Cerpen tentang Sakit Hati, Untuk Apa

Cerita tentang orang yang sakit hati juga banyak yang mencari di situs ini. Makanya kita sediakan cerpen khusus dengan judul “untuk apa” berikut ini. Cerpen cinta kali ini membahas tema sakit hati yang katanya juga mencari salah satu tema yang banyak dicari.


Apa anda sedang mencari cerita – cerita seperti itu? Kalau kebetulan anda mencari cerpen cinta yang seperti itu maka anda berada di situs yang tepat. Di situs ini terutama pada cerita berikut akan diberikan sebuah kisah menarik yang akan membuat anda merenung dan termenung.

Ceritanya ya tentang tema di atas, penasaran seperti apa kisah selengkapnya? Tak usah dibahas, kita pasti tahu bagaimana rasanya orang yang sakit hati karena cinta. Ada banyak rasa, gundah, sedih, marah, emosi, frustrasi dan lain sebagainya bercampur menjadi satu.

Bahkan kadang ada yang tidak bisa membawa diri hingga terlalu lama larut dalam kesedihan. Kalau anda sedang jatuh cinta mungkin ada baiknya anda mengikuti kisah tersebut. Mungkin bisa dijadikan perbandingan dan persiapan menghadapi hal yang tak diinginkan.

Maksudnya dari kisah tadi kita bisa mengambil hikmah dan pembelajaran. Dari kisah cinta itu kita bisa belajar bagaimana mengatasi rasa sedih ketika sakit hati. Ada manfaatnya tentu seperti tujuan pengarang dalam menulis cerpennya. Maka dari itu kita baca yuk selengkapnya di bawah ini.

Untuk Apa!
Cerpen tentang Sakit Hati

Entah sudah berapa banyak air yang menetes keluar membasahi pipiku. Air mata ini terasa mengalir dengan leluasanya ibarat lautan tanpa tanggul yang selalu membasahi permukaan pantai. Sebuah tisu hanya bisa menghilangkan basah di pipi saja tidak bisa membendung sampai air mata tidak bisa keluar lagi.

Kesedihan ini berlarut-larut meskipun pengkhianatan sudah berakhir lama. Aku selalu mengurung kamar untuk bisa menangis sepuas-puasnya. 

Tetapi sebanyak apapun air mata yang keluar aku tidak juga bisa melupakan pengkhianatan yang sudah pernah engkau lakukan kepadaku. Pengkhianatan tersebut sangat menyakitkan dan aku masih tidak percaya kau tega melakukannya.

Di hari pernikahan kita yang hanya 2 bulan lagi kau malah asyik kencan dengan wanita yang lain. Padahal kita sudah berjanji setia hingga datangnya pelaminan dan akhir hayat kita. 

Tapi kau menodai cinta kita dengan kebodohan-kebodohan yang engkau perbuat. Aku tak mengerti apa kau tidak berpikir dan apa kau tidak punya hati nurani hingga kau tega melukai seorang wanita yang lemah.

Di pagi hari kau datang ke rumahku dengan membawa rasa malu yang luar biasa. “Aku minta maaf sama kami Cika, aku janji tidak akan berbuat seperti itu lagi”, ungkapmu sambil mengemis di hadapanku. 

Aku pun tidak mempedulikan dan berkata,”Pak satpam tolong seret dia keluar dia dari rumah saya”, dan sambil masuk kamar.

Pak satpam mengusir paksa pengkhianatan tersebut namun dia tetap bersi-keras meminta maafku. Dia tetap berdiri di depan gerbang meski satpam sudah mengancam-nya untuk pergi. Melihat kesungguhan dia meminta maaf, sepertinya memang mengakui kesalahannya tetapi aku tidak peduli dengan hal tersebut.

Bagiku untuk  apa aku memafkan seorang pengkhianatan yang dulunya pernah aku sayang dan cinta. Sementara aku menangis lagi di dalam kamar dan masih tidak bisa menahan sakit atas penghianatan Rio. “Sabar ya nak”, ungkap ibu memeluk aku yang sedang menangis di kamar.

“Kurang ajar sekali tu si Rio, berani-beraninya bikin anak saya menangis”, ungkap ayahku yang melihatku menangis.

Biarlah sakit ini menjadi pengalaman bijak yang bisa membuatku lebih kuat lagi. Aku hanya bisa berdoa dengan tuhan kelak aku tidak akan disakiti lagi dan menemukan jodoh yang baik hati dan setia. Dan biarlah air mata kepedihan ini hanya aku yang rasakan dan jangan sampai anakku kelak merasakan apa yang aku rasakan.

--- oOo ---

Cerpen sakit hati di atas tidak akan lengkap jika tanpa didampingi dengan pemahaman akan makna yang terkandung di dalam ceritanya. Anda bisa menggunakan karya ini untuk latihan analisis baik unsur intrinsik maupun ekstrinsik cerpen. Dari analisis tadi kita bisa mengetahui lebih banyak tentang makna dan pesan yang ingin disampaikan pengarang.

Kami tidak ingin salah satu dari anda merasa sedih setelah membaca cerita ini. Kami hanya ingin anda semua terhibur dan bisa mendapatkan karangan-karangan yang bermanfaat. Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih atas waktu anda di situs kami. Mudah-mudahan kami bisa terus memberikan yang terbaik untuk anda semua, salam.

Tag : Cerpen, Cinta
Back To Top