Si Gagap Andien dan Resolusi Pergantian Tahun Baru

Malam ini Andien nampak begitu gusar. Dua malam lagi malam pergantian tahun akan segera tiba. Dan dia sama sekali belum menyiapkan apa-apa. Sebenarnya di malam-malam pergantian tahun sebelumnya Andien sama sekali tidak membutuhkan persiapan apa-apa.


Dia tak pernah merayakan malam pergantian tahun sebelumnya. Hanya saja, kali ini ada yang berbeda. Malam pergantian tahun kali ini Andien akan pergi bersama dengan Rayhan. Meski keduanya belum memiliki hubungan yang special, tapi Rayhan sudah sangat ngotot untuk bisa pergi bersama Andien.

Sebenarnya Andien bukanlah termasuk gadis yang populer di sekolahnya. Dia tidak terlalu gaul seperti gadis-gadis yang lain. Bahkan dia memiliki satu kekurangan yang sampai saat ini sangat menyulitkannya. Yaitu, gagap dan latah.

Andien memang agak susah untuk berbicara dan terlalu mudah kaget. Dan ini juga lah yang membuatnya menjadi tidak memiliki banyak teman di sekolah. Tapi, di balik itu semua Andien telah di karuniai begitu banyak kelebihan oleh Tuhan. Di sekolah dia adalah anak yang pandai.

Dia selalu bisa bertengger di peringkat ke dua saat pembagian rapot tiba. Selain itu dia juga memiliki wajah yang manis. Dia sangat cantik di tambah dengan kacamata yang selalu ia pakai.

Selain itu dia juga tidak perlu menggunakan berbagai macam make up untuk membuat wajahnya sedap di pandang. Dia juga sama sekali tak memerlukan lipstick untuk bisa membuat bibirnya tampak merah.

Tak sedikit pria yang berusaha mendekati Andien. Tapi, semua dari mereka langsung menyerah begitu saja sebelum bisa mendapatkan hati Andien. Hal ini di sebabkan karena sikap Andien yang memang cenderung cuek. Selain itu Andien juga tidak terlalu tertarik dengan sesuatu yang disebut pacaran.

Hanya saja kali ini ada yang berbeda. Rayhan adalah salah satu pria yang tenar di sekolahnya. Selain karena wajahnya yang memang tampan, kepribadian dan keahliannya juga membuat dia selalu di eluh-eluhkan oleh para gadis.

Rayhan adalah salah satu anak yang selalu berprestasi di bidang music dan olahraga. Dan selayaknya gadis yang normal, Andien juga tentu menaruh hati pada Rayhan. Memang sangat mengejutkan bagi Andien sendiri saat Rayhan mengajaknya untuk pergi bersama di malam tahun baru.

Karena selama ini hubungan mereka berdua tidak terlalu dekat. Sampai di sautu hari tanpa sengaja mereka bertemu di perpustakaan. Dan dari situ lah hubungan Andien dan Rayhan mulai terjalin. Awalnya mereka hanya saling berbincang soal kegiatan sekolah.

Tapi, lama-kelamaan obrolan mereka menjadi semakin nyaman dan melebar ke topik-topik yang lain. Sesekali Rayhan tertawa saat mendengar Andien berbicara. Gaya berbicaranya yang khas dengan sentuhan gagap membuat Andien tampak begitu lucu dan menggemaskan di mata Rayhan.

Setelah pertemuan di perpus itu, semakin hari hubungan mereka semakin dekat. Setiap jam istirahat ke dua mereka selalu bertemu di perpustakaan. Topik yang mereka obrolkan pun semakin hari semakin variatif.

Andien sama sekali tak menyangka Rayhan yang terkenal dengan keahliannya di bidang olahraga ternyata juga tertarik dengan buku-buku sastra yang di sukai Andien. Sedangkan Rayhan juga tidak pernah menyangka, ternyata Andien yang tampak selalu sibuk dengan buku-buku pelajarannya ternyata juga sangat tertarik dengan musik-musik yang sering di putar oleh Rayhan.

Hubungan mereka semakin hari semakin dekat sampai akhirnyalibur semester pun tiba. Mereka saling bertukar kontak handphone dan mulai saling mengobrol lewat pesan. Dan dari situ lah keduanya mulai merasakan sesuatu yang di sebut cinta.

***

Malam yang dinanti-nanti pun akhirnya tiba. Malam ini adalah malam pergantian tahun yang di tunggu-tunggu oleh Rayhan. Dan malam ini juga lah yang telah membuat Andien selalu salah tingkah. Dia begitu gugup untuk menyambut malam ini.

Dia menggunakan waktu dua harinya yang tersisa hanya untuk mempersiapkan diri di malam tahun baru. Mulai dari dress baju yang dipakai, soflens yang baru, sampai beberapa sepatu dengan hak yang lumayan tinggi.

Dia ingin tampil beda malam ini di hadapan Rayhan. Tentu saja hal ini di alami oleh semua gadis yang sedang kasmaran. Begitu juga Andien. Ini adalah kali pertama pergi keluar bersama dengan seorang pria.

Tak tanggung-tanggung pria yang akan berjalan bersamanya malam ini adalah seorang pria keren yang menjadi primadona di sekolah. Rayhan Adi Pratama.

Di teras rumahnya yang cukup lebar, Andien berdiri menanti kedatangan Rayhan. Dia begitu gugup malam ini. Tapi dia juga ingin sekali segera melewati malam ini. dia berharap malam ini akan berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapannya.

Selang beberapa menit menunggu, akhirnya Rayhan pun tiba. Rayhan tampak begitu keren malam ini. Meski hanya berbalut kemeja dan jeans saja, Rayhan sudah tampak keren untuk ukuran seorang remaja SMA.

“Hey.. udah siap?” Ucap Rayhan pada Andien. Dia tersenyum manis dan dengan senyumnya ini dia berhasil membuat jantung Andien berpacu dengan detik jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya.

“Em.. em.. u..udah siap kok.” Ucap Andien sedikit terbata-bata. Dan sontak Rayhan pun langsung terkekeh saat mendengar Andien berbicara. Gagap yang melekat pada diri Andien benar-benar membuat Rayhan ingin segera memiliki Andien seutuhnya.

“Yaudah buruan naik yuk.” Ucap Rayhan menyuruh Andien untuk naik ke atas sepeda motornya. Setelah Andien naik, mereka berdua pun segera berangkat untuk merayakan tahun baru. Tempat pertama yang mereka tuju adalah salah satu restoran yang berada di daerah mereka.

Setelah merasa perut telah terisi, mereka pun segera pergi menuju taman kota. Rayhan bilang pada Andien bahwa di taman kota akan ada pertunjukan kembang api yang meriah. Selain itu di taman kota mereka juga bisa melihat bintang dengan jelas.

Sebelum sampai di taman kota mereke menyempatkan diri untuk membeli kembang api. Ini adalah ide Andien. Dia bilang mereka akan merasa senang jika bisa menyalakan kembang api bersama.

Setelah beberapa menit menempuh perjalanan, akhirnya mereka pun tiba di taman kota. Mereka memilih tempat yang agak jauh dari keramaian, agar lebih mudah untuk menyalakan kembang api berdua.

“Nah, udah sampe nih.” Ucap Rayhan pada Andien. Dengan senang hati Andien pun segera turun lalu meletakkan kembang api yang tadi mereka beli.

“Sepuluh menit lagi jam dua belas nya kelewat nih. Sekarang kita bikin resolusi dulu, ntar baru kita nyalain kembang apinya.” Ucap Rayhan pada Andien dengan senyum khasnya.
“Re.. resolusi?”

“Iya. Kita ngucapin apa yang kita pengenin dan apa yang perlu kita perbaikin di tahun yang baru ini.” Ucap Rayhan masih dengan senyum khasnya. Andien pun tersenyum sembari mengangguk pelan.

Rayhan berjalan ke arah Andien dan segera merapatkan posisinya. Dia menggenggam tangan Andien lembut lalu mengajaknya untuk memejamkan mata. Mereka berdua pun mengungkapkan resolusinya dalam hati masing-masing.

Hanya saja di saat yang berbeda bibir mereka bergerak tanpa mengeluarkan suara. Andien membuka matanya dan menatap ke arah Rayhan. Dengan pasti Andien pun bisa membaca gerak bibir Rayhan. Lalu dia tersenyum tulus.

Dia tau apa yang di harapkan Rayhan di tahun yang baru, sama dengan apa yang di harapkan Andien di tahun yang baru pula. Setelah itu mereka pun segera menyalakan kembang api mereka dan tertawa bersama.

---oOo---

Tag : Cerpen, Cinta, Remaja
Back To Top