Cerpen Pengalaman Pribadi, Tertipu

Kalau Cerpen Pengalaman Pribadi yang satu ini inti kisahnya terinspirasi dari kisah atau kejadian dalam kehidupan sehari-hari yang banyak dialami. Judul lengkapnya “tertipu sang penjual motor”. Bisa ditebak bukan bagaimana jalan cerita dalam cerpen tersebut?

Ya, sebelum membacanya langsung bolehlah kita main tebak-tebakan dulu mengenai isi atau alur ceritanya bagaimana. Nanti baru kita akan tahu persis jalan cerita dari cerpen tersebut. Bagaimana, penasaran?

Cerpen dengan tema pengalaman seperti ini bukan satu-satunya yang sudah dibahas. Khusus untuk tema ini sendiri sudah banyak sekali kisah yang kita bagikan untuk pelanggan setia situs ini. Mulai dari cerpen yang sangat singkat, sedang dan ada juga beberapa cerpen yang panjang.

Jadi, jika nanti kisah dalam cerpen ini kurang berkenan maka rekan semua bisa mencari cerpen lain menggunakan kotak pencarian situs. Nah, sebelum itu mari kita cek juga beberapa cerita terbaru di bawah ini!

2) Cerpen pengalaman pribadi lucu
3) Cerpen pengalaman pribadi persahabatan
4) Cerpen pengalaman hidup
5) Cerpen persahabatan
6) Kumpulan cerpen
7) Cerpen pengalaman pribadi tentang cinta
8) Cerpen pengalaman pribadi di sekolah

Mumpung masih hangat dan belum banyak yang tahu cerpen pengalaman pribadi ini, silahkan di baca. Ceritanya bagus kok. Kurang lebih ceritanya tentang seseorang yang merasa tertipu dengan orang yang menjualkan motor miliknya. Padahal orang tersebut adalah teman dekat yang sudah dikenal. Mau tahu bagaimana kisah selengkapnya, kita baca saja langsung berikut!

Cerita Oleh Gunarto

Pagi itu itu aku merasa kesal. Bagaimana tidak hasil jerih payah ku hilang selama setahun ini karena aku tertipu oleh penjual motor bekas. Saat itu aku memiliki motor supra x tahun 2008 itu merupakan hasil kerja keras ku selama setahun ini.

Berharap mencari untung malah ketipu. Aku sendiri tidak menyangka mengapa aku selalai itu melepaskan motor ku dan menggantinya dengan motor vega R tahun 2007 tetapi tidak menguntungkan sama sekali.

Aku sendiri sebenarnya tidak yakin dengan keputusan ku itu karena aku belum begitu yakin dengan pihak penjual motor bekas itu. Aku sendiri di kasih saran oleh teman ku bahwa jika aku ingin menukar atau membeli berbagai macam motor iya siap membantu atau sebagai penyambungnya dari pihak penjual motor bekas itu. 

Alfin adalah nama teman ku itu. Aku cukup percaya dengannya. Karena sejak dulu juga aku dan dia telah sekolah bersama bahkan selalu satu kelas terus. Jadi aku percaya saja dengannya karena aku memang pada saat itu sedang membutuhkan uang untuk biaya sejolah ku. Tidak di sangka aku malah ketipu.

Alfin pertama kali menawarkan jasa penjualan motor itu kepadaku saat aku memang benar benar lagi butuh uang untuk kebutuhan dana sekolahku dan aku mengiyakan saja karena aku memang lagi butuh uang.

Hari rabu itu aku di ajak oleh alfin untuk menemui sang penjual sepeda motor bekas, di desa sebalah tak jauh dari rumah alfin. Berangkatlah aku bersama alfin ke rumah sang penjual motor bekas itu. Aku mendapati banyak orang sedang menukar dan membeli motor di dialer motor bekas itu.

Karena aku fikir banyak orang yang dating kesana ramai jadi aku bawa sekalian motor punya ku agar semuanya dapat langsung transaksi. Aku dan alfin pergi ke dailer motor bekas ini menengendarai motor supra x yang aku miliki .

Setelah sampai di dailer motor itu, kami lantas masuk dan meletakan motor kami itu di depan rumah atau dailer motor bekas itu. Masuklah kami kerumah orang yang memiliki motor itu,dan bertemu dengannya.

Kami berbincang bincang tentang harga masing masing motor yang ada di dalam dailer itu dan kami rasa aku sendiri cukup yakin dengan apa yang aku rasakan dan apa yang alfin katakan bahwa pemilik motor itu gampang dan mudah untuk di ajak kompromi dalam menentukan harga.

Dari beberapa menit perbincangan kami, aku lantas menawarkan motorku untuk di tukar tambah dengan motor vega R milik penjual motor bekas itu, dan penjual motor bekas itu menyetujui harga yang aku ajukan.

Setelah harga aku ajukan ternyata penjual itu menawar bahwa bagaimana jika motor ku dan motornya cukup di tukar saja tetapi dia tidak memberikan tambahan uang kepada ku. 

Aku fikir fikirin lagi, apa iya motor supra x ku mau di tuker dengan motor vega milik penjual itu.memang aku sebenarnya juga menginginkan motor vega R karena motor ku yang supra x tenaganya sudah lemah saat di bebani beban di belakang dan tenaganya kurang begitu kuat.

Sebenarnya aku juga menginginkan motor vega untuk membawa barang barang yang berat karena menurut ku motor vega itu kuat.

Selah aku dan penjual itu berbincang bincang masalah harga akhirnya aku memutuskan untuk setuju bahwa motor supra x ku bisa di tukar dengan motor vega milik penjual itu.

Aku lantas keluar rumah penjual itu dan mencoba mengetes motor vega milik penjual motor bekas itu. Setelah aku tes memang motor vega milik penjual itu tenaganya masih bagus dan kuat, jadi aku memutuskan untuk menyetujui kita barter saja tanpa uang tambahan. Akhirnya aku menyetujuinyai dan kami deal.

Setelah aku menyetujui harga aku lantas pulang bersama alfin dengan hati yang senang karena aku memiliki motor baru dan kuat. Baru dalam arti baru memakai. Ya begitulah cerita ku, hingga akhirnya sampailah aku di rumah ku dan kami berdua lantas makan makan.

Setelah kami makan makan tiba tiba paman ku datang. “weh motor baru ni ,,kata paman ku menyapa. Iya paman itu motor baru ku hasil barter dengan motor supra x yang kemarin.

Pamanku kaget lantas iya berkat. “ ko kamu mau motor supra x dituker dengan vega seperti ini”,,,lantas aku menjawab “aku fikir itu vega bagus jadi aku tuker aja dengan supra x itu paman “.

Kata paman ku supra x itu harganya lebih di atas motor vega itu. Jadi aku di salahin sama pamanku dan paman ku mengatakan aku tertipu oleh penjual motor bekas itu.

Apa iya fikir ku aku tertipu padahal aku merasa yakin dan benar dari langkah ku itu. Tapi ku fikir fikir lagi memang aku tertipu.

Kesal hati ini. Senang berubah menjadi kesal yang berlebihan karena aku tertipu oleh penjual motor bekas itu. Dari kejadian itu aku lantas berhati hati jika hendak menjual atau membeli motor. Tapi ku fikir sudah lah yang terjadi biarlah terjadi yang penting jangan sampai terulang kembali. 

….. Sekian …..

Untuk melengkapi Cerpen Pengalaman Pribadi, "Tertipu" di atas sudah disiapkan juga beberapa cerpen lain yang juga cukup bagus. Silahkan dibaca juga beberapa cerpen yang sudah di pilihkan dibagian bawah. Jika ada yang kurang berkenan bisa mencari sendiri cerita lain dibagian penelusuran.

Ada banyak kok cerita-cerita menarik lain yang layak untuk kita baca. Selain itu berbagai kisah cerpen atau cerita cerpen disini kan bisa juga digunakan untuk bahan belajar membuat cerpen, benar tidak? Ya sudah, sekarang silahkan dilanjutkan sampai selesai.

Back To Top