Sahabat Pemberi Semangat

Cerpen tentang Sahabat Pemberi Semangat - Entah mengapa aku tidak merasakan ketakutan yang banyak orang rasakan ketika melihat hal-hal, tindakan-tindakan berbau kekerasan. Ya memang sedari kecil aku sudah dididik kuat oleh orang tuaku.

Contoh Cerpen tentang Sahabat

Orang tuaku adalah seorang guru karate, ya meski tubuhnya kecil dia pernah mengalahkan 5 orang yang mempunyai tubuh setengah lebih besar dari padanya.

Ayahku mahir menyerang bagian vital pada organ manusia, maka tidak heran bila lawan yang lebih besar darinya bisa dikalahkannya.

Sedari kecil pus-up 100 kali adalah sarapan pagiku, dan pada siang hari aku harus mengambil air yang melewati bukit terjal.

Cukup sulit untuk dilewati dengan berjalan kaki tanpa barang bawaan apapun, dan lebih sulit bila harus membawa dua ember cukup besar menaikinya dan menuruninnya.

Sedangkan untuk sore hari, ayahku selalu mengajarkanku jurus-jurus dalam bela diri karate yang semua gerakannya didominasi dengan pernapasan. 

Terlihat di dalam gerakan karate berbeda dengan halnya gerakan di pencak silat yang mendominasikan silat dengan seni.

Sehingga jurus-jurus dalam pencak silat banyak gerakan-gerakan indah seperti halnya menari.

Tetapi lain halnya di karate yang jurusnya kurang didominasi dengan seni yang berlebihan, namun yang lebih diutamakan adalah kekuatan otot ketika memukul menendang ataupun menahan.

Dan kunci dari keberhasilan tersebut adalah dengan pernapasan. 

Ayahku juga mengajariku cara melemahkan lawan dengan menyerang organ-organ vital, dan juga dengan kuncian.

Cara ini sangat evektif untuk melumpuhkan lawan terlebih ketika kita berhadapan dengan lawan yang cukup besar tubuhnya dari pada kita.

Selain dari pada mengajariku tehnik kuncian dan menyerang di kala menghantarkan matahari pada sore hari, ayahku juga selalu membiarkanku dengan posisi kuda-kuda selama hampir dua jam lebih. 

Dia meninggalkanku begitu saja, tetapi dia bisa tahu ketika aku hendak berdiri tegak.

"Jaga posisi kuda-kudamu" – Aku tidak tahu dia dimana tetapi suara ayahku nampak begitu dekat – terpaksa aku harus menahan posisi kuda-kudaku sampai ayah membiarkanku berdiri tegak kembali.

Dan penderitaanku belum selesai, ketika malam hari aku belum diperbolehkan untuk tidur sebelum jam 11 malam.

Aku diajari untuk bermiditasi belajar berkonsentrasi, karena menurut ayahku sendiri ini adalah hal yang sangat penting bagi seorang petarung. 

Karena kunci kemenangan adalah konsentrasi. Tetapi tidak terkadang meditasi dengan duduk bersila kaki kanan berada di atas kaki kiri.

Kaki kiri berada di atas kaki kanan membuatku secara tidak sadar tertidur. 

Tetapi itu tidak lama karena sang ayah langsung memanggilku. Irwan..! konsentrasi. Akupun langsung terbangun dan kembali meneruskan meditasiku serta berusaha untuk berkonsentrasi.

Setelah jam 11 malam tubuh ini merasa begitu gembira karena bisa mendapatkan kasurnya sebagai pasangan di kala malam yang tidak bisa dipisahkan. 

Pada pagi harinya pun aku harus mengulangi apa yang pagi kemarin lakukan. Itulah makanan sehari-hariku ketika aku masih kecil dan duduk dibangku sekolah dasar.

Tetapi meski orang tuaku mengajariku untuk menjadi seorang laki-laki yang tangguh, orang tuaku juga mengajariku untuk menggunakan ilmu bela diri di jalan yang benar. 

Yaitu untuk menolong orang yang kesulitan, dan menjaga diri. Orang tuaku melarang keras menggunakan ilmu bela diri yang sudah kupelajari untuk menyakiti orang lain ataupun untuk berbuat keonaran ketika di sekolah.

Berbuat keonaran di kelas pernah aku lakukan, karena aku merasa hebat dari pada teman-temanku. 

Aku menantang satu-satu dari teman kelasku dari yang mempunyai ukuran tubuh sama denganku hingga yang mempunyai ukuran tubuh lebih besarku. 

Semua dapat kukalahkan hanya dalam satu kali pukul, tetapi karena perbuatanku itu orang tuaku di panggil ke sekolah dan diberi surat peringatan.

Belum selesai sesampainya di rumah ayahku menghukumku dengan hukuman yang sangat keras dan berat menurutku. 

Karena aku harus melakukan tidur dengan posisi menggantung dan di bawah tubuhku ada besi yang sangat panas, sehingga bila tubuhku kebawa sedikit saja maka tubuhku akan meleleh terkena besi panas tersebut. 

Aku harus menahan tidur secara menggantung. Hanya kepala dan kaki saja yang boleh bersandar. Sementara tubuhku menahan posisi menggantung.

Agar tidak terkena besi panas yang ada di bawahku. Hal itu aku lakukan selama satu malam suntuk.

Hasilnya sedikit goresan besi panas di pinggangku karena begitu lelah menahan posisi tidur yang tidak biasa. 

Dari situlah hingga akhirnya aku sadar bahwa ilmu bela diri bukanlah untuk digunakan sebagai alat penindas, tetapi sebagai alat penolong dan penjaga diri.

Di situ pula sifatku sudah berubah, aku tidak lagi memamerkan kepiawaianku dalam hal bela diri.

Di usiaku yang sangat muda itu akupun sudah didukung oleh orang tuaku untuk mengikuti kejuaraan bela diri tinkat kabupaten maupun nasional.

Karena didikan yang sangat baik aku sering sekali mendapatkan kemenangan dan keluar menjadi juara pertama dalam sebuah kejuaraan.

Itulah kisah yang tidak biasa yang datang dari masa kecilku, yang tidak semua anak ataupun orang merasakan apa yang aku rasakan. 

Awalnya didikan yang diberikan oleh orang tuaku kurasakan sangat menyakitkan dan sangat tidak berkemanusiaan.

Di sisi lain aku sangat berterimakasih dengan ayah karena sudah mendidiku menjadi orang yang sangat kuat.

Di usiaku yang sudah 23 tahun ini, aku sudah menjuarai kejuaraan MMA tingkat nasional, dan internasional. 

Terakhir lawan yang bertarung denganku adalah petarung asal Amerika yang bernama Robert. Tubuhnya kekar besar, dan bahkan lebih tinggi dariku 20 cm.

Aku nyaris putus asa mengalahkannya karena berulang kali aku memukulnya tidak berarti apa-apa.

Tetapi berkat dukungan dari sahabat, orang tua, dan juga kekasih, aku mempunyai semangat bertarung tinggi hingga aku sanggup mengalahkan si besar tinggi Robert dari Amerika. 

Dukungan sahabat memang menjadi dorongan penyemangat tersendiri bagiku terutama ketika di arena pertandingan.

Tanpa mereka aku tidak tahu, apakah aku masih menang atau justru malah kalah.

Di usiaku yang sudah dewasa ini aku juga masih menjalankan apa yang ayahku ajarkan dahulu ketika aku masih kecil. 

Tentang tanggung jawab. Tidak boleh untuk menyerah. Itulah yang selalu aku ingat. Akhirnya tanggung jawab untuk memberikan kemenangan kepada sahabatku dan pendukungku selalu timbul ketika aku di arena pertandingan.

Dan tanggung jawab itu hanya bisa ditopang dengan semangat pantang menyerah. Itulah pelajaran yang sangat berharga yang ayah ajarkan kepadaku.

Sampai saat ini pun masih aku jalankan dengan baik hingga kemenangan demi kemenangan aku raih.

Sehingga tanggung jawabku memberikan kemenangan kepada para pendukungku bisa aku laksanakan dengan baik.

Minggu depan aku hendak bertarung kembali dalam kejuaraan MMA internasional. Kali ini lawanku bukanlah lawan yang mempunyai tubuh tinggi besar.

Dan tidak mempan dengan pukulan, melainkan lawan yang akan kuhadapi adalah si gesit dari China. 

Ukuran dan berat tubuhnya sama denganku, namun dalam pertandingan bela diri yang pernah dia ikuti dia belum pernah kalah. 

Akupun sedikit hati-hati dengannya, terlebih dia juga sama denganku yang sedari kecil sudah didik keras, hanya saja aliran beladirinya yang berbeda, dia kungfu, sedangkan aku karate.

Aku hanya bisa berharap dukungan sahabatku masih ada, karena lawan yang akan ku hadapi bagiku adalah lawan yang sangat berat. Tanpa dukungan sahabat aku kurang yakin bila harus mengalahkannya. (Apw)

Teks Cerpen Bahasa Inggris Singkat, Helping

Siapa tahu ada yang ingin belajar menggunakan teks cerita bahasa Inggris, berikut akan diberikan satu cerpen bahasa Inggris singkat yang cukup menarik. Meski pendek, hanya sekitar 300 kata saja namun kisah yang diangkat cukup bagus untuk dibaca, bahkan memiliki unsur ketegangan yang begitu terasa.

Cerita ini akan melengkapi beberapa teks terdahulu yang sudah kita bahas. Dengan ditambah satu lagi maka harapannya media dan bahan bacaan serta bahan belajar kita menjadi lebih bervariasi. 

Sebelumnya kan kita lebih banyak membaca dongeng dan cerita binatang, makanya sekarang giliran cerita-cerita pendek.

Bisa dikatakan, inti cerita dalam cerpen berbahasa Inggris berikut ini cukup unik, inti ceritanya hampir sama seperti yang ada di film atau bahkan novel yang panjang sekalipun. 

Meski begitu, kisahnya digambarkan dalam teks yang cukup singkat jadi lebih menarik. Sebagai gambaran, disebut “singkat” karena kisah berikut ini memang cukup pendek, sekitar setengah lembar halaman saja. 

Kalau dihitung dari jumlah kata-nya mungkin tidak lebih dari 300 kata, jadi bisa selesai sekali baca. Nah, sebelum membaca kisah tersebut pelajari juga kosa kata baru di bawah ini.

Miked = menggunakan mikrofon
Word = kata
Conversation = percakapan
In spite of = meskipun
Bravado = keberanian
Earlier = lebih awal
Tremor = getaran
Voice = suara
Apparent = jelas
Explained = menjelaskan
Under cover = rahasia
Agreed = setuju
Participate = terlibat, berpartisipasi
Extremely dangerous = sangat berbahaya
Deterred = terhalang
Opposite = berlawanan
Police vehicle = mobil polisi, kendaraan polisi
Hoped = berharap
Alert = peringatan
Mortuary = kamar mayat
Suspect = orang yang dicurigai
Cigarette = rokok
Refuse = menolak
Seductive = menggairahkan
Pretty girl = gadis cantik
Persuade = meyakinkan
Flattering = merayu
Cajoling = membujuk
Snarled = gertak
Evil intentions = maksud jahat
Screamed = berteriak
Assist = membantu
Punched = dipukul
Ensued = berakibat
Efforts = usaha
Escape = lolos, lepas
Catching = menangkap
Killer = pembunuh

Dengan kosa kata bahasa inggris dan terjemahannya di atas maka kesulitan dalam memahami makna tentu akan bisa dikurangi. 

Apalagi jika rekan semua sempat menghafalkan daftar kata di atas, pasti lebih mudah. Berbekal daftar kata di atas mari kita ikuti alur cerita selengkapnya di bawah ini.

cerpen misteri bahasa inggris dan arti

Kalau dilihat dari judulnya, helping asal kata-nya adalah help + ing yang dasar artinya membantu sedangkan kata out artinya keluar. 

Bagi kita yang bukan orang asli tentu  judul tersebut terdengar asing dan membingungkan. Tetapi tentu-nya setelah membaca teks selengkapnya kita bisa tahu maksud dari judul tersebut.

Ya, teks di atas menceritakan sebuah kejadian seru dimana ada seorang wanita yang nekad membantu pihak berwenang untuk menangkap pelaku kejahatan yaitu orang yang membunuh saudaranya. 

Meski sebenarnya ada rasa takut, namun rasa takut tidak bisa menghalanginya.

Hal selanjutnya yang diceritakan adalah kejadian dimana sang wanita tadi memiliki kesempatan untuk mencari keterangan dari sang pelaku. 

Lucunya, sang pelaku justru berusaha menggoda dan merayu wanita tersebut. Di awal, pelaku tadi juga sempat ditawari hal lain tapi menolak. 

Bahkan pada percakapan wanita dan tersangka tersebut, sang tersangka juga sempat mengajak wanita tersebut pergi bersama, aneh sekali memang. Tapi begitulah adanya.

Pada akhirnya, sang wanita tadi pun mengatakan bahwa ia harus pulang. Seketika itu suasana pun berubah. 

Sang pembunuh tadi berusaha memaksa wanita tadi untuk bersamanya, “tidak, kamu harus ikut aku sekarang”, ucapnya.

Wanita tadi pun menolak kemudian pergi. Petugas lain yang memantau pun sekarang keluar dari kendaraan dan membantu untuk mengamankan lelaki penjahat tadi. 

Sempat ada insiden adu pukul sebelum akhirnya penjahat tadi ringkus. Usaha lelaki itu untuk melarikan diri pun sia-sia.

Borgol pun tertanam di tangan pria tersebut. Ia pun kemudian dibawa pergi oleh petugas berwajib. Sebelum itu, sang wanita juga sempat mengucapkan terima kasih karena sudah menangkap pelaku tadi.

***

Kalau dilihat dari alur ceritanya, teks di atas bisa juga dikatakan sebagai cerpen. Namun begitu, jumlah dan panjang teks tersebut sangat singkat.

Mungkin juga kurang cocok kalau dimasukkan dalam kategori cerpen bahasa Inggris. Tapi apapun itu yang jelas ceritanya bagus dan bisa untuk hiburan, benar kan?
Back To Top