Kisah Misteri Tunggak Keramat

Di suatu malam di desa tulung gunung, tampak dua orang sedang mengendarai motor dari arah yang berlawanan. Dari kejauhan mereka seperti tidak melihat ada kendaraan dari arah depan.


Dengan kecepatan tinggi mereka mengendarai motor. Tiba-tiba salah satu pengendara ini merasa ada yang menutupi matanya hingga tabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan pun tak terhindarkan.

Kedua kendaraan itu pun rusak parah. Pengendara pertama meninggal seketika ditempat karena kepala nya menghantam aspal. Sementara pengendara kedua sempat terlempar cukup jauh dan kepala nya menghantam sebuah tunggak hingga kematian pun tak dapat terhindarkan.

Di sekitar jalanan ini memang sering sekali terjadi sebuah kecelakaan. Terutama pada malam hari. Hampir setiap satu minggu sekali pasti ada kecelakaan. Bahkan pernah terjadi juga kecelakaan setiap malam berturut" dalam satu minggu.

Kebanyakan korban kecelakaan disini pasti meninggal dunia. Tapi tak jarang pula masih ada beberapa korban yang bisa diselamatkan meski kondisinya parah. Banyak yang beranggapan kalau di daerah jalan ini memang angker dan sering meminta tumbal. Sebagai satu satu akses unutuk keluar masuk desa, banyak sekali pengendara yang melintasi jalanan ini.

Karena daerah ini begitu rawan, dan begitu banyak terjadi kecelakaan. Isu ini pun akhirnya menyebar luas. Berita tentang jalanan angker ini semakin meluas sampai ke berbagai penjuru.

Hingga pada suatu hari datang beberapa orang mahasiswa yang menyebut diri mereka NSNL (No Satan No Life). Mereka ingin melakukan penelitian dan penelusuran di jalanan ini. Mereka ingin menguak misteri dibalik setiap kecelakaan yang terjadi dijalanan ini. Apakah benar terjadi karena penunggu meminta tumbal atau hanya karena kebetulan saja?

Di suatu malam setelah kedatangan para mahasiswa, mereka langsung menghampiri jalanan yang dianggap angker oleh masyarakat sekitar. Mereka datang dengan ditemani oleh salah satu aparat desa.

Mereka mananyakan cerita dan asal usul bagaimana masyarakat bisa menganggap jalanan ini anker. Pihak aparat desa pun menceritakan semuanya. Pada awalnya dijalanan itu dulu ada sebuah pohon besar yang sering dijadikan sebagai tempat masyarakat menaruh sesaji. Banyak masyarakat mengkramatkan pohon itu.

Mereka memohon kepada pohon itu dan memuja pohon itu. Ini sangat jauh melenceng dari nilai agama. Masyarakat benar-benar sudah mensekutukan Tuhannya. Dan dengan terang-terangan melanggar nilai pancasila. Yakni Ketuhanan Yang Maha Esa.

Karena dianggap meresahkan dan telah menodai moral masyarakat, akhirnya pihak desa pun memutuskan untuk menebang pohon tersebut. Dan setelah pohon tersebut ditebang mulailah sering terjadi kecelakaan.

Belum selesai pihak desa bercerita, tiba-tiba salah satu mahasiswi ada yang kesurupan.

Mereka semua pun panik dan berusaha menjagal si mahasiswa agar tidak melakukan tindakan yang gila. Saat sedang kesurupan, setan didalam tubuh mahasiswi itu pun meluruskan cerita yang sebenarnya dari aparat desa.

Setan dalam tubuh gadis itu bercerita kalau sebenarnya penyebab terjadinya kecelakaan bukanlah karena pohon itu ditebang. Tapi karena ada yang melakukan perjanjian dengan setan lain.

Ada salah satu masyarakat yang melakukan sebuah perjanjian dengan mahluk ditunggak bekas pohon keramat itu. Ada orang yang ingin menjadi kaya raya dan meminta kepada setan ditunggak keramat.

Dengan syarat dia harus memberikan tumbal agar dia bisa terus kaya raya. Akhirnya dia pun setuju. Dia pun memberikan setiap warga yang lewat dijalanan itu sebagai tumbalnya. Dan naasnya orang tersebut adalah kepala desa tulung gunung itu sendiri.

---oOo---

Tag : Cerpen, Horor, Misteri
Back To Top