Tablet, Contoh Cerita Pengalaman Pribadi

Ya, dalam bentuk cerpen kita bisa mendapatkan cerita tentang pengalaman pribadi yang cukup menarik dan tentunya berharga bagi pembaca. Cerita pengalaman merupakan kisah yang sarat akan manfaat, selain sebagai sarana hiburan cerita seperti itu bisa dijadikan sumber inspirasi, ide dan gagasan. 

Cerpen berjudul "tablet" berikut merupakan salah satu bentuk contoh pengalaman sukses seseorang. Yang menarik, dalam cerpen ini dikisahkan bahwa sang tokoh utama - yang sukses tersebut - ternyata tidak memiliki latar belakang pendidikan yang cukup. 

Uniknya lagi, Larian sebagai tokoh sentral dalam cerita berikut sukses di bidang yang sangat erat hubungannya dengan teknologi meski ia sama sekali tidak memiliki dasar pengetahuan apapun tentang teknologi. 

Sungguh, ini semua tentu bisa menjadi inspirasi yang bisa membuat anda semangat dalam memperjuangkan hidup. Bagaimana tidak, orang yang tidak memiliki bekal apa-apa saja bisa sukses, kenapa anda tidak bisa, benar bukan?

Tapi tentu harus kita lihat dulu lebih jauh kenapa ia bisa sukses seperti itu. Di contoh cerpen pengalaman pribadi tersebut pasti ada jawaban yang membuat sang tokoh utama sukses. Dari pada penasaran lebih baik baca saja langsung cerita tablet berikut.

Tablet
Cerpen Oleh Irma

Larian memang bukan orang berpendidikan yang paham dengan pengertian tablet namun tuntutan bisnis telah menjadikannya seorang pemuda yang akrab dengan teknologi. 

Kehidupan sehari-hari Larian kini tak pernah lepas dari tablet, pasalnya berbekal hobinya bercerita kini ia memiliki bisnis di bidang teknologi. 

Sukses memiliki pendapatan puluhan juta sebulan dari internet memang bukan impian atau harapan melainkan hanya kebetulan saja.

“Kesuksesan saya di dunia online tidak saya raih dalam waktu singkat, namun ketekunan, kegigihan, kerja keras dan rasa percaya diri yang besar membuat saja mampu”, ucapnya suatu kali dalam sebuah acara seminar internet marketing yang diselenggarakan di kotanya.

Ia menjadi sorotan karena latar belakangnya yang bukan dari kalangan berpendidikan. Ia mengalami nasib baiknya tersebut ketika ada program internet masuk desa. Saat itu ia pertama kali menggunakan internet di sebuah warung internet.
Karena rajin mengikuti kegiatan pendampingan yang digelar di kotanya, Larian pun akhirnya mendapatkan gambaran bahwa dunia online juga bisa menjadi sumber penghasilan. Mulailah, dengan segala keterbatasan ia belajar dan mencoba mencari uang dari internet.

Promosi sana sini gagal, awalnya ia berusaha membangun bisnis jual beli. Namun karena tidak memiliki jiwa datang akhirnya ia menyerah. “Sepertinya ini memang bukan sesuatu yang aku mampu”, pikirnya suatu ketika ketika ia akhirnya memutuskan untuk meninggalkan dunia perdagangan.

Tanpa memiliki komputer, laptop atau bahkan tablet pc, ia tetap mencari celah informasi di dunia online hingga akhirnya ia memutuskan untuk menjadi penyedia konten online. “Tidak ada yang aku suka selain bercerita, lalu apa bisnis yang cocok?”, ia berpikir keras.

“Kenapa tidak main Youtube?”, ucap salah satu temannya kala itu. “Youtube itu apa?”, ia bertanya dengan polos. Sang teman akhirnya memberi tahu bahwa Youtube adalah situs berbagi video. Di situs tersebut semua orang bisa berbagi konten video dan mendapatkan uang.

“Kali ini tidak boleh gagal dan tidak boleh menyerah”, tekad Larian sudah bulat. Akhirnya ia pun mulai menjalani dunia online sebagai penyedia konten di Youtube. Masalah pertama pun menghadang, ia tidak memiliki sarana memadai untuk aktivitasnya itu.

Menghadapi banyak tekanan, cobaan dan kesulitan ia tetap bertahan. Akhirnya, kerbau di lelang, ia mendapatkan model dan mulai dengan sebuah komputer. Lima tahun berlalu, akhirnya ia mulai mendapatkan hasil. Mulailah ia mencari informasi tentang harga tablet, akhirnya sampailah dia pada perangkat tablet pc murah pertama yang ia miliki.

“Dengan tablet murah ini aku harus lebih serius dan lebih giat lagi bekerja”, ia bertekad mewujudkan impian memiliki pekerjaan yang bebas dikelolanya sendiri.

“Sekarang Bang Larian sudah sukses ya?, dari yang tadinya main di sawah sekarang tiap hari sudah di rumah bermain tablet”, ucap salah satu teman masa kecilnya.
“Kamu bisa saja, aku masih sama, Larian yang dulu. Ini buktinya masih hitam dan keriting”, jawabnya sambil tersenyum.
“Mas, bagi tips dong, bagaimana bisa sukses dari nol seperti mas Larian ini?”, tanya yang lain.
“Ya tidak ada tips apa-apa, yang terpenting kita itu tidak boleh cepat menyerah”, jawab Larian.

Satu dua teman mulai menggali ilmu bagaimana Larian bisa mendapatkan pekerjaan yang enak seperti sekarang ini. Banyak diantara tetangga yang penasaran bagaimana Larian mendapatkan uang.

Akhirnya, satu dua orang mulai meniru bagaimana kegiatan Larian. Banyak yang bertanya tentang internet, dunia online sampai cara mencari uang di internet. Bahkan, ada juga yang bertanya hal-hal yang sangat sederhana, “mas, tablet Samsung itu apa toh, kok di televisi banyak iklan-iklan seperti itu?”.

Ada juga yang pernah sangat penasaran ingin dicarikan tentang gambar-gambar berbagai alat modern yang masih asing bagi mereka. Pelan tapi pasti semakin hari semakin banyak saja yang bertanya kepada Larian.

Akhirnya, karena tingginya minat dan keinginan beberapa rekan di sekitarnya ia pun membuka sebuah pelatihan gratis. “Dari pada saya susah menjawab pertanyaan kalian yang berulang-ulang bagaimana kalau kalian yang berminat boleh datang ke rumah setiap malam minggu. Nanti disana saya akan bercerita sedikit demi sedikit mengenai apa yang kalian ingin ketahui.

Tidak butuh waktu lama, kegiatan Larian pun mulai menjadi sorotan. Akhirnya, setelah ada beberapa orang yang menemukan jalan sukses berkat informasi yang ia berikan mulailah orang dari daerah lain mengenal dan memintanya untuk mengisi seminar usaha.

Puncak kesuksesan nya adalah saat ini, ketika Larian yang seorang pekerja online sering mengisi seminar-seminar di berbagai kesempatan.

--- Tamat ---

Back To Top