lama terdengar suara “Imsak …imsak…imsak” sayup sayup terdengar lirih dari masjid kampong. Lalu kai pun menghabiskan makan sahurku.

Waktupun berlalu dengan sangat cepat tak terasa bulan puasa akan segera berakhir.
Kegiatan rutinitas untuk membuat kue pun berlangsung kali ini akan membuat kue sagon kue yang tidak pernah ketinggalan setiap idul fitri di rumah nenek.

Kali ini aku akan membantunya tapi aku hanya membantu mengovennya saja. Tidak cukup rumit memang cumin hanya mengovennya saja tapi perlu dengan ketelatenan yang cukup agar kue sagon tidak gosong.

Setelah cukup lama membuat kue sagon akhitnya selesai juga tak berselang lama suara beduk pun terdengar dari masjid memandakan sudah bias berbuka puasa tak lama suara beduk berlangsung disusul dengan suara azan magrib. Dan menjalankan rutinitas wajib umat islam untuk solat.

***

Hari hari berlalu. Aku sudah tidak heran lagi, disini semua serba ada, kalau kalian inggin mencari apapun itu! Dan keunikan lagi di desa ini yang sering di jumpai yaitu banyak sekolah yang berbaris berdekatan, dan bisa dibilang juga desa pendidikan, tapi entah kenapa banyak orang yang tidak bersekolah.

Sehabis sholat dhuhur. Dan ketika udara yang sangat panas ini dan ditambah sedang berpuasa dengan menahan rasa lapar dan haus ini, sedah mendera tubuhku aku sudah tak tahan lagi  dengan ini dan waktupun masih menunjukan pukul 14.00 wib.

Waktu yang masih sangat panjang untuk berbuka puasa. Aku sudah tidak tahan dengan rasa panas ini dan aku inggin mendinginkan tubuhku dengan berdiri di depan kulkas dan mebiarkan pintu kulkas terbuka lebar.

Memang sangat dingin menentramkan jiwa, tapi kali ini masih kurang rasanya.  Lalu pandanganku tertuju ke botol berisi air minum. Terlintas di benakku untuk meminumya.

Tapi sebelum aku mengambil botor berisi air minum itu tiba tiba terdengar suara. “Lagi nagapain dek disitu…!” teriak ibu dari kejauhan.

(Binggung)“ Sial ibu datang lagi” pikirku. Terlihat di wajah ibu yang seperti bisa menangkap kebinggungan dan rasa kesal yang terpancar di wajahku, seraya ibu memberi sedikit ocehan kepadaku.

“Tidak boleh begitu dek,  yang kamu lakukan bisa membatalkan puasamu dan percuma dong puasamu yang sebentar lagi berbuka harus tidak mendapat pahala apapun, yamg adek dapat hanya rasa lapar dan haus saja, dan jangan di ulangi lagi ya..” Dan akhirnya aku menahan rasa lapar dan haus ini sapai tiba saatnya untuk berbuka puasa.

Waktu pun berlalu dan tiba di penghujung hari di bulan puasa dan tak berapa lama suara takbir terdengar di seluruh desa.Satu bulan sudah berakhir namun kenangan ketika aku berlibur di rumah nenek tak akan terlupakan.

---oOo---

Obsesi Kopi Lampung
Cerita Pengalaman Liburan

Waktu berlalu dengan sangat cepat. Dan tibalah di penghujung tahun yang akan berakhir aku senang karena bisa menikmati akhir tahun kali ini dengan keluarga yang menemaniku. Kami sekeluarga berencana untuk berlibur ke kota Lampung. Entah kenapa aku memilih kota Lampung sebagai tempat tujuan ku berlibur.

Sebenarnya aku ingin sekali untuk mencicipi dan menikmati kopi Lampung yang sangat khas itu. Katanya, karena saya belum mencobanya jadi saya penasaran akan rasa kopi Lampung yang di kenal dengan rasa yang khas itu.

Sebagai pecinta kopi apapun akan  aku lakukan untuk menikmati berbagai rasa kopi kota kota yang sangat khas itu.

Kami berencana untuk berlibur ke Lampung tiga hari sebelum tahun baru supaya tidak macet dijalan dan bisa menikmati suasana di kota Lampung dengan leluasa dan sekalian merayakan tahun baru di kota Lampung.

Hari yang di tunggu tunggu pun tiba kami sekeluarga segera berangkat berlibur ke kota lampung. Kami berhenti sejenak untuk membeli oleh - oleh untuk kerabat terdekat ku. Entah apa yang di pikirkan kami belum juga mencicipi kopi khas yang terkenal dengan rasa yang khas itu malah sudah membeli oleh oleh dahulu.

Akhirnya kami sekeluarga menuju sebuah kafe yang khusus menjual berbagai kopi itu, sudah tercium dari arah depan kafe denga bau kopi yang sangat menusuk hidungku.Tak sabar aku segera masuk dan meninggalkan keluargaku di luar.

Aku memasuki café itu dan terlihat mesin kopi dengan berbagai model ada di depanku. Aku segera mencicipi kopi khas dari lampung itu yang terkenal khas rasanya. Benar saja, setelah ku hirup aroma kopi yang menghipnotisku.

Waktuberlalu dan tiba lah saatnya pergantian tahun. Setelah yang ditunggu - tunggu akhirnya tiba juga suara bising terdengar di seluruh pelosok kota. Sungguh sangat meriah perayaan tahun baru di kota ini. Banyak hal yang belum ku kunjungi saat berada di kota ini, sungguh indah alam pemandangan di kota lampung ini.

---oOo---

Setrika dan Hariku yang Sibuk
Kegiatan Sehari-Hari

Hay…Perkenalkan namaku Yuli Rahmawati biasa di pangggil Rahma. Aku kuliah di salah satu perguruan tinggi ternama di Blitung. Anak semester 1. Aku termaksuk anak yang sangat rajin dan selalu aktif dalam perkuliahan.

Sampai sampai aku di anggkat jadi asisten dosen. Menyombongkan diri,  hehehe… Dalam hal berpakaian aku tidak mau ketinggalan, aku selalu rapi dalam berpakaian dan dalam hal apapun.
Di suatu pagi yang sangat cerah ini sangat mengusik diriku.

Kali ini aku sangat gugup waktu mau berangkat kuliah, yang mana tugas tugas kuliah yang belum saya selesaikan itu. Kali ini entah kenapa tugas yang di berikan kepadaku belum saya selesaikan.

Sebenarnya kali ini aku sangat takut untuk melangkahkan kaki ku ke kampus. Di saat aku sedang berberes beres menyiapkan baju untuk dipakai hari ini aku melihat baju yang akan aku pakai kali ini terlihat lecek saraya pikiranku, lalu aku memutuskan untuk menyetrika dahulu sebelum berangkan ke kampus.

Di saat aku sedang menyetrika tiba tiba telvonku berdeering. “Gak tau apa aku sedang sibuk” pikirku, aku tetap melanjutkan menyetrika dan telvon tak mau berhenti tetap bordering. Lalu aku meninggalkan baju yang sedang ku setrika itu untuk melihat siapa yang menelvon, “siapa tau penting” pikirku. 

Setelah kulihat ternyata dari teman ku untuk menanyakan tugasnya sudah selesai apa belum. Dan aku melupakan baju yang sedang ku setrika sampai sampai tercium bau gosong dari arah aku menyetrika baju, dan benar saja kulihat baju yang ku setrika terbakar bolang.

Waktu sudah semakin siang. Lalu ku putuskan saja untuk memakai baju yang lain agar tidak terlambat masuk kuliah hari ini. Dengan sangat berat aku melangkahkan kakiku untuk berangkat ke  kampus karena baju yang ku pakai lecek selecek piiranku dan tugas tugas dari dosen pun belum saya kerjakan juga.

Entah apa yang terjadi kali in kepadaku tidak seperti biasanya kali ini aku sangat ceroboh untuk melaukan segala hal.

Di tengah perjalanan aku berhenti di warnet untuk mengerjakan tugas kuliah, di saat aku mengerjakan tiba tiba komputer yang sedang ku pakai mati, perasaan kesal datang.

Lantas aku menanyakan perihal kenapa sampai komputer yang sedangku pakai mati, sebelum saya menanyakan terdengar suara dari arah depan bilang “mati lampu” sungguh hari ini membuat aku kesal dan jengkel.

Lalu aku memutuskan untuk melanjutkan berangakat  ke kampus walaupun harus kena omelan dari dosen. Setelah sampai di kampus aku berpikir harus mencari alasan apa ya agar tidak di kena omelan dari dosen. “pikirku”

***

Di jaman modern ini banyak produk produk baru yang bermunculan mengalahkan produk produk terdahulu, seperti televisi. Karena semakin modernya produk televisi ini memberikan  sensasi yang luar biasa bagi yang melihatnya seperti spiker yang keras ataupun kita seperti terlibat dalam kejadian itu, yang kelihatan sangat nyata.

Perkembangan produk televisi juga di imbangi film film yang sangat hebat tapi tidak lain masih ada juga film film yang kurang baik untuk di tonton masyarakat ataupun anak kecil.
Dari survey yang telah dilakukan ternyata setiap rumah hampir mempunyai televisi, baik yang keluaran lama taupun yang terbaru.

Setiap alat apa saja pasti mempunyai dampak yaitu dampak positif maupun negatif yang ingin aku bahas yaitu dapak positif dahulu karena kita hidup harus berpikir positif saja. Nah…

Dampak positif dari tayangan televisi yaitu  kita akan mendapatkan semua berita dari dalam negeri sampai luar negeri.Televisi selalu menyajikan berita up to date, yg tentunya membuat masyarakat tidak akan ketinggalan informasi dan memberikan wawasan yang cukup luas pada masyarakat secara cepat.

Masyarakat akan menyegarkan otaknya dengan program yang ditonton seperti acara komedi apalagi acara tentang galeri sepak bola Indonesia,one stop football yang digemari oleh para laki-laki.

Beberapa penelitian mengatakan, bahwa seorang anak yg sering menonton televisi memiliki wawasan yg lebih luas di banding anak-anak yg tidak menonton tv. Teori itu sangat lah masuk akal, karena banyak sekali stasiun televisi menggarap tema edukatif seperti menyiarkan film documenter sejarah, flora fauna, sain dan lain sebagainya.

Selain itu, acara yang kreatif  bisa mengajak anak-anak untuk ikut kreatif. Tapi, ternyata dampak positif dari televisi sangat bagus tapi jangan lupa akan dampak negatif yang di timbulkan dari tayangan televisi yaitu Meniru adegan yang tidak pantas untuk di tiru.

Selain itu ada juga kekerasan, celaan yang tidak pantas untuk di lontarkan di depan televisi, adegan yang mengandung unsur pornografi dan lain sebagainya. Lebih jauh, terlalu banyak menonton televisi juga bisa menyababkan daya pikiran turun lalu konsentrasi hilang.

Dampak negatif dari tanyangan televisi ternyata sangat berbahaya apalagi kalau tontonan yang tidak layak sampai ditonton anak anak apa kata dunia?

Jangan sampai tayangan orang dewasa yang tidak layak di tonton anak anak dan anak anak menontonnya, Nah inilah peran orang tua yang harus mengawasi dan memdidik anaknya supaya menjadi generasi muda yang lebih bermartabat.

---oOo---

Ada berapa contoh cerpen singkat karangan sendiri yang sudah rekan semua baca di atas, banyak ya? Tapi jangan bosan ya, silahkan dipilih saja mana judul yang kira-kira bagus, tidak dibaca semua juga tidak apa-apa. Lagian, ini kan untuk bahan belajar kita, di rumah kita bisa belajar mengarang sendiri. Ya sudah, silahkan dilanjut dengan beberapa cerita lain.

Back To Top