Kumpulan Cerita Cerpen tentang Petani Sukses

Kumpulan Cerita Cerpen tentang Petani Sukses - Kisah tentang kesuksesan seseorang juga cukup bagus untuk diikuti. Cerita seperti itu biasanya mengandung unsur hiburan sekaligus nasehat dan motivasi. 


Makanya, membaca cerita seperti itu ada manfaat yang bisa dipetik selain untuk hiburan. Bahkan, pembaca juga bisa ikut merasakan kebahagiaan yang dirasakan sang tokoh.

Pertanian adalah salah satu bidang usaha yang sangat penting dan mulia. Tanpa petani maka kebutuhan hidup akan sangat sulit dan mungkin tidak bisa dibayangkan. Meski begitu tak semua petani merasakan keberhasilan dalam berusaha.

Ada banyak petani yang hanya mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari saja. Tapi banyak juga yang bisa sukses dan memiliki hidup yang layak dan berkecukupan. Pada cerpen kali ini yang pertama akan kita baca adalah yang bahagia, yaitu tentang petani yang sukses.

Cerpen tersebut berjudul "petanicabai sukses di desaku". Sesuai judulnya, kisah yang akan diangkat tentu tentang seorang petani yang sukses dengan kerja keras dan semangat yang dimiliki.

Nuansa yang ada dalam kisah tersebut tentu saja “senang” dan “bahagia”. Selain satu cerpen tersebut nanti juga akan dilengkapi dengan cerita-cerita lain sehingga bisa menjadi sebuah kumpulan cerpen yang lebih lengkap.

Jadi dari pembahasan ini nantinya bisa dilihat berbagai cerpen tentang petani yang menanam berbagai jenis tanaman pertanian. Sekarang kita baca dulu cerpen pertama berikut!

Petani Cabe Sukses di Desaku
Contoh Cerpen tentang Petani

Untuk menjadi sukses itu impian semua orang contohnya saya, saya sangat ingin sukses seperti tetanggaku. Dia sukses karena kegigihannya bekerja dengan disertai doa dan tekat yang kuat, petani cabe di desaku bayak yang sukses.

Aku ingin sekali seperti mereka yang sukses dengan hasil jerih payahnya sendiri. Dan sebenarnya aku sangat iri dengan kesuksesan tetangga di desaku. Aku jadi terpancing untuk melakukannya, dia saja bisa kenapa saya tidak.

Aku mulai mencari informasi tentang tata cara bagaimana penanaman cabai  yang baik dan benar, agar sebagai petani pemula bisa menanam dengan hasil yang baik.

Dan keberuntungan berpihak kepadaku aku diajak tetanggaku yang menanam cabai dan membantunya, kesempatan emas bagiku agar aku tau akan tatacara penanaman cabai yang baik dan benar, sambil mencari atau mengambil ilmunya.

“Sibuk apa di?” Tanya tetanggaku kepadaku.
“Masih nganggur mas” ujarku?

Tanpa basa basi dia langsung mengajakku untuk membantunya. “Kamu mau tidak untuk membantuku untuk menanam cabai” jawabnya

“Boleh, dari pada saya cuma lontang-lantung di rumah tidak ada kerjaan saya mau” ujarku dengan wajah yang berbinar.

Senang saya jadi bisa mengambil ilmunya tentang menanam cabai karena sudah sejak lama aku ingin menanam cabai. Setelah beberapa hari aku membantunya. Ternyata menanam cabai itu tidak semudah yang aku bayangkan.

Banyak hal hal yang perlu di ketahui untuk menanam cabai itu, misalnya obat obatan untuk tanaman cabai, pupuk, atau pun pemilihan bibit cabai yang unggul.

Dalam penanaman cabai harus dengan keberanian yang tinggi dan tekat yang kuat agar mendapatkan hasil yang memuaskan.

Dan perlu diketahui juga ternyata jadi petani cabai itu, sawah tempat menanam cabai jadi rumah kedua banyak kegiatan yang dihabiskan di sawah hampir dua puluh empat jam kita habiskan disana.

Dalam perawatan tanaman cabai sangat lah sulit untuk pemula seperti saya apalagi saya belum banyak mengetahuinya tatacara penanaman yang baik itu. Setelah dengan pemikiran yang cukup matang saya mengurungkan niat saya untuk menanam.

Saya belum mengetahui banyak hal bagaimana perawatannya itu dan modal yang sangat besar juga saya juga belum memegang itu.

Kali ini saya akan membantu tetangga saya sampai saya  benar benar bisa dan mampu untuk mengikuti jejak seperti dia seperti dia.

Setelah cukup lama aku bersamanya dan saya sudah cukup dan memegang modal ilmu darinya saya mencoba mandiri akan menanam cabai sendiri, dan semoga berhasil seperti tetangga tetangga di desaku yang sukses gara gara jadi petani cabai.

---oOo---

Back To Top