Naskah Drama Singkat tentang Pengalaman Menarik

Hari ini saya akan membagikan sebuah naskah drama singkat tentang pengalaman menarik untuk kita semua. Drama ini merupakan drama sederhana yang dibuat berdasarkan pengalaman yang banyak terjadi dalam kehidupan sehari-hari.


Drama kali ini merupakan drama singkat yang hanya terdiri dari 4 orang pemain. Namun begitu cerita pengalaman yang dimainkan cukup bagus dan pastinya menarik. Drama ini diharapkan dapat menjadi bahan tambahan untuk contoh kita dalam membuat sendiri naskah yang dibutuhkan.

Berjudul “waktunya kita belanja”, drama tersebut menceritakan pengalaman dua orang remaja sekolah yaitu Vera dan Kokom dalam melakukan negosiasi atau tawar menawar dalam sebuah kegiatan jual beli. Ada dua kejadian pengalaman yang mereka alami.

Pertama mereka mendapatkan pengalaman ketika bernegosiasi dengan seorang pedagang ketika membeli kado untuk sahabat mereka.

Yang kedua mereka mendapatkan pengalaman ketika mereka tawar-menawar dengan Tika – seorang penjaga toko hewan – ketika mereka hendak membeli kucing untuk dipelihara di rumah. seperti apa kisah selengkapnya dalam naskah drama singkat tersebut, berikut drama selengkapnya.

Waktunya Kita Belanja
Drama Pengalaman Menarik

Musim libur sekolah telah tiba, setelah kemarin sibuk dengan soal-soal dan akhirnya mendapatkan hasil memuaskan maka tibalah waktunya bagi mereka untuk menikmati libuaran. Waktu libur biasanya digunakan untuk sekedar bermain, menyalurkan hobi atau mengisi waktu luang dengan berbelanja.

Begitu pun dengan Vera dan Kokom yang menghabiskan liburan untuk jalan-jalan dan berbelanja. Bagaimana kegiatan mereka, kita lihat saja langsung berikut!

Suatu sore Vera dan Kokom jalan-jalan sambil mencari baju kesukaan. Mereka pun datang ke sebuah toko baju terkenal di kota tersebut untuk mencari kado baju bagi teman yang berulang tahun. Kemudian mereka menemui penjual toko baju tersebut.

Pemain:
Vera
Kokom
Penjual
Tika

Penjual : “Selamat sore, mbak”
Vera & kokom: “Selamat sore.”
Penjual : “Ada yang bisa saya bantu, mbak?”

Vera: “Saya ingin membeli baju untuk sahabat saya yang akan berulang tahun”
Kokom: “Ada yang bagus-bagus tidak mbak?”
Penjual : “Ada, Sahabat mbak umurnya berapa dan ukuran bajunya berapa?”

Vera: “Sahabat saya berumur 16 tahun dan ukuran bajunya L”
Penjual : “Mau cari baju model apa, mbak?”
Vera: “Saya mau cari model yang biasa saja, yang elegan dan tidak terlalu berlebihan”
Penjual : “Oh iya ada, sebentar saya ambilkan”

Lalu penjual mengambil baju yang diinginkan dan diberikan kepada Vera. Vera dan Kokom pun melihat-lihat baju tersebut.

Vera: “Mana yang bagus Kom?”
Kokom: “Baju baru ya bagus semua, tinggal mana yang kita suka saja!”
Vera: “Ya maksud aku begitu!”

Kokom: “Antara yang ini sama yang itu Ver, cocok sepertinya untuk teman kita yang lucu itu”
Vera: “Ini harganya berapa, mbak?”
Penjual : “Kalau yang ini harganya Rp. 180.000, mbak”
Kokom: “Mahal juga ya..”

Vera: “Mahal sekali itu mbak, jika harganya diturunkan menjadi Rp. 150.000 bisa tidak?”
Penjual : “Itu sudah harga pas, mbak”
Vera: “Apa tidak bisa dikurangi lagi?”

Kokom: “Iya mbak, itikad baik harus disambut baik dong, kita mau beli tapi harganya minta dikurangi”
Penjual : “Maaf mbak - drama tentang pengalaman menarik, tidak bisa ini bahannya sangat lembut dan bagus”

Vera: “Bagaimana jika harganya diturunkan menjadi Rp. 160.000, mbak?”
Penjual : “Tetap belum bisa, tambah sedikit lagi penawaran nya, mbak”
Vera: “Itu sudah mahal Ver, kita cari yang lain saja yuk!”
Kokom: “Iya nih, mbak nya enggak mau kurang sedikit”

Vera: “Ya sudah mbak, ini penawaran saya yang terakhir. Bagaimana kalau Rp. 170.000?”
Penjual : “Baiklah, khusus untuk kalian. Sebentar saya bungkus dulu ya”
Vera: “Iya mbak. Ini uangnya”

Penjual : “Terima kasih. Ini bajunya, semoga tidak mengecewakan”
Drama Singkat tentang Pengalaman Menarik

Vera: “Iya sama-sama, mbak”
Penjual : “Besok-besok datang lagi ya. Selamat sore.”
Vera & Kokom: “Baiklah. Selamat sore.”

Akhirnya mereka pun selesai membelikan kado untuk sahabat mereka yang sedang ulang tahun. Setelah selesai belanja baru, mereka pun menyempatkan diri untuk santai dan menyantap bakso kesukaan mereka. Setelah puas mereka pun pulang ke rumah masing-masing.

Keesokan harinya, kedua sahabat tersebut berencana untuk pergi ke toko hewan peliharaan. Hari itu Kokom ingin mencari seekor Kucing Persia untuk dipelihara di rumah. karena itu ia meminta Vera untuk menemaninya mencari kucing tersebut. Kokom memiliki kenalan seorang teman yang bekerja di toko hewan yaitu Tika dan ia pun mengajak Vera untuk membeli kucing di sana.

Kokom: “Selamat pagi, Mbak.”
Tika: “Selamat pagi. Ada yang bisa Saya bantu? Hei, kamu Kom, aku kira siapa?”
Kokom: “Iya nih Tik... Biasa jalan-jalan santai…”
Tika: “Enak ya bisa jalan-jalan”
Kokom: “Ya mumpung libur sekolah nih. Oh iya, kenalkan ini Vera teman sekelas”

Tika: “Hei Ver, aku Tika, senang berkenalan denganmu”
Vera: “Iya sama-sama, aku Vera.”
Tika: “Eh, kalian ke sini mau beli apa”
Kokom: “Enggak, cuma mau tahu kabar kamu aja, he ehe he…”

Tika: “Hem, tumben… becanda kamu!”
Kokom: “He he he… Iya, aku mau mencari kucing nih. Ada kucing Persia enggak Tik?”
Tika: “Aduh… kebetulan!”
Vera: “Kebetulan apa, tidak ada ya?”
Tika: “Kebetulan ada, ini baru dikirim. Mau yang kecil atau yang besar?”

Kokom: “Yang kecil saja. Bagus-bagus tidak?”
Tika: “Ini, berumur sekitar 3 bulan. Bagus dan lucu kok”
Kokom: “Hmm, kucingnya sangat lucu.”
Vera: “Iya nih, lucu benar! Beli dua Kom, buat aku satu, he he he….”
Kokom: “Ah kamu ini ikutan saja!”
Vera: “He he he….”
Tika: “Iya, boleh-boleh. Kucing ini bulunya bagus.”
Kokom: “Berapa harganya Tik?”

Tika: “Sudah, sama kamu 600 ribu saja, kalau beli dua di kasih 500 ribu!”
Kokom: “Duh, mahal Tik, 500 ribu ya, uangku enggak cukup nih”
Tika: “Wah, bisa di marah bos aku Kom. Kucing ini memang mahal karena memang bagus dan lucu.”
Kokom: “Ya sudah, kasih harga pas saja deh, yang penting dikurangi ya!”
Tika: “Ya sudah, aku kasih 580 ribu ya?”

Kokom: “Oke, setuju. Ini uangnya.”
Tika: “Itu banyak uang kamu! Dasar kamu Kom, ini Kucing Persia nya.”
Vera: “Kokom memang jago menawar!”
Kokom: “He he he, terima kasih ya Tik”

Tika: “Iya, sama-sama. Mau langsung apa, tidak main dulu?.”
Kokom : “Enggak, kasihan Vera sudah di tunggu pacarnya dari tadi, he he e..”
Vera: “Bisa saja aku yang dijadikan bantalan…”
Kokom” “Ya sudah kami permisi ya Tik, selamat pagi!”
Tika: “Iya, selamat pagi, hati-hati di jalan”

Akhirnya Kokom mendapatkan kucing yang diinginkan dengan harga yang sesuai dengan kantong. Hari itu Kokom dan Vera mendapatkan satu pengalaman lagi dalam berbelanja dan melakukan tawar-menawar atau negosiasi. 

---Tamat---

Bagaimana, bagus bukan? Ya, drama tentang pengalaman menarik di atas memang sangat sederhana. Namun, dengan naskah tersebut kita tentu bisa belajar pementasan drama sekaligus naskah tersebut dapat kita jadikan contoh jika kita ingin membuat naskah sendiri berdasarkan pengalaman pribadi. 

Ya, semoga saja karya di atas bisa bermanfaat bagi pembaca semua. Jangan lupa, jika drama tersebut kurang berkenan silahkan cek juga beberapa drama lain yang ada di bagian bawah. Masih ada beberapa judul lain yang tak kalah menarik dengan drama yang ada di atas. Silahkan dipilih sesuai keinginan. 

Back To Top