Puisi Tema Cinta tentang Kebimbangan dan Analisis

Kita masih akan membahas karya dengan tema cinta, yaitu sebuah puisi terbaru dengan judul “bimbang”. Tidak ada kata cinta dan tidak ada kata sayang dalam puisi ini namun makna yang terkandung di dalamnya mengisyaratkan suatu yang tersembunyi jauh di relung hati.

Puisi Tema Cinta tentang Kebimbangan
Ilustrasi Bimbang
Lalu apa sebenarnya yang ingin diungkapkan penulis dalam puisi tersebut? Ini tentu menjadi misteri yang hanya mungkin bisa terjawab saat kita membaca langsung karya tersebut.

Sesuatu yang terpendam dan tersembunyi memang membuat kita penasaran, saya pribadi mengalami hal itu ketika bertanya-tanya mengenai isi keseluruhan puisi tersebut.

Sebenarnya kebimbangan seperti apa yang ingin diceritakan penyair dalam karyanya tersebut. Lalu keadaan seperti apa yang membuat kebimbangan bisa hadir dalam diri seseorang?

Inilah yang membuat sebuah karya baru menjadi sesuatu yang sangat menarik untuk segera di lihat. Dalam pengantar ini saya tidak bisa membicarakan lebih jauh mengenai isi dari puisi tersebut.

Hal ini karena untuk mengatakan sesuatu hal berkaitan dengan puisi maka kita harus membacanya terlebih dahulu dengan cermat.

Baru setelah itu kita bisa mengatakan atau memberikan penilaian terhadap apa yang sudah kita baca tersebut. Sekarang kita baca saja dulu puisi tema cinta tersebut!

Bimbang
Puisi Cinta Oleh Gunarto

Dalam gelap sepi kadang mendera hati
Berirama dengan iklim sore hari ini
Mata seakan tak mampu mengelabui
Mencari emosi untuk sensasi….

Saat mendung tak berarti
Saat semua mulai mengabdi
Saat itu aku tak mampu untuk berjalan
Hanya sejenak menengok mentari….

Aku tak berfikir keras 
Tapi ku tak mampu lagi harus bagaimana
Dalam sesak tak dapat ku sendiri
Berjalan seperti bara api….

Ingatanku buntu dalam ini
Tak mampu aku melanggar semua janji
Hanya ada bayang sunyi
Yang tak berujung….
Tag: Puisi 4 Bait, Puisi Tema Cinta

Isi Cerita Puisi Tema Cinta, Bimbang
Lain waktu analisis saya berkaitan dengan unsur intrinsik, ekstrinsik dan atau analisis unsur kebahasaaan dari puisi di atas. Namun untuk saat ini saya hanya akan memberikan sedikit penilaian atau pendapat mengenai apa yang ingin disampaikan penyair dalam puisi di atas.

Tentu saja mungkin pendapat saya tersebut bisa jadi subjektif namun mudah-mudahan bisa menjadi tambahan gambaran untuk mengetahui lebih jelas mengenai makna puisi di atas.

Jika dilihat dari cerita yang bisa ditangkap dari puisi 4 bait tentang cinta tersebut, dapat dikatakan bahwa puisi ini bercerita tentang seseorang yang sebenarnya bimbang karena harus bertahan dan menepati janji yang sudah ia berikan. Padahal situasi atau keadaan yang ia alami tidak begitu mendukung atau tidaklah mudah.

Secara keseluruhan dapat saya rasakan adanya kegelisahan dan juga rasa kesepian yang besar ketika ia berjuang untuk mempertahankan apa yang sebelumnya telah dimiliki. Saya merasakan bahwa sepertinya kisah yang dimuat adalah tentang seseorang yang sudah berjanji setia kepada sang kekasih yang sedang pergi jauh dan mengalami gejolak batin yang kuat.

Meski rasa sepi dan bimbang menyelimuti hati namun ia tak mampu untuk mengabaikan janji yang pernah diberikan, sungguh romantis memang.

Demikianlah, sedikit gambaran yang bisa saya tangkap dari puisi tema cinta tersebut. Hal seperti itu memang bisa terjadi, bahkan bisa saja terjadi kepada siapa saja dimana saja. Keadaan semacam itu merupakan hal yang cukup sulit untuk dilewati.

Namun yang terpenting kita harus tahu apa yang sedang kita lakukan. Menepati janji atau mengingkari janji adalah pilihan yang sama-sama memiliki konsekuensi dan resiko yang tak terukur, begitulah dalam kisah cinta. 

Saya kira itu saja, mudah-mudahan karya puisi di atas bisa berkenan di hati pembaca semua. Jangan lupa, setelah menyelesaikan puisi singkat tersebut silahkan lihat juga beberapa karya lain yang ada dibagian akhir tulisan ini. Sudah dipilihkan beberapa judul puisi yang bagus-bagus dan ceritanya menarik untuk diikuti.

Tag : Cinta, Puisi
Back To Top