Cerpen Cinta Lucu, Gadis atau Janda

Gadis atau Janda adalah salah satu contoh cerpen cinta lucu yang ada di situs cerita terlengkap ini. Sebagai cerita komedi gadis atau janda lebih mengedepankan kejadian-kejadian yang kocak dan konyol hingga bisa membuat pembaca tertawa. 



Cerita yang diangkat cukup ringan, sederhana namun didukung dengan pelukisan watak dan kejadian yang cukup detail. 

Anda bisa mengaitkan sendiri bagaimana kira-kira kisah yang diangkat, seperti dalam sebuah film cinta komedi, cerpen ini memang sangat kental dengan humor. 

Pengarang seolah memang hanya ingin mengajak pembaca tertawa tanpa terlalu terbebani dengan pesan moral atau amanat yang terkandung dalam cerita.

Sebagai orang yang hobi membaca cerpen, tak salah jika anda juga menikmati karya sederhana tersebut. 

Sayang kalau tidak dibaca, apalagi ini merupakan kisah atau cerita terbaru yang sama sekali belum pernah anda lihat sebelumnya. Tapi jangan terlarut ya, masih ada banyak cerita lain yang juga menunggu giliran.

Kau Gadis atau Janda
Cerpen Cinta Lucu

Malam hari begitu gelap tanpa bulan yang menyinarinya, sementara aku sedang gelisah dan tidak sabar menantikan datangnya pagi. 

Esok pagi  adalah hari keberangatanku ke kota untuk mencari pekerjaan. Aku harap kota bisa merubah nasibku sehingga aku bisa membahagiakan orangtuaku dan adiku.

Aku pun tidur setelah agak lama merasakan kegelisahaan karena tidak sabar menantikan pagi datang. Dengan lelapnya aku tidur sambil memeluk bantal, dan mimpi yang indah tentunya. 

Subuh menjelang dan alarm berbunyi membangunkanku. Aku pun mengambil air wudhu dan bersuci kemudian melaksanakan sholat subuh.

Aku berdoa semoga aku bisa selamat dalam perjalanan hingga ke kota, dan bisa mendapatkan pekerjaan di sana. Dalam sholatku aku juga meminta kepada tuhan agar supaya keluarga yang aku tinggalkan dalam keadaan baik-baik saja dan sehat selalu.

Usai sholat aku kembali ke kamarku untuk mempersiapkan barang bawaan. Sementara itu adik perempuanku datang menghampiriku.

“Mas mau berangkat sekarang ya?”, ungkapnya.
“Iya dek, kamu baik-baik di rumah ya, jaga ibu dan bapak”, ungkapku.
“Iya mas”, ungkapnya sambil membantu melipat pakaian-pakaianku.

Usai selesai mempersiapakan barang bawaan, aku sarapan dengan keluarga dan adik-adiku. Usai sarapan aku berpamitan untuk pergi ke terminal.

“Ibu, bapak, aku berangkat ya”, ungkapku sambil mencium tangan kedua orangtuaku.
“Iya nak, kamu yang ati-ati ya”, ungkap kedua orang tuaku.
“Iya buk”.

Aku berangkat ke terminal dengan menggunakan ojek. Setelah sampai di teminal aku naik bis jurusan ke kota. Di perjalanan aku terus gelisah dan tidak sabar ingin sekali cepat-cepat bekerja di sana.

Sesampainya aku di kota aku menaiki taksi,”Bawa saya ke tempat kos ya pak”, ucapku.
“Iya mas”, ungkap sang sopir.

Jalan demi jalan aku lewati dan sungguh begitu mengagumkan kota ini, karena begitu nayak gedung-gedung tinggi yang berdiri. 

Selain itu begitu padat orang-orang dengan berbagai kepentingan yang ada di jalan. Hal ini tentu belum pernah aku lihat selama aku di desa.

Setelah 30 menit berjalan pak sopir memberhentikanku ke sebuah rumah. “Mas ini tempat kos mas, saya antar sampai sini saja ya”, ungkap sopir. “Iya pak terimakasih ya”, ungkapku.

Aku pun membayar ongkos taksi dan kemudian turun dari taksi tersebut. Taksi tersebut langsung pergi setelah mengantarkanku ke tempat ini. Aku pun masuk ke teras rumah tersebut dan kemudian mengetok pintunya.

“Assalamualaikum”, ungkapku.

Tak lama kemudian ada seorang perempuan yang membukakan pintu, pakaiannya begitu ketat dan dandanannya juga begitu berlebihnya.

“Silahkan masuk mas”, ungkap perempuan tersebut dengan genitnya.

Perempuan tersebut masuk ke sebuah kamar dan kemudian memanggil teman-temannya. Tak berbeda jauh dengan penampilan perempuan tersebut, semuanya temannyapun memakai pakaian yang begitu ketat dan dandanan yang begitu berlebihan.

“Mas ini teman-teman saya, teman-teman saya ini siap melayani emas hingga titik darah penghabisan. Mas mau pilih yang mana gadis atau janda”, ungkap perempuan tersebut.

Sementara itu aku bingun dan kaget ketika perempuan tersebut berbiacara demikian,” masa iya tempat kos isinya  perempuan-perempuan seksi seperti ini, mana pakaianya kaya pakaian belum selesai dijahit lagi”, ungkapku dalam hati kecil.

“Mbak, maaf sebelumnya saya mau tanya, ini tempat apa si..?, ini tempat kos kan..?”, ungkapku berbicara kepada perempuan tersebut.

Sementara itu aku melihat perempaun lain sedang berkedip sambil tersenyum kepadaku dengan genitnya.

“Ini tempat lebih dari tempat kos mas, di sini tempatnya lelaki hidung belang, sekarang silahkan mas mau pilih perempuan  yang mana..?”, ungkap perempuan tersebut.

Aku terkaget dan kemudian bergegas berdiri, dengan gugubnya aku berkata,”Maaf mbak saya salah tempat, saya mau cari tempat kos, bukan cari kupu-kupu malam”, ungkapku sambil pergi.

--- oOo ---

Penyegaran, menghibur memang ketika membaca kisah-kisah cerita yang lucu dan membuat tertawa. Lumayan bisa untuk hiburan dan melepas penat dengan berbagai rutinitas kehidupan sehari-hari. 

Penyegaran seperti ini memang perlu, apalagi jika setiap harinya kita selalu sibuk. Kan bisa menghilangkan tekanan dan pusing.

Tenang, masih ada banyak cerita lucu lain kok, apalagi khusus untuk cerita humor. Teman-teman semua bisa mencari cerita lainnya disini. 

Tidak usah sungkan, silahkan cari saja berbagai cerita lucu lain yang ingin dibaca. Mudah-mudahan anda bisa menemukan hiburan yang asyik. Ya sudah, baca dulu sana, he… he… he…

Tag : Cerpen, Lucu
Back To Top