Contoh Cerpen tentang Pengalaman Bekerja

Contoh Cerpen tentang Pengalaman Bekerja - Cerita ini adalah cerpen pengalaman kerja jadi kurang lebih ceritanya seputar kerja atau pekerjaan yang pernah di alami oleh tokoh utamanya. Bisa juga dikatakan bahwa cerita di bawah ini merupakan cerpen tentang pekerjaan yang cukup bagus, singkat dan menarik untuk kita baca. Bahasa yang digunakan cukup sederhana sehingga cukup mudah untuk memahami bagaimana alur cerita yang ada.

Cerpen tentang Pengalaman Bekerja
Foto: Berangkat bekerja
Dalam cerita berjudul "ibu kota saksi bisu" berikut ini kita akan mendapatkan gambaran bagaimana pengalaman seseorang dalam mencari uang dan bekerja di kota besar. Ada suka-nya tapi pasti ada banyak duka lara yang harus dialami apalagi baru pertama kali bekerja.

Cerpen tentang pengalaman mencari kerja berikut ini memang selain menjadi hiburan bisa juga menjadi bahan renungan dan pembelajaran bagi pembaca. Cerpen pengalaman tersebut bisa memberikan kita nasehat yang berharga apalagi jika kita memang belum pernah bekerja merantau ke luar daerah tempat tinggal.

Dengan begitu kita akan memperoleh pelajaran hidup yang berharga dari pengalaman orang lain yang dikisahkan seperti dalam cerita berikut. Lalu seperti apa sebenarnya jalan cerita dalam cerpen tersebut? Dari pada penasaran lebih baik kita baca sendiri di bawah ini.

Ibu Kota Saksi Bisu
Cerita Oleh Gunarto

Hari itu untuk pertama kalinya aku merasakan kehidupan di "kampus" yang kata orang menyenangkan. Aku percaya saja karena memang aku belum pernah merasakan kehidupan "kampus" yang aku rasa cukup menyenangkan. Tiga tahun sudah aku merasakan panasnya ibu kota, bekerja sehari hari tanpa kenal lelah dan tanpa nafkah yang berarti.

Ibu kota adalah saksi perjalanan hidupku, tiga tahun bergelut dengan debu, dan panasnya matahari di siang hari. Hanya harapan dan doa semoga hari esok lebih baik dari hari itu. Ibu kota bagiku tak menjamin hidupku karena memang tempatku adalah di desa bukan di ibu kota. Minggu tujuh belas November aku memutuskan untuk untuk pulang.

Dalam hati ini ada rasa bingung sebenarnya memutuskan untuk meninggalkan ibu kota. Ibu kota bagiku juga telah menjadi rumah inspirasi bagiku. Disana aku mendapat pengalaman dari kerasnya ibu kota. kelaparan dan kekejaman kaum buruh setiap hari yang aku rasa .

Memang tak mudah bagiku untuk meninggalkan semua itu tapi keyakinan ku yang mengalahkan semua itu. Ya sudahlah memang mungkin ini jalan terbaik untuk hidupku. Minggu tuju belas November menjadi hari harapan ku untuk menjadi orang yang lebih baik .

Resah dan gelisah menanti teman yang menjemput ku di sore itu, karena aku pulang dengan hasil perjuangan ku selama tiga tahun aku di ibukota.

Tuhan bagaimana aku harus membawa uang ini, dua puluh tiga juta jumlahnya. ya memang tak banyak jumlahnya. Tapi dengan uang ini aku mempunyai harapan di desa aku bisa membuat perubahan untuk membuat pekerjaan dan melanjutkan pendidikan ku.

Aku memang bukan dari orang yang berada, ayahku pekerja harian lepas yang hanya berpenghasilan dua puluh ribu sehari .

Ibu ku adalah buruh cuci yang juga hanya berpenghasilan minim tanpa bisa menyekolahkan anak anaknya sampai SMP. Jangankan sampai kuliah buat sma aja saat aku sekolah biayanya serabutan.

Dari sanalah dan dari pengalaman itulah aku mempunyai harapan dengan penghasilan yang aku dapatkan di ibu kota ini. Handphone ku berbunyi …..” ring ring ring suara hp jadul ku “.
“bro bagaimana jadi antar gue pulang enggak?“

Jadi dong katanya.
“Ah lega kataku. . . . .

“Otw Lampung . . . .dalam hatiku.
Setelah beberapa waktu akhirnya dia datang.

"Sudah ayo bro, mau pulang enggak kamu?" katanya kepadaku
"Pulanglah..." jawabku tegas

Singkat kata aku sudah sampai di pelabuhan merak hari senin senin tiga belas November. Ah lega pikir ku sebentar lagi sampai di Lampung.

Temanku bertanya “ weh cair yo yang pulang bawa duit banyak “ 
Alah biasa aja bro jawabku ketus.

Selasa, empat belas November, aku telah sampai di rumah ku yang ku anggap bukan gubuk perjuangan ku. Alhamdulillah lega rasanya.

Dari sepulang inilah aku merasakan pengalaman yang luar biasa. Pengalaman yang tak pernah terlupakan sepanjang hidupku sampai saat ini. Dari sinilah aku membangun hidupku perlahan demi perlahan. 

... Sekian ...

Bagus bukan cerpen tentang pengalaman bekerja yang ada di atas? Ya, sederhana memang namun ceritanya mengandung pesan moral dan pelajaran berharga. Sebelum lupa, jika masih ingin membaca cerpen lain silahkan coba lihat beberapa judul yang sudah disiapkan di bagian bawah. Mudah-mudahan bisa berkenan.

Tidak lupa, sebagai admin saya pribadi menyarankan kepada rekan semua untuk mencatat dan menghafal-kan alamat situs ini. Karena dalam situs ini akan terus dibagikan berbagai cerita menarik lain yang banyak dibutuhkan. Ada cerpen singkat, naskah drama, puisi dan berbagai cerita menarik lainnya. 

Back To Top