Cerita Cerpen Singkat, Sang Jago Basket

Memang sedang gandrung dengan cerpen makanya saya membuat Cerita Cerpen Singkat khusus yang berjudul "Sang Jago Basket". Cerita ini saya buat dengan tujuan untuk memberikan motivasi kepada adik-adik remaja sekolah yang memang hobi bermain basket. Ya semoga saja dengan membaca cerpen ini semua bisa lebih semangat dalam berlatih.

Cerpen Terbaru tentang Basket

Kalau berbicara mengenai cerpen memang kita bisa membahas mengenai banyak hal. Karena cerpen bisa memuat berbagai informasi atau bisa tentang apa saja. Banyak sekali cerpen yang terinspirasi dari berbagai kehidupan nyata yang terjadi di sekitar kita.

Maka dari itu saya juga ingin ikut meramaikan bahan bacaan dengan memberikan contoh cerpen singkat tentang hobi di bawah ini. Zaman sekarang ini siapa coba yang tidak kenal basket. Di kalangan pelajar sekolah menengah atas, permainan bola basket adalah salah satu permainan yang cukup tenar dan digemari banyak orang.

Bahkan bukan hanya kaum putra melainkan banyak remaja putri yang juga suka bermain basket. Oleh raga ini memang sudah menjadi olahraga yang "prestisius" dan cukup bergengsi di kalangan pelajar.

Untuk para cowok, menjadi pemain basket yang handal adalah suatu kebanggaan. Kalau bisa bermain basket dan pintar main maka akan banyak yang menyukai-nya. Bahkan di kalangan cewek biasanya juga akan cukup tenar dan banyak yang suka. Jadi melantur, yuk kita baca saja bagaimana kisah sang jago basket tersebut.

Sang Jago Basket
Cerpen oleh Irmajajil

Mentari sudah hampir sepenuhnya tenggelam namun Gunawan bersama teman lainnya masih belum selesai latihan, mereka masih berada di lapangan sekolah. Dengan wajah begitu cerah, sorot mata yang penuh semangat dan peluh yang kian deras mengalir mereka terus saja memainkan bola menuju ring lawan.

Suasana latihan sore itu begitu berbeda karena esok mereka akan menghadapi hari besar dimana mereka akan mengikuti kejuaraan basket antar sekolah yang diadakan di kabupaten lain. 

“Prit….prit….prit…….” peluit dari sang pelatih berbunyi panjang menandakan sesi latihan mereka hari itu harus di sudahi.

“Kita cukupkan sesi latihan kita kali ini. Besok kita akan bermain memenuhi undangan kejuaran di SMA Tai Ayy Ame. Yang terpenting bukan menang dan kalah tetapi kita harus memberikan permainan terbaik kita, setuju!!!” teriak pelatih.

“Setuju…..!” kedua tim basket tampaknya sangat bersemangat menghadapi pertandingan besok. Setelah mendapatkan sedikit pengarahan dari pelatih mereka langsung membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing.

“Gun, bareng aku aja….” teriak Jono
“Iya Jon, kebetulan aku tadi gak bawa motor….” Jawab Gunawan

“Ya udah, buruan dah sore….”
“Yups….”

Di tengah perjalanan mereka asyik berbincang mengenai pertandingan yang akan dilaksanakan besok. 
“Gun…. Kabarnya banyak pemain bagus di sekolah itu…” ucap Jono

“Bagus itu, dengan begitu setelah bertanding kemampuan kita pasti akan lebih baik lagi….” jawab Gunawan

“Kamu gak takut….?” Tanya Jono
“Tidak perlu takut, kan ada aku Gunawan sang jago basket, hee e e….” canda Gunawan

“Ye…..” sahut Jono
“Iya Jon, kita tidak perlu takut, justru kita harus senang dan berharap besok kita mendapatkan lawan yang jago-jago….” Lanjut Gunawan

“Bener tuh…. Biar kamu gak jago kandang, iya kan….” Sahut Jono

“Itu dia, masih banyak orang lain yang lebih jago dari kita, makanya kita harus banyak berlatih..” jawab Gunawan

“Yapz…. “

Mereka pun akhirnya sampai di rumah masing-masing. Sesampainya di rumah Gunawan langsung membersihkan diri, berbincang sejenak dengan kedua orang tuanya dan langsung istirahat. Pagi-pagi sekali ia sudah bangun mempersiapkan diri untuk mengikuti pertandingan. 

“Kalian sudah siap…?” Tanya Gunawan
“Yoi mamen…. Siap dong….” Jawab team Gunawan

“Sip… pokoknya misi kita adalah memberikan permainan yang berkelas…menang kalah nomro dua…” lanjut Gunawan

Setelah setengah jam perjalanan, mereka akhirnya sampai di tujuan, kedua team segera keluar dari mobil dan langsung menuju ke sekretariat panitia. Setelah mendapatkan pengarahan dari panitia mengenai jalannya pertandingan mereka langsung menuju lapangan dan bersiap-siap.

Team pertama yang bermain adalah team putri, dengan segala perjuangan akhirnya team putri Gunawan mendapatkan posisi juara ke dua. Meski mendapatkan juara kedua dan kalah dari tuan rumah namun mereka bangga karena telah bermain dengan baik dan mendapatkan lawan yang baik pula.

Untuk team putra, Gunawan dan rekan-rekan mendapatkan perlawanan yang sengit, pertandingan yang dijalani selalu menghasilkan selisih skor yang sangat tipis. Pertandingan berjalan sangat menegangkan, masing-masing team benar-benar berusaha memberikan permainan terbaiknya. 

“Ayo Gun…. Ayo….” Sorak-sorai rekan-rekan Gunawan memberikan semangat tersendiri bagi Gunawan dan team-nya. Setelah pertandingan yang sangat sengit akhirnya team Gunawan dapat mengalahkan team tuan rumah dengan skor tipis. 

“Hei… aku Gunawan, terima kasih ya, permainan kalian benar-benar bagus….” Sapa Gunawan kepada lawan mainnya.

“Hei… aku Irfan, senang bermain dengan team kalian. Team kalian benar-benar bagus, apalagi kamu Gun, kamu memang benar-benar layak di sebut jago basket seperti kabar yang beredar selama ini…” sahut Irfan.

“Ah…biasa saja, kamu terlalu berlebihan..” jawab Gunawan
“Oh ya, kapan-kapan kita lanjutkan permainan kita ya, ini nomor ponselku… “ sahut Irfan sambil mengeluarkan ponselnya.

Pertandingan dalam rangka memperingati HUT RI 17 Agustus yang diadakan di SMA Tai Ayy Ame berjalan dengan lancar tanpa halangan suatu apapun.

Pihak penyelenggaraan yaitu dari pengurus OSIS benar-benar merasa puas akan jalannya pertandingan. Mereka juga sangat mengapresiasi seluruh team yang sudah turut berpartisipasi dalam acara tersebut. 

--- Tamat ---

Tag : Cerpen, Pelajar
Back To Top