2 Contoh Cerpen Singkat tentang Pengalaman

Kita bahas dulu Cerpen Singkat tentang Pengalaman ini supaya lebih fokus dalam membahas contoh drama singkat tentang pengalaman sendiri yang sudah dari kemarin belum selesai juga. Bagi yang sedang membutuhkan contoh cerpen singkat bisa langsung membaca dua cerita berikut yang sudah secara khusus kami siapkan. 

Tidak perlu khawatir, dua cerita pendek berikut ini karya sendiri yang cukup sederhana dan mudah dipahami. Jadi untuk mengikuti alur cerita dan memahami inti alur cerita tersebut. Ada dua buah judul sekaligus yang akan kita bahas.

Pertama cerpen berjudul "pengalaman di talangpadang" dan yang kedua cerpen berjudul "sekolah tempatku berteduh". Masalah cerita atau alurnya tidak usah dibahas ya, karena tidak seru jika sudah diceritakan terlebih dahulu. 

Yang terpenting, cerpen berikut merupakan cerpen singkat tentang pengalaman dan hanya terdiri dari satu atau dua lembar saja. Selain untuk hiburan cerita di bawah ini bisa juga kita gunakan untuk belajar membuat cerpen atau membuat analisis cerpen. 

Pengalaman di Talang Padang
Cerpen Oleh Gunarto 

Pagi teman teman semua maaf ini aku baru bisa mosting cerita ku ini pagi pagi karena tadi malam kebetulan dirumah ku mati lampu jadi aku belum sempat mosting cerita ku lagi, tapi enggak papa lah ya teman teman.

Teman teman aku punya cerita nih .Cerita ini aku ingat waktu itu aku masih kelas dua SD. Jadi begini ceritanya teman teman. Waktu itu aku masih duduk di kelas dua SD, aku diajak ayahku pergi ke kebun kopi bapak tepatnya di kabupaten Tanggamus Lampung.

Desanya waktu itu aku masih ingat namanya adalah desa talang padang kabupaten tanggamus. Desa itu sangat subur dan kata bapak si makmur. Jadi ceritanya aku dan bapak pergi kesana naik sepeda dan aku di bonceng sama bapak di belakang, . Oh iya teman teman kita belum kenalan yaaaaa. Kenalin dulu namaku andi. Hehehe maaf ya teman teman tadi ceritanya terpotong karena belum kenalan.

Jadikan aku pergi ke kebun bapak naik sepeda nah waktu itu aku pas libur sekolah teman teman. Nah aku senang banget diajak bapak pergi kesana karena aku belum pernah pergi ke kebun bapak.

Saat itu aku dan bapak naik sepeda dan aku dibelakang .sambil bapak mengayun sepedanya aku melihat pemandangan kanan kiri teman teman.

Wah begitu indahnya desa talang padang itu. Desanya agak sedikit berbukit tapi engga begitu tinggi. Sambil aku bapak mengayun sepeda nya aku bertanya pada bapak.

“pak itu sawah nya siapa yak o bagus banget Tanya ku….?
Itu sawah nya orang lah nak… jawab bapak

Wah talang padang itu bagus banget ya pak 
Ia lah nak ….kamu belum pernah kesini kan .ibumu yang pernah kesini waktu sama kakakmu dulu.

“oh jadi kakak sama ibu pernah kesini pak
Iya nak dulu tapi.

Singkat cerita kami telah sampai di kebun kopi bapak. Uh betapa heran-nya aku saat liat kopi bapak lebat banget. Aku lantas bertanya lagi kepada bapak.

“ bapak ini kebun kita apa pak
Iya nak ini kebun kita…..jawab bapak

“wah lebat lebat banget ya pak kopinya.
Iya donk jawab bapak 

Ko belum ada yang dipanen pak? 
Ya nanti kalau sudah merah merah kulitnya 
“oh jadi gitu

Maklumlah aku saat itu baru pertama kali ke kebun. Selang beberapa waktu kami masuk kedalam gubuk bapak .wah betapa terkejutnya aku melihat gubuk bapak berantakan,karna sudah empat bulan gak dibersihkan.

Akhirnya kami berdua memutuskan untuk membersihkan gubuk bapak .setelah kami selesai membersihkan gubuk. Perutku keroncongan dan aku bilang ke bapak kalau aku lapar,.

“pak aku lapar banget 
Oh iya bapak lupa enggak masak dulu

Ya udah bapak masak dulu ya n’di?
“iya pak 

Sambil menunggu bapak masak aku melihat lihat keluar rumah .betapa terkejutnya aku melihat babi berkeliaran dibawah gubuk ,aku heran kenapa disini banyak babi 

Lantas aku masuk kedalam gubuk dan bertanya kepada bapak,
“pak ko disini banyak babi berkeliaran

Iya nak disini banyak babi karena disini dekat sama kawasan hutan lindung.
‘oh jadi gitu pak
Iya nak….jawab bapak

Setelah sekian lama aku dan bapak ngobrol ngobrol akhirnya bapak selesai masak dan akhirnya kami makan.

Huh fikirku…..

Untuk pertama kalinya kami makan di gubuk bapak yang aku belum pernah tau. Sekian dulu ya teman teman ceritanya ,disambung nanti lagi. Dada teman teman...

--- Selesai ---

Bagaimana, bagus bukan cerpen pengalaman singkat di sekolah tersebut? Tenang, masih ada satu lagi yang bisa kita nikmati. Mau tahu bagaimana ceritanya, mari kita baca saja langsung cerpen singkat tentang pengalaman yang berjudul "sekolah tempatku berteduh" berikut ini.

Sekolah Tempat ku Berteduh
Cerpen Oleh Gunarto

Nama ku Alfin. Aku adalah pelajar sma kelas dua di sekolah ya kurang begitu beruntung. Sma ku adalah sma yang dibilang kata orang itu pekiran dalam istilahnya bahasa jawa. Gimana tidak pekiran sekolah aku itu, gedung nya masih numpang dan fasilitasnya kurang memadai. 

Menurutku untuk sekolah setingkat sma . sekolahku tak memiliki ruang kelas sendiri untuk praktek aja. Harus numpang ke sekolah tetangganya yaitu di sekolah madrasah tsanawiyah .

Tapi aku menjalani hari hari ku dengan penuh semangat, bagiku sekolah itu yang penting adalah mencari ilmu bukan fasilitas yang aku cari .tak apa orang mau bilang apa yang ada dalam hatiku hanyalah semangat yang menggebu tanpa lelah mencari ilmu.

Aku masuk sekolah ini bukan untuk main main belaka ,tapi aku masuk sekolah ini karna aku benar benar ingin mencari ilmu untuk masa depanku.

Saat aku masuk sekolah ini sebenarnya ayah dan ibuku melarang ku karena ayah dan ibuku tak lagi merasa mampu untuk menyekolahkan anak anaknya. 

Akhirnya karena keseriusan dan ketelatenan ku akhirnya aku dapat meyakinkan ayah dan ibuku untuk aku melanjutkan sekolah ku di SMA yang dianggap teman temanku sekolah yang kurang bergengsi bahkan mereka menganggap sekolah pekiran.

Tapi sudahlah itu adalah masa laluku yang kuanggap sebagai perjuanganku menuntut ilmu. Aku pernah berjanji pada diriku sendiri untuk selalu berjuang dijalan yang benar .jalan yang suatu saat dapat membuat orang tuaku bangga dengan prestasi ku walaupun saat ini pun aku belum dapat mewujudkan harapan itu.

Aku teringat dan tertawa sendiri kadang kala saat aku mengingat masa masa di sma ku dulu. Kenangan itu selalu membekas dibenak ku sampai saat ini. Bagaimana tidak ,dimulai dari aku selalu telat membayar SPP sampai kelakuan nakal ku di sekolah yang selalu menjengkelkan guru.eitsss tapi nakal ku. 

Dalam hal yang positif ya .jadi ceritanya aku dulu orangnya suka keluar kelas saat ada kegiatan diluar kelas misalnya pramuka, paskibra dan sejenisnya. Tapi bagiku itu bukanlah hal buruk karena sampai pada akhirnya aku lulus nilai ku tetap baik.

Walaupun aku selalu mengikuti pelajaran diluar kelas tapi aku tak mau ketinggalan pelajaran didalam kelas itu karena aku ingin mengerti semua pelajaran yang ada di luar dan didalam kelas .

Hari hari begitu cepat berlalu ,tahun demi tahun ku jalani sekolah ini tanpa beban .bebanku hanyalah soal materi karena aku sekolah sebenarnya tanpa dukungan orang tua seratus persen.

Tahun pun berlalu di kelas dua . minggu satu juli aku mendapatkan nilai laporan selama aku menempuh pelajaran di kelas dua sma. Dan ku lihat aku mendapatkan juara kelas atau peringkat kelas yaitu peringkat dua.

Senang dan bangga dalam hatiku aku mendapatkan juara dua dari hasil kerja keras ku sendiri tanpa mencontek tanpa dukungan teman teman .akhirnya aku naik ke kelas tiga. Di sanalah aku mulai berfikir tentang masa depanku . sampailah akhirnya aku menghadapi ujian akhir sekolah. Tapi lagi lagi biaya
Contoh Cerpen Singkat tentang Pengalaman
Foto: Ilustrasi
Yang membebaniku. Alhamdulillah karena bantuan pamanku lah aku akhirnya mendapatkan bantuan biaya pendidikan sampai akhirnya aku lulus dengan predikat lulusan terbaik ketiga .nilai yang cukup memuaskan bagiku. Sekian saja cerita dariku kita lanjutkan pada pertemuan lain. Itu pengalaman ku apa pengalaman mu?

... Sekian ....

Dua judul saja ya untuk hari ini, besok kita sambung lagi dengan cerita pendek lain yang lebih segar lagi dan yang pastinya belum pernah di baca sebelumnya. Kami harap contoh cerpen singkat tentang pengalaman di atas bisa menjadi bahan hiburan sekaligus bahan belajar bagi kita semua yang membutuhkan. Itu saja, salam hangat dari kami dan selamat membaca!

Back To Top