Cerita Cinta Penghianatan Kekasih - Cerpen Singkat Terbaru

Selain drama kita juga akan menikmati karya cerpen makanya kali ini ada contoh cerita cinta tentang penghianatan kekasih yang cukup singkat tapi ceritanya cukup menarik dan menyentuh hati. Tentunya sudah tahu-lah bagaimana alur atau jalan cerita dalam cerpen kali ini.

Seperti terlihat pada judul, karya cerpen berjudul "luka lama yang ter-sayat" ini menggambarkan kehidupan cinta yang begitu perih. Dari judul dapat ditebak bahwa sepertinya tokoh utama dalam cerpen ini sebelumnya telah mengalami pahit pengalaman cinta, dan sekali lagi ia harus mengalami rasa sakit yang terulang. 

Meski cerpen ini terlihat begitu serius namun dalam alurnya, ada kisah-kisah lucu yang bisa membuat kita tertawa geli. Ada sepenggal kisah yang asli-nya menyakitkan namun jika dibayangkan begitu lucu dan mengelikkan. 

Penasaran bukan bagaimana sebenarnya kisah dalam cerita cinta pengkhianatan tersebut? Tentu saja saya tidak akan menceritakan bagaimana kisah selengkapnya, tidak baik. Sebuah karya cerpen terbaru hanya akan bermakna jika dibaca oleh pembaca dan bukan diceritakan. 

Maka dari itu bagi anda yang suka dan hobi membaca kisah-kisah atau cerita-cerita cinta bisa langsung membacanya di bawah ini.

Luka Lama yang Tersayat
Cerpen Oleh Irmajajil

Pelupuk mataku terasa begitu berat, terasa sembab, bengkak karena semalaman aku habis menangis. Mungkin lebih dari separuh persediaan air mataku yang ku gunakan untuk meratapi nasib malam itu. Aku menangis karena cinta, terserah kalian hendak bilang apa, yang jelas hati ini benar-benar terasa hancur berkeping.

Bayangkan saja, di hari ulang tahun ku aku memergoki pacar ku jalan bergandengan mesra dengan pembantuku. Kurang cantik apalagi aku coba, kalian bisa bayangkan bagaimana terhina-nya aku. Banyak orang dekat yang tahu akan hal itu, mau ditaruh dimana muka ini!

Mengalami kejadian itu aku jadi teringat akan sumpah serapah nenek tua yang dulu aku maki-maki karena menginjak kakiku.

"Kamu tidak menghargai orang tua, kelak kamu akan merasakan bagaimana dipermalukan", ucap nenek tersebut kala itu.

Mungkin ini yang ia maksud, aku benar-benar seperti kehilangan harga diri. Tega benar ia selingkuh dengan pembantu yang biaya hidupnya aku tanggung, sungguh kejam!

Di hadapan Nina – pembantu ku yang sangat beruntung tersebut – sebenarnya aku hendak melampiaskan kemarahan ku tapi aku tidak ingin lebih hina lagi.

Hanya ku tatap matanya dengan tajam, tak lama setelah itu pun ia memohon maaf atas kejadian itu dan langsung minta berhenti bekerja di rumahku. Yang aku alami itu benar-benar merupakan cerita cinta pengkhianatan kekasih paling tragis di muka bumi ini!

Tapi aku tak boleh putus asa, aku harus melanjutkan hidup. Satu tahun rasa sakit itu masih menghantui namun akhirnya aku bisa menemukan kekasih baru. Yang satu ini sepertinya tidak ada catat dan kekurangan selain jerawat di muka yang terkadang lebih besar dari tahi lalat dikeningku.

Tapi itu bukan masalah, asalkan dia benar-benar sayang padaku aku akan memberikan seluruh hidupku sebagai pendamping-nya kelak.

Lagi, bukannya mendapatkan akhir kisah bahagia, aku kembali merasakan pahit-nya di khianati kekasih. Kali ini kekasih yang ku sayang kabur dengan janda samping rumah, katanya akan melangsungkan pernikahan di kampung halaman. “Nasib memang sedang tidak berpihak kepadaku”, ucap ku kesal.

Pengkhianatan cinta kali ini tidak memberikan luka baru di hati melainkan menyayat luka lama yang belum kering. Dan hasilnya sebagian hati ini mati rasa.

Kini aku takut untuk memulai hubungan baru, aku pun sudah tak sudi lagi mengais cinta, memelas dan mengemis diberi kasih sayang. Biarlah, aku jomblo sepanjang abad, semoga aku diberikan jodoh yang benar-benar tulus dan setia mencintaiku sampai mati.

--- Tamat ---

Back To Top