Contoh Puisi Cinta Romantis Terbaru

Sudah membaca puisi cinta romantis, kita akan segera membacanya di sini. Tujuan utama dari situ ini adalah memberikan referensi bacaan untuk berbagai macam karya sastra, maka dari itu kali ini kita akan beralih ke beberapa karya puisi yang banyak di cari dan dibutuhkan pembaca.


Kebetulan saja, karya puisi yang akan kita nikmati berikut ini merupakan beberapa puisi dengan tema yang cukup istimewa dan menarik yaitu masalah cinta. Dari sekian banyak tema yang ada, puisi cinta memang merupakan salah satu tema puisi yang paling tidak membosankan baik bagi pembaca umum maupun bagi kita yang hobi puisi.

Puisi yang menggambarkan kisah asmara antara sepasang kekasih memang menjadi sebuah hiburan yang tidak bisa kita lewatkan begitu saja. Selain itu puisi ini paling populer loh, coba ingat ketika kita sedang jatuh cinta, dikhianati, putus cinta dan sedang tidak enak hati maka biasanya kita kan sering corat-coret membuat puisi bukan?

Nah, untuk contoh puisi cinta romantis kali ini saya akan membagikan empat puisi langsung untuk kita baca. Puisi tersebut semuanya tentang cinta dan ceritanya cukup menarik, romantis. Pokoknya wajib deh yang sedang mencari karya sastra terbaru untuk membaca puisi tersebut. Empat puisi tersebut merupakan karya dari satu orang penulis. Penasaran bukan, mari kita baca saja puisi tersebut di bawah ini!

Kau dan jati dirimu
Oleh Gunarto

Aku adalah korban dari kecantikanmu
Ya …mungkin itu yang kurasa saat ini.
Matamu seperti rembulan dimalam hari
Sifatmu seperti permata dari diriku

Aku tak mengerti apa yang sedang ku alami
Aku lelah memikirkan dirimu yang tak punya hati
Hari ini seperti saat saat aku tak punya hati

Setiap malam aku selalu berbagi
Setiap malam aku mencari
Setiap malam aku tak punya hati
Sekali lagi aku tak tau diri

Mengapa engkau tak tau diri
Memangnya engkau siapa hadir dalam setiap mimpi
Memangnya engkau siapa mengekang jati diri
Itulah engkau tak tau diri

Ya memang engkau tak tau diri
Dirimu adalah pelupa
Dirimu itu bijaksana
Mamang itulah engkau tak tau diri
Sekali lagi itulah engkau tak tau diri

Puisi Cinta Kau dan Jati Dirimu di atas merupakan salah satu puisi singkat yang terdiri dari 5 bait puisi. Masing-masing bait terdiri dari ada yang tiga baris, empat baris dan juga ada yang 5 larik. Tema puisi tersebut tentang cinta.


Tenda birumu
Oleh Gunarto

Berteduh aku saat mega bersamamu.
Kebersamaan ini membuat ku lupa sejenak meninggalkan kalbu
Teringat semua hal indah bersamamu saat payung itu mengantarmu
Hati ini tak mengapa kau nikahi
Hati ini tak mengapa kau dustai.

Kasih. . . .
Aku bukanlah sahabatmu.
Aku bukanlah priyai yang teguh menghampiri rakyat yang teguh hati.

Kasih. . .
Kala itu aku puas denganmu.
Tak ku sangka hatimu berlabuh kepadaku dibawah mega itu.

Kasih….
Ingatkah engkau saat dulu aku menyentuh awan kelabu disore itu
Ingatkah engkau aku menghampirimu dibawah mega itu.

Kasih. . .
Inilah aku sekarang.
Dan sudah ku bilang aku bukan lah priyai sepertinya.

Kasih…
Noda biru bersambut langit langit biru telah merestuimu
Dan aku sadar akan keadaanku dan siapa aku.

Kasih. . .
Semoga engkau bahagia bersamanya.
Hanya sedikit saja aku mengingatmu sejenak tadi didalam hati.
Tag: Puisi Cinta, Puisi 7 Bait


Segitiga cintamu
Oleh Gunarto

Bagiku mencintaimu itu sangat mudah
Bagiku mengagumimu itu sangat indah
Mungkin rasa itu yang menggebu ku saat ini
Ya. . . .rasa ini memang masih milikmu

Tak  ada sedikitpun hati ini meninggalkanmu
Hanya air mata keindahaan kala itu
Aku tak mengapa sedetik kau cintai
Hanya bayangmu disetiap waktuku
Tapi… itu dulu

Aku kira engkau memberiku air
Saat dahagaku mulai mengering
Aku kira engkau keteduhan
Saat teduhku mulai memanas
Aku kira engkau sumber harapan
Saat kesengsaraan menemaniku
Tapi . . .itu dulu

Bagiku kau terindah
Saat aku memaknaimu dari keingkaran dan kepergianmu
Tapi itu dulu
Sudahlah kasih itulah sifatmu
Mencari pelabuhan terakhir hidupmu
Dari kelapanganmu dan cintamu untuk ku
Terima kasih.
Tag: Puisi Cinta, Puisi 4 Bait
                                     

Aku tak bahagia
Oleh Gunarto

Aku tak bahagia
Melihat kau bahagia
Ku tak bahagia
Melihat kau bahagia

Harusnya kau tak bahagia
Aku tak bahagia
Harusnya kau tak bahagia
Karna aku tak bahagia

Harusnya aku yang kau cinta
Aku tak bahagia
Harusnya aku yang kau cinta
Aku tak bahagia

Aku tak bahagia
Harusnya kau mencintaku
Aku tak bahagia

Harusnya kau mencintaku
Tag: Puisi Cinta, Puisi 4 Bait

Bagaimana, cukup menarik juga bukan puisi-puisi di atas? Ya, bisa kita gunakan untuk hiburan dan dapat kita baca di waktu santai. Biasanya, saya membaca puisi romantis yang menarik untuk sekedar menghibur hati yang lara, mendapatkan inspirasi sampai dengan untuk memompa motivasi yang sudah mulai hilang. Mudah-mudahan beberapa karya di atas bisa berkenan di hati pembaca semua.

Tag : Cinta, Puisi
Back To Top