Cerpen tema Islami, Bila Waktu Tlah Berakhir

Untuk cerpen islami kali ini tidak usah dibahas panjang lebar mengenai isi ceritanya ya. Kita tidak punya waktu untuk sekedar menebak-nebak kisah selengkapnya. Lagi pula tidak ada gunanya juga menebak ringkasan cerita dari sebuah karya sastra padahal karya tersebut sudah ada di depan mata, benar bukan?


Maka dari itu, bagi yang memang ke sini untuk membaca cerpen ya silahkan saja baca langsung cerpen berjudul “bila waktu tlah berakhir” tersebut. Judulnya saja kan sudah bisa memberikan sedikit gambaran tentang bagaimana kisah yang akan kita baca. Jadi, jika bagus ya silahkan namun jika tidak atau kurang sesuai ya cari cerita lainnya saja.

Karangan ini bisa untuk tambahan koleksi bagi yang mencari cerpen tentang waktu. Ceritanya tidak membosankan, tidak juga panjang. Untuk menikmatinya mungkin hanya dibutuhkan waktu sekitar 10 menit, sepertinya tak lebih. Memang bisa dikatakan kalau karya berikut cukup singkat dan jelas.

Sebagai umat muslim hendaknya kita bisa menerapkan atau menjalani hidup dengan berbagai hal yang sesuai. Bahkan untuk sebuah kisah pun akan lebih baik jika yang bernuansa islami. Cerpen ini saja sebenarnya sudah ada campuran suasana kehidupan lain, apalagi yang memang murni tema lain. Ya sudahlah, lebih baik baca ceritanya dulu.

Bila Waktu Tlah Berakhir
Cerpen tema Islami

Malam gelap, aku menangis dan bersimpuh di masjid. Aku tidak tahu apakah aku diampuni mengingat dosaku yang sudah begitu banyak kepada orang. Di masjid tersebut semua perbuatanku aku ingat semua, dan seolah Tuhan menghadirkan memori tersebut untukku.

Dari hal yang sangat kecil, tidak mengembalikan kelebihan uang kembalian dari toko, menggunjing teman, kikir, berkata jorok, semua terlintas jelas dalam benak ini. Aku pun tidak kuasa dengan hal tersebut aku pun menangis dan tidak bisa tertahan.

Setelah itu pun aku pulang ke rumah dan menjalankan kehidupanku yang lebih baik. Aku yang biasanya sekarang sedang main gaple lengkap dengan minuman keras, kini pulang ke rumah usai dari masjid. Kenangan itu mengingatkanku betapa bodohnya aku bisa masuk ke dalam dunia hitam.

Sesampainya aku di rumah, aku pun langsung tidur karena hendak menjalankan sholat malam di sepertiga malam. Aku pun bangun di sepertiga malam, mata begitu berat namun sirna karena aku memang sudah berniat untuk meminta ampun kepada Allah.

Terpikirkanlah dalam otak, bagaimana seandainya aku mati dan Allah tidak mengampuniku. Allah tentu akan marah besar dan memasukannku ke dalam neraka. Sedangkan merasakan api dunia saja aku tidak sanggup apalagi merasakan api neraka.

Aku pun sholat dengan khusyunya dan usai sholat malam aku meminta ampun kepada Allah. Aku terus meminta ampun kepada Allah hingga aku tak sadar waktu subuh telah tiba. Aku pun mengambil air wudhu dan berangkat ke masjid.

Aku pun sholat dengan masyarakat sekitar, masyarakat sekitarpun cukup mengapreasi dengan prubahan yang sudah aku lakukan. Usai sholat, aku berbincang-bincang dengan pak ustad yang merupakan imam masjid ini.

“Pak saya mau curhat dan sering boleh tidak pak”, ungkapku dengan pak ustad.
“Iya silahkan mas, mau tanya apa”, ungkap pak ustad.
“Saya itu pendosa pak, apakah Allah mau memaafkan dosa saya pak”, ungkapku.

“Allah itu maha pemaaf mas, Allah pasti memaafkan dosa mas, bila mas bertobat dengan sungguh-“sungguh”, ungkap pak ustad.

“Saya takut pak ustad Allah tidak memafkan saya, dan saya akan dibakar api neraka, saya selalu teringat hal itu pak ustad”, ungkapku.

“Insyaallah Allah akan selalu memberikan maaf kepada hambanya yang mau bertoubat, yakinlah Allah akan memaafkan dosa mas”, ungkap pak usatad.
“Terimakasih pak ustad, saya pamit pulang”, ungkapku.

Aku pun pulang dengan perasaan lebih tenang setelah mendapatkan pencerahan dari pak ustad. Meski demikian aku harus lebih giat beribadah agar dosaku bisa diampuni sebelum tiba waktunya ajal menjemput. Aku hanya ingin mempersiapkan semuanya selagi masih ada kesempatan untuku bertaubat dan beribadah.

--- oOo ---

Warna – warni, sangat beragam. Khusus untuk berbagai macam kisah cerita, situs ini memang rajanya. Bukan hanya kisah fiksi, kisah pengalaman hidup, perjalanan hidup, kisah motivasi, inspirasi, perjuangan atau bahkan kisah sukses, semua ada disini. Anda tidak perlu ke tempat lain jika hanya ingin mencari kisah menarik.

Ini saja koleksinya sudah sangat banyak. Tak habis satu hari dibaca, mau tema apa saja ada. Setiap hari paling tidak ada satu karya terbaru yang bisa anda baca. Makanya banyak pengunjung yang senang bermain di situs kita tercinta ini. Bagaimana dengan anda, apakah anda pengunjung baru, sudah mencatat alamat situs ini?

Tag : Cerpen, Religi
Back To Top