Contoh Cerpen Singkat tentang Hujan

Contoh cerpen tentang hujan berikut ini juga akan menjadi salah satu bahan hiburan kita saat senggang. Kisahnya cukup sederhana tetapi ada sisi unik dan menariknya. Apalagi kalau melihat bagaimana gaya yang digunakan oleh penulis dalam menuangkan kisah tersebut.

Contoh Cerpen Singkat tentang Hujan
Contoh Cerita Cerpen Singkat dengan Tema Hujan
Siapa tahu saja ada rekan pembaca yang memang sedang mencari tema ini. Hujan adalah anugerah dari Tuhan, maka dari itu sudah sewajarnya jika kita bersyukur akan karunia tersebut.

Hujan memberikan air sebagai sumber kehidupan dan melahirkan banyak sekali kisah-kisah didalamnya. Seperti pada kisah berikut, hujan membawa kesejukan tersendiri bagi seseorang.

Mungkin ada yang pernah merasakan bagaimana sensasi menikmati indah dan rintik hujan? Anda mungkin pernah merasakan keindahan hujan, tanpa anda sadari.

Pada momen tertentu, bahkan rintik hujan dapat membekas di hati kita untuk waktu yang lama. Lalu bagaimana dengan cerita berikut, apakah demikian?

Cerpen berjudul "hujan pembawa kesejukan" berikut ini bisa menyajikan sesuatu yang berbeda dan bisa juga tidak. Kenapa begitu?

Karena tentu saja kami ingin rekan semua menikmati sendiri karya dari kisah yang diangkat. Tidak seru kalau diceritakan bagaimana isinya, benar tidak? Makanya silahkan langsung saja nikmati!

Hujan Pembawa Kesejukan
Cerpen oleh Arif

Hari yang terik sementara batu berulang kali aku hatam dengan godam tetapi tidak juga terpesah lebur menjadi butiran.

Sementara tubuhku semakin lelah, lelah mengayun godam, lelah terkena panas matahari yang begitu terik.

Sejenak aku berdiri dan berhenti untuk mengayunkan godam sambil mengelap air keringat yang deras mengalir di wajah dan seluruh tubuhku.

Oh ini begitu nikmat, nafasku seolah mau putus dan urat tanganku begitu kencang saling menarik.

Tiba-tiba ada yang menepuk pundakku,"Kamu masih niat bekerja di sini gak" ucap bos mandor yang mengawasi pekerjaan kami.

"Iya pak masih"ucapku kepadanya.

"Ya sudah lanjutkan lagi kerjannya, kerja aja pake banyak istirahat" ucap bos mandor berguman dan kemudian pergi.

Beginilah keadaanku hidup menjadi buruh pemecah batu yang selalu makan hati karena punya mandor yang begitu crewet. Padahal baru saja aku berdiri untuk mengelap keringatku eh si mandor sudah datang dan mengancamku.

Aku melanjutkan pekerjaanku, sementara itu matahari yang begitu terik tertutup oleh awan hitam. Sejenak suasana menjadi berbeda dari sebelumnya. Aku mencoba menyelami apa yang ada dibenak orang lain. 

Ini lebih baik karena itu artinya tidak ada lagi panas matahari yang membakar tubuhku hingga membuat tubuhku gosong.

Tidak lama kemudian hujan turun, kami para buruh langsung bertaburan untuk mencari tempat berteduh di sebuah kantin di dekat proyek.

Hujan ini membawa kesejukan hati yang selalu mengingatkanku dengan suasana rumah terutama ketika bersama istri dan anakku.

Ketika aku sedang bekerja hanya hujan, makan, dan malam yang sanggup unuk menghentikanku, selain hujan, jam makan, dan malam kami semua haru bekerja terus tanpa henti menghancurkan kerasnya batu jalanan.

Beginilah nasib seorang yang tidak mempunyai pendidikan tinggi hanya bisa mengais rejeki dengan pekerjaan yang sangat kasar. Tapi, mau bagaimana lagi? Apa aku salah kalau pasrah dan berserah, atau aku harus berontak menantang nasib?

--- Tamat ---

Kalau rekan semua suka dengan contoh cerpen hujan di atas maka jangan khawatir, rekan semua bisa mendapatkan lebih banyak dari yang di atas.

Di atas hanya satu contoh saja, sebagai variasi sudah dan akan disiapkan juga berbagai karya lain yang khusus dengan tema seputar hujan. Tentunya rekan semua tidak ingin melewatkannya bukan?

Pastikan saja rekan semua menghafalkan situs ini. Satu hari satu kali, rekan bisa mendapatkan update terbaru kisah-kisah menarik disini, khususnya yang menggunakan bahasa Inggris.

Untuk beberapa waktu ke depan kita akan menambah koleksi yang bahasa Indonesia. Setelah itu kita akan kembali dengan cerita bahasa Inggris yang unik dan menarik.

Cerita Experience dalam Bahasa Inggris

Cerita experience dalam bahasa inggris adalah pengalaman. Benar sekali, "experience" artinya pengalaman jadi kita akan menghadirkan sebuah kejadian yang pernah dialami oleh seseorang. Nah kan, seseorang ini siapa coba?

Cerita Experience dalam Bahasa Inggris
Contoh Cerita Pengalaman dalam Bahasa Inggris tentang Binatang Peliharaan
Ah, jangan dibahas masalah itu, yang dibahas itu bagaimana kisahnya bukan orangnya karena kita akan membuat kisah ini sebagai contoh karangan yang menarik.

Kisah ini bisa dijadikan bahan untuk belajar mengarang, tentunya yang menggunakan bahasa Inggris. Mungkin rekan pelajar atau adik-adik semua sedang mencari kisah seperti itu bukan?

Makanya kita akan menghadirkan kisah yang beda dan belum pernah diberikan sebelumnya. Tapi satu saja ya, agar pembahasannya bisa menyeluruh dan lebih tuntas.

Ya kita akan bersenang-senang dengan apa yang pernah terjadi. Mungkin rekan semua juga pernah mengalami sebuah kejadian atau mungkin beberapa kejadian yang bahkan tidak bisa dilupakan sampai sekarang. Begitu, kehidupan memang penuh warna. 

Banyak kejadian, entah besar atau kecil yang membekas di hati. Ada pengalaman yang unik, ada juga pengalaman yang memalukan.

Ada juga pengalaman biasa saja namun memiliki rasa yang luar biasa. Semua tergantung pada rasa, ada "story" pada setiap kejadian yang membekas di hati. Lalu, seperti apa kisah yang akan kita nikmati?

Kita akan mengangkat kejadian yang dekat dalam kehidupan sehari-hari. Kita akan mencoba menghadirkan kejadian sederhana dengan kemasan yang lebih menghibur dan dapat digunakan sebagai media belajar.

Mudah-mudahan rekan semua bisa berkenan dan suka dengan kisah tersebut. Seperti apa, mari kita nikmati langsung kisah tersebut!

Into the Well
Story by Irma

I was in elementary school when I got this experience. I still remember how terrible it was. My beloved rooster got slipped into the well. 

Of course it was a very bad day for me. The rooster was my favorite, my beloved pet. I had never let him suffer before. 

Few months before, I visited my grandfather. I and my families spent some days there. My grandfather was a farmer. He has many pets. There were cows, goats and chickens. 

My grandfather loved his pets. He spent much times to take care of them.

When I sould go home, he gave me one of his rooster. He gave me the best rooster that he had. Within a day, I loved the rooster. I gave it foods everyday. 

It grew fast. Few months later the roster became bigger. 

I gave it foods three times, in the morning, in the day and in the afternoon. I like to have that rooster. 

One day, my roostes went away from itscage. It escaped and played at backyard. I was afraid. I took some corns and went to find my rooster. 

Unfortunately, in the backyard I found my roosterwas fighting with other rooster. I got surprised. My rooster won in that battle. I became so happy. 

After the other rooster went away, I picked my rooster and brought it home. The next day I became so proud with my pet. I started to introduce it to my friends. 

On the lovely afternoon I invited my friend to see my rooster. I waited my friend in the frontyard. After my friend arrived, I invited them to see my rooster. 

Five minters later, I did not find my rooster. I searched everywhere but there was no rooster at all. 

I became worried. Accidentally, I saw the well, “oh God…!” I run to the well and looked into it. There was a black shadow. 

I assumed it was my rooster. I took the bucket and put in the well. “It was true, my rooster slipped into the well. I tried to take it out. My friend helped me but I was failed. 

I tried another way. I took a small basket and bind it with rope. Once again I tried to take it out. I failed again. Again and again I tried to take the rooster. 

Once or twice the rooster jumped to the basket but it did not success. Finally, there was no sound at all within the well. My rooster was dead in the well.

The End

Ternyata pengalaman sedih ya. Kalau sudah membaca pengalaman di atas pasti ikut prihatin dengan apa yang terjadi.

Mungkin rekan pembaca ada yang pernah mengalami kejadian seperti itu, mudah-mudahan tidak. Ya sudah, kita tinggalkan alur kisah di atas. Sekarang waktunya kita meluangkan sedikit waktu untuk menimba ilmu.

Bagaimana caranya? Tidak seperti ketika kita belajar di kelas. Kita akan belajar santai dari teks yang sudah kita baca.

Untuk rekan semua yang ingin menambah pengetahuan, berikut ini kita akan menyiapkan beberapa kata yang diambil dari teks di atas.

Kata – kata di bawah ini adalah salah satu media yang bisa digunakan. Silahkan baca dan pelajari. Jika rekan menemukan kata sulit yang belum paham maka silahkan dipahami dan dihafalkan.

Kalau sudah dihafalkan rekan semua bisa mulai menggunakan kata tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Berikut selengkapnya.

Elementary school = sekolah dasar
When = ketika
Got = mendapat, mengalami
Still = masih
Remember = ingat
Terrible = mengerikan
Slipped = terpeleset
Into = masuk
The well = sumur
Rooster = ayam jago
Suffer = menderita
Few = beberapa
Pets = binatang peliharaan
Take care = menjaga
Within a day = dalam sehari 
Grew = tumbuh
Fast = cepat
Bigger = lebih besar 
Gave = memberi
Cage = kandang, kurungan
Escaped = lepas
Unfortunately = sayangnya
Fighting = berkelahi, tarung
Battle = pertempuran, pertarungan
Proud = bangga
Introduce = mengenalkan
Searched = mencari
Everywhere = kemana-mana
Worried = khawatir
Accidentally = secara tidak sengaja
Looked into = melihat kedalam
Bucket = ember
Basket = keranjang
Bind = mengikat
Rope = tali
Dead = mati

Daftar kata bahasa inggris tentang binatang peliharaan di atas dipilih yang dianggap cukup sulit dan baru digunakan dalam teks yang ada. Tidak semua kata masuk dalam daftar tersebut.

Dengan daftar tadi rekan semua bisa lebih mudah mempelajari teks pengalaman di atas. Tentu saja ini akan menjadi hal yang menyenangkan untuk diikuti, benar tidak?

Sekarang mari kita kupas sedikit tentang ringkasan cerita dari teks di atas. Menurut kalian, teks di atas isinya apa sih? Benar sekali.

Teks di atas berisi cerita pengalaman mengangkat ayam jago yang masuk ke sumur. Bagaimana kisah tersebut bisa terjadi, apa yang sebenarnya menyebabkan hal itu terjadi?

Awal kisah, ketika liburn, seorang anak beserta keluarganya berlibur di tempat sang kakek. Ia menghabiskan beberapa hari di rumah kakeknya yang seorang petani.

Di sana, sang kakek memiliki banyak binatang peliharaan. Ada kambing, sapi dan juga ayam. Setelah beberapa hari berlibur di sana, mereka pun pulang.

Ketika pulang, sang kakek memberikan seekor ayam jago yang masih agak kecil kepada anak tersebut.

Dalam satu hari, sang anak pun suka dengan ayam jago pemberian kakek. Ia kemudian menjaga dan merawat ayam tersebut hingga tumbuh dewasa. 

Waktu berlalu, anak tersebut semakin sayang dengan ayam jago miliknya. Suatu ketika ia mendapati ayamnya tidak ada di kandang.

Ia kemudian sibuk mencari ke sana kemari dan tidak menemukan ayam tersebut. Kemudian ia mencari ke halaman belakang dan menemukan ayamnya sedang bertarung dengan ayam lain. Ternyata, ayam jago miliknya menang dan membuat ayam lain kocar-kacir. 

Ia kemudian memegang dan membawa ayamnya pulang. Setelah kejadian itu ia mulai lebih bangga dengan ayam miliknya. Ia mulai sering bercerita ke sana kemari kepada temannya tentang kehebatan ayam tersebut. 

Suatu hari, ia mengundang teman-temannya untuk melihat ayam miliknya. Setelah teman-temannya datang ia pun mengajak temannya menuju kandang.

Alangkah terkejutnya ketika tidak ada ayam di kandang tersebut. Ia mulai mencari dan tidak menemukannya.

Tidak sengaja ia melihat sumur. Ia pun berpikir dan bertanya apakah mungkin ayam miliknya masuk sumur? Segera ia pun melihat ke dalam sumur dan nampak bayangan hitam disana.

Dengan pikiran yang mulai kacau ia segera meraih ember timba dan memasukkannya kedalam sumur.

Ternyata benar, seekor ayam jago besar berusaha menaiki ember tersebut. Mengetahui hal itu ia pun langsung panik. Dibantu teman-temannya ia segera melakukan penyelamatan.

Berkali-kali ia memasukkan ember dan gagal. Ia kemudian mencoba cara lain, menggunakan keranjang kecil dengan tali. 

Berkali-kali dari dalam sumur terdengar suara ayam berusaha menaiki keranjang yang dilihat. Sampai akhirnya, suara di dalam sumur mulai menghilang.

Tak ada lagi geliat usaha yang terdengar. Ia pun akhirnya pasrah mendapati ayamnya tak bernyawa di dalam sumur.

Tragis ya kalau melihat kisah di atas. Menyedihkan sekali jika kita mengalami kejadian seperti itu. Memiliki hewan peliharaan kesayangan yang akhirnya meninggal karena hal yang mengerikan, pasti sedih.

Tapi sudahlah, itu tadi paling tidak bisa menjadi pelajaran bagi kita semua. Mudah-mudahan tidak terjadi pada orang lain.

Bagi rekan yang ingin mencari cerita experience bahasa inggris lainnya bisa melihat di bawah.Sebagai penutup sudah disiapkan juga beberapa pilihan cerita yang bisa rekan baca setelah ini.

Masih ada kisah-kisah lain yang menyentuh dan akan menghibur rekan semua. Silahkan dipilih yang sesuai dengan kebutuhan. Semoga berkenan dan selamat menikmati.

Contoh Cerita Bahasa Inggris dan Artinya, The Tickling Scales

Contoh cerita bahasa Inggris dan artinya, "The Tickling Scales" - melengkapi beberapa kisah terdahulu, akan kita tambah lagi satu contoh cerita dalam bahasa Inggris. Kali ini, cerita dalam bahasa Inggris tersebut akan dilengkapi juga dengan terjemahan atau artinya sekaligus. 

Contoh Cerita Bahasa Inggris dan Artinya, The Tickling Scales
Contoh Cerita Bahasa Inggris dan Terjemahan Indonesia
Anda butuh cerita seperti itu, mari kita nikmati bersama-sama satu contoh berikut yang singkat dan menarik

"The Tickling Scales", adalah sebuah cerita yang menggambarkan kehidupan di hutan belantara yang depenuhi dengan penduduk hutan yang mempunyai tingkah cedikit lucu dan konyol karena ulahnya. Apa sebenarnya yang terjadi di hutan belantara tersebut?

Namun sedikit yang perlu kita pahami dari cerita ini bahwa cerita  ini tidak hanya memberikan sebuah cerita dengan sedikit kekonyolan, tetapi di belakang kekonyolan ada sebuah pesan moral yang berhaga untuk kita semua.

Kata, “the tickling scales” sendiri mempunyai sebuah arti dalam bahasa Indonesia yaitu, “timbangan tickling”. 

Sebuah timbangan yang mempunyai kemampuan untuk membaca sebuah berat badan dari pada penghuni hutan yang ada pada cerita tersebut.

Cerita ini sendiri menjadi sebuah cerita yang bisa menjadikan anda sedikit mengerti akan pembelajaran hidup dan sedikit tentang pembelajaran bahasa Inggris. 

Karena hanya di situs inilah akan dijelaskan secara lengkap tentang sebuah cerita berikut tentang penjelasan dari cerita tersebut.

Dengan demikian selain dari pada anda terhidup dengan kisah yang dihadirkan dalam cerita tersebut, anda juga bisa menjadi lebih pintar terutama dalam menjalani kehidupa sehari-hari anda.

Di sini anda akan mendapatkan sebuah pembelajaran yang berharga yang bisa anda terapkan di dalam kehidupan anda. Sebelum lebih jauh, mari kita baca lebih dulu kisah selengkapnya bersama-sama.


A. Cerita bahasa Inggris tickling scales

Pasti anda yang sampai di sini ingin mendapatkan sebuah kisah atau cerita menarik yang ditulis dalam bahasa Inggris, benar bukan?

Ya, tidak perlu khawatir, anda berada di tempat yang tepat karena situs ini memang khusus membahas berbagai jenis cerita menarik yang menggunakan bahasa Internasional tersebut.

Seperti sudah panjang lebar di jelaskan di atas, kali ini kita akan menikmati sebuah cerita moral, tepatnya cerita dongeng binatang yang cukup pendek tetapi menarik.

Kalau diceritakan bagaimana isinya pasti tidak seru, benar tidak? Maka dari itu, akan lebih baik jika rekan semua membaca lebih dulu cerita tersebut di bawah ini, silahkan.

cerita berbahasa inggris
Cerita Bahasa Inggris Tickling Scales dan Arti

Bagaimanapun, cerita sederhana dan pendek tersebut sangat bermanfaat untuk belajar. Pertama, ada pesan moral yang patut untuk diteladani dalam kisah tersebut. 

Kita bisa memperhalus budi pekerti kita dalam menjalani hidup di dunia ini. Lebih jauh, teks cerita di atas bisa digunakan sebagai sarana belajar oleh siapapun yang membutuhkan. 

Dengan semakin sering membaca naskah atau teks bahasa Inggris maka rekan pelajar atau lainnya akan lebih terbiasa dengan teks seperti itu. 

Keuntungannya adalah anda tidak akan takut, canggung atau pun malas berhadapan dengan teks seperti itu.

Dengan bekal kosa kata yang sudah dipahami, pembaca bisa menerka atau menebak jalan cerita atau arti dari kalimat yang dibaca. 

Hal seperti itu juga bermanfaat untuk mengetahui inti cerita dari bacaan yang telah dibaca sebelumnya. 

Kalau di pelajaran biasanya akan diminta untuk menentukan tema atau topik atau inti cerita bacaan yang disediakan. 

Dengan banyak membaca maka anda akan terbiasa merangkum dan mengambil inti sari atau ide pokok suatu bacaan.

Selain itu, teks seperti di atas juga bisa digunakan untuk belajar tata bahasa. Pembaca bisa mempelajari lebih jauh dan memahami mengenai bentuk-bentuk waktu khususnya bentuk lampau (past). 

Tergantung kemauan dan kreativitas masing-masing, bisa digunakan sebagaimana kebutuhan. Yang lebih dalam, teks cerita juga bisa dijadikan bahan analisis. 

Misalnya berlatih untuk menganalisis unsur - unsur dalam sebuah cerita baik itu berupa latar, waktu, pesan moral, gaya bahasa dan lain sebagainya. Mirip-mirip cerpen juga lah, yang terpenting adalah kita belajar, benar tidak?

Kalau mau yang sederhana juga bisa, contohnya menambah kosa kata bahasa Inggris dengan menghafalkan kata baru yang sulit. 

Satu dua kata kalau setiap hari lama-lama banyak kok, tidak terasa nanti kan semakin lancar lagi kalau berbicara bahasa Inggris.


B. Penjelasan isi cerita dan artinya

Bisa kita lihat, teks cerita dalam dongeng di atas menceritakan tentang sebuah kehidupan di hutan. Diceritakan, pada saat itu datang satu set kamar yang dilengkapi dengan sebuah alat timbang.

Di sisi lain ada beo yang pada saat itu kabru dari kebun binatang dan pergi ke hutan. Di hutan tersebut dia menjelaskan kepada semua penduduk hutan tentang cara pemakaian timbangan tersebut.

Hingga pada suatu ketika dari berakhirnya waktu terjadinya pengajaran itu selesai, penduduk hutan begitu mencintai alat timbang tersebut. 

Bahkan rata-rata dari mereka teropsesi untuk secara rutin menggunakan timbangan tersebut. Dan karena terdesak sebuah obsesi yang dalam dan keinginan yang tinggi maka sang penghuni hewan tersebut memakai timbangan tersebut setiap hari.

Tiada aktivitas yang lebih menarik bagi penduduk hutan tersebut selain dari pada menimbang diri dengan timbangan tersebut. 

Dan setiap hewan selalu menimbang dirinya berharap mendapatkan sebuah berat badan yang proposional. Namun kenyataannya mendapatkan berat badan secara proposional begitu berat.

Hingga akhirnya karena tidak melihat sebuah perubahan yang ada pada tubuh masing-masing penduduk hutan, sang timbangan memutuskan untuk tidak menimbang lagi. 

Setiap hewan yang menimbang badan di timbangan tersebut akan mendapatkan balasan tendangan dari sang timbangan.

Hingga sebulan berlalu dan hari itu adalah sebuah giliran dari pada sang Zebra yang hendak menimbang diri. 

Sesampainya di masuk dan mulai mempergunakan timabangan tersebut, timbangan justru memberikan glitikan kepada sang Zebra, yang akhirnya membuat sang Zebra merasa kegelian. 

Namun hal tersebut justru membuat sang Zebra merasa benar-benar bahagia dengan sang timbangan yang menggelitik.

Tidak hanya Zebra hewan lain juga memutuskan untuk menimbang dirinya di hari itu juga. Melihat begitu menyenangkan timbangan yang menggelitik tersebut dan yang membuat bahagia tersebut. 

Di sisi lain Zebra dan penduduk hutan tidak peduli lagi dengan berat badannya sendiri, bahkan Zebra sendiri memutuskan untuk sarapan pagi, sebuah kegiatan yang tidak pernah dilakukan oleh zebra sebelumnya.

Hingga bertahun-tahun lamanya sang timbangan berhenti membaca berat badan dari pada penduduk hutan. Sang timbangan justru mengalihkan tugasnya sebagai timbangan pembaca humor dari pada penduduk hutan tersebut.

***

Sebuah pesan moral yang tergantung di dalam cerita bahasa inggris ini adalah bahwa kita sebagai manusia harus menyusuri apa yang telah diberikan tuhan kepada kita. 

Baik itu tubuh atau yang lainnya, karena apa yang diberikan tuhan kepada kita adalah sebuah anugerah dari yang maha kuasa.

Cerita dalam dongeng ini juga mempunyai kandungan pesan moral bahwa untuk bahagia tidaklah harus mempunyai berat badan yang bagus, proposional, cantik, dan ganteng.

Agar memiliki kehidupan yang bahagia, kita memerlukan orang-orang yang kita cintai dan mencintai kita yang senantiasa memberikan sebuah canda tawa, kasih sayang kepada kita.

Cerita Pendek Bahasa Inggris Singkat, Let Him Go

Cerita pendek (cerpen) bahasa inggris singkat, “Let Him Go”, berikut ini mengambil tema keluarga. Keluarga kan memang sangat penting bukan? Coba sejenak tengok keluarga kita, tatap mereka dalam – dalam satu persatu, merekalah orang-orang yang akan senantiasa ada di dekat kita.

Cerita Pendek Bahasa Inggris Singkat, Let Him Go
Contoh Cerpen Bahasa Inggris Singkat tentang Ayah
Mereka adalah orang yang siap berkorban, yang akan memberikan sesuatu yang bahkan tak dimiliki. Kita semua hidup dan besar di tengah mereka.

Ada banyak kisah yang terjadi baik yang sudah kita lupakan atau pun yang tak pernah hilang sedikitpun dari ingatan.

Tahukah anda seberapa berartinya anda bagi mereka? Kisah romantis dalam sebuah cerpen tidak akan mampu menggambarkan bagaimana besarnya arti keluarga.

Adik-adik dan pembaca semua tentu setuju bahwa keluarga bisa menjadi tema cerita yang sangat menarik. Tapi disisi lain kadang tema seperti ini juga bisa membosankan.

Tergantung bagaimana isi kisahnya ya. Kalau yang ini mungkin cukup menarik untuk diikuti. Anda baca saja nanti agar bisa menyimpulkan sendiri.

Sebuah kisah cerita pendek (cerpen) yang sengaja disusun untuk media belajar, mau? Karena untuk media belajar maka ceritanya sudah dilengkapi dengan daftar kata bahasa inggris tentang keluarga dan terjemahannya.

Daftar kata tersebut bisa dijadikan sumber belajar atau bisa juga untuk membantu memahami cerita yang dibaca. Untuk beberapa menit silahkan luangkan waktu untuk membaca daftar berikut.

And = dan
Home = rumah
Strange = aneh
Face = wajah
Disturbing = menggangu
Feeling = perasaan
Worried = khawatir
Unclear = tak jelas
Heart = hati
Bad = buruk
Come home late = pulang telat
Imagining = membayangkan
Uniform = seragam
Eat = makan
Passionless = dengan lemas, tidak semangat
What’s wrong = ada apa
No appetite = tidak berselera
Jumped = melompat
Hospital = rumah sakit
Pale = pucat

Harapannya, dengan dibekali dengan kata sulit di atas maka pembaca bisa lebih mudah dalam memahami kisah yang diberikan.

Jadi walaupun tidak untuk belajar kan bisa dijadikan hiburan kala senggang, benar tidak? Ah, mau panjang lebar tapi kan kita belum tahu bagaimana ceritanya. 

Cerita tentang kehidupan keluarga berikut ini memiliki suasana yang menyedihkan. Dari awal cerita saja sudah disuguhkan kepada pembaca keadaan atau suasana yang tidak menentu.

Berjudul “let him go”, cerpen ini mengisahkan dua orang kakak adik yang kehilangan ayahnya dengan cara yang tragis. Seperti apa kejadiannya, simak berikut.

Let Him Go
Story by Irma

Anindya and Fyas walked home in a strange face. There was somethings disturbing their feeling. They were worried about somethings unclear. 

The two sisters thought about the same things. Deep in their heart, they worried about their father. 

“What will happen?” Anindya said to her sister. “I do not know. I have bad feeling about Dad” her sister replied. 

When they arrived home, there was only their mother. “You home earlier darling…” the mother asked them. “Yes mom…” said Fyas. 

“Where is father?” Anindya asked her Mom. “He is at work darling… your father said that he will come home late” the mother answer.

Anindya went to her room; Fyas sat in the living room imagining something. “Honey, change your uniform first…” the mother said to Fyas. “Yes Mom…” Fyas then went to her room. 

The mother walked to Anindya’s room. She knocked the door and went inside. “I just prepared your lunch honey; get your sister to eat”.

Passionless, Anindya walked out from her room. She went to her sister’s room and threw her body into the bed. 

Fyas was lain down in her side, staring at the ceiling. “I can not stop worrying father…” she said. “So am I …” said Anindya.

Few minutes later their mother came in. “What’s wrong with you young ladies? Why don’t you take lunch?” her mother said. 

"Thanks Mom, I have no appetite…” Fyas said to her mother. “Mom, we have bad feeling about Dad…” Anindya said.

Before their mother could say anything, the phone was ringing. “Up you girls…take your lunch first!” she walked out the room.

Just few minutes later, there was crying from the living room. Fyas and Anindya jumped out the bed and run to the living room. “Girs… your Dad…” said the mother while crying. 

The room became so noise. Fyas, Anindya and their mother run to the car and went out to the hospital. On their way, they continued crying. 

Their father got an accident. They needed to come to hospital as soon as possible. At the hospital, they run and came in front of the pale body. Their father was dead.

The End

Adalah Anindya dan Fyas, dua orang kakak adik satu sekolah yang mendapatkan firasat tak enak ketika berada di sekolah.

Keduanya merasakan hal yang tak biasa, mereka merasa gelisah dan entah mengapa mengkhawatirkan ayahnya. Sepulang sekolah mereka berdua berjalan sambil terus merasa tidak enak hati.

Itulah awal dari cerpen di atas, anda sudah membacanya bukan? Memang benar sekali, cerita pendek bahasa inggris di atas bisa membuat kita ikut menangis kalau membacanya dengan seksama.

Ya, begitulah. Kadang ada saja musibah yang terjadi. Semoga hal seperti itu tidak terjadi pada kita semua ya.

Contoh Cerpen 8 Orang dalam Bahasa Indonesia

Cerpen 8 orang berikut ini adalah sebuah karya sederhana yang cukup apik dan menghibur. Kisah yang di angkat memang sudah sangat umum namun kemasan yang disajikan cukup unik. Kisah yang diangkat adalah seputar remaja yaitu tentang persahabatan yang sangat erat. 

cerpen 8 orang bahasa inggris indonesia
Contoh Cerpen 8 Orang tentang Persahabatan Sejati
Dalam persahabatan ikatan emosi memang bisa sampai seperti saudara. Seperti di judul, cerpen ini akan disajikan menggunakan bahasa Indonesia sekaligus dalam bahasa Inggris. 

Tujuannya adalah, yang bahasa Indonesia bisa untuk bahan bacaan hiburan di waktu luang. Kalau yang bahasa Inggris nanti bisa digunakan oleh rekan pelajar semua untuk bahan belajar. 

Dengan begitu kan lengkap, bisa santai sembari belajar. Sekarang, silahkan baca dulu cerpen bahasa Indonesia berikut.

Teman Adalah Saudara
Cerpen 8 Orang oleh Apw

Libur panjang sudah tiba waktunya, kini saatnya kami menyusun rencana kemanakah kita hendak pergi untuk menghilangkan penat yang ada di dalam otak dan pikiran kami karena rutinitas kami sebagai mahasiswa. 

Kami  adalah mahasiswa yang gemar sekali melakukan liburan pada musim libur datang, di kampus kami selalu bersama, dan liburan kami juga harus bersama. Bagi kami kebersamaan adalah hal yang harus diprioritaskan. 

Kami selalu menganggap bahwa teman kami yang ada di kelompok kami adalah saudara, sehingga persahabatan ini ada bukanlah hanya untuk dijadikan sebagai tempat berkumpul dan juga bermain bersama.

Lebih dari itu kami juga melakukan hal-hal yang bermanfaat, saling membantu satu sama lain, sebagaimana layaknya yang dilakukan dalam sebuah keluarga.

Kami juga tidak segan untuk berbagi, karena bagi kami persahabatan kami adalah tempat untuk berbagi.

Lusi: Kira-kira liburan ini mau dihabiskan ke mana ya, aku begitu bosan bila harus menghabiskan liburan di rumah, apakah kalian punya ide untuk liburan kita, (Sedang duduk santai di rumah Lusi).

Evan: Aku punya ide bagaiman bila kita melewati masa libur berkunjung ke desa, di sana udaranya begitu sejuk, kita juga bisa menyaksikan para petani yang sedang memanen sayuran.

Eli: Haaaaa..!, kamu gak salah ngajakin kita-kita ke desa, yang jauh dari hiruk pikuk seperti layaknya di kota itu.

Evan: Tunggu dulu, desa yang akan kita kunjungi itu berbeda dengan apa yang ada di fikiran kalian, di sana itu pemandangannya indah banged, karena berada di dataran tinggi, banyak pepohonan tinggi, ketika pagi kita bisa melihat matahari terbit yang indah.

Agus, Apri, Ridwan, Rahmad, Joe : Aku setuju ajalah kemana kalian mau berlibur, aku juga ikut ramenya aja.

Evan: Gitu dong, bagaiman denganmu Eli, sama Lusi, yang lain sudah setuju, tinggal kalian berdua.
Lusi: Ya sudahlah, Lusi setuju, tapi benarkan pemandangannya indah..?.

Evan: Gitu dong, tenang aja dijamin tidak akan nyesel, bagaiman dengan kami Eli.
Eli: (Berfikir sejenak dengan kebimbangan yang dalam), gimana ya..?.

Lusi: Ayolah temen-temen ssudah setuju, tinggal kamu, ikut ya.
Eli: Ya sudah aku ikut ajalah.

Evan, Lusi, Agus, Apri, Rahmad, Joe, Ridwan: Begitu dong itu baru namanya Eli yang kita kenal, selalu mengutamakan kebersamaan, kemanapun selalu ada untuk kita.

Evan: Ya sudah kalau sudah sepakat, besok pagi langsung berangkat menggunakan kendaraanku, kebetulan mobil orang tua lagi tidak dipakai jadi bisa kita gunakan untuk berlibur.
Agus: Hore>.

Evan: Ya sudah saya pamit dulu ya, aku tunggu kalian besok pagi di rumahku untuk keberangkatan ke desa yang aku maksud.

Malam menjelang, nampak di benak kami rasa penasaran akan indahnya tempat yang hendak kami kunjungi seperti halnya yang diceritakan oleh Evan. 

Kami semua tidak sabar untuk melewati kebahagiaan dalam balutan kebersamaan sambil melihat matahari terbit yang sangat indah yang bahkan tidak kami temui di kota.

Pagi menjelang, kami semua sudah bersiap-siap dan menunggu di rumah Evan untuk kemudian bisa berangkat ke tempat yang menjadi tujuan berlibur kami.
Lusi: Entar kita nginepnya dimana Van..?.

Evan: Kita entar nginep di penginapan, desa yang akan kita kunjungin itu adalah desa yang memang sudah dibuka sebagai tempat berlibur, karena keindahan yang dimiliki oleh desa tersebut. 

Jadi masalah tempat tinggal kalian tidak perlu khawatir, karena di sana ada banyak penginapan yang bisa kita pesan untuk kita beristirahat.

Evan: Ya sudah masukan barang bawaan kalian ke dalam mobil, (Sambil membuka pintu mobil belakang).
Kami semua memasukan barang bawaan kami ke dalam mobil Evan, karena mobil Evan mempunyai ukuran yang cukup besar, sehingga barang bawaan kami bisa tertampung dengan baik.

Selain itu mobil Evan juga mampu mengangkut kami berdelapan, meskipun sedikit desak-desakan. 

Yang terpenting bagi kami adalah kenyamanan, tetapi yang lebih penting bagi kami adalah kebersamaan. 

Meskipun harus berdesak-desakan untuk bisa sampai di desa untuk berlibur, yang terpenting bagi kami adalah terus bersama dan menikmati liburan panjang ini.

Kami meluncur dari kota Jakarta, dan nampak sekali Evan mengemudikan mobilnya menuju Cianjur, dan kami tidak banyak tanya karena percuma Evan tidak mau memberitahukan kepada kami kemana kami akan berlibur.

Tetapi kami yakin Evan akan membawa kami ke tempat yang indah, atau bila tidak mungkin kekecewaan yang akan kami rasakan, karena Evanlah yang mempunyai ide untuk belibur ditempat yang tidak kami ketahui sama sekali.

Tiga jam sudah kami melewati perjalanan, udara sudah berganti menjadi lebih sejuk dari pada yang ku rasakan di kota, kini aku bisa merasakan kebetahan dan hati semakin bertanya-bertana kemanakah tubuh ini akan dibawa.

Mungkinkah aku akan merasakan surga dunia, yang tuhan telah anugerahkan untuk dunia ini guna kami nikmati dan manfaatkan. 

Dalam hatiku terus berdoa agar supaya apa yang ada di otakku bisa benar-benar terjadi, aku bisa menikmati surga dunia sebagaimana layaknya di dalam khayalan.

Kami sampai di tempat yang dimaksud oleh Evan, tetapi kami belum mendapati keindahan yang kami harapkan, yang ada hanya pelang taman gapura yang terbuat dari gardu yang sudah buluk. 

Kamipun tidak mendapati pemandangan indah, sungai mengalir, serta para petani sayuran yang sedang panen.

Evan: Pejalanan masih panjang, kita harus berjalan kira-kira satu jam dari sini. Lusi, Agus, Apri, Rahmad, Joe, Eli, dan Ridwan: Apa jalan..?, mengapa tidak memakai mobil saja mana satu jam lagi.

Jalurnya tidak bisa dilewati kendaraan roda empat, sehingga mau tidak mau kita harus berjalan untuk bisa sampai ke tempat tujuan.

Dengan berat hati kami berjalan mengikuti langkah Evan dengan membawa barang bawaan kami. Kami berjalan terus selama satu jam, dan nampak sekali perkebuna sayur milik warga, dan tidak jauh dari perkebunan ada air terjun yang begitu indah sekali.

Airnya sangat deras turun layaknynya seperti benang begitu tipis, dan tidak jauh dari perkebunan juga nampak ada pemondokan yang akan kami gunakan sebagai tempat tinggal selama berlibur di sini.

Agus: Ini indah sekali Evan, gila aku belum pernah datang di tempat yang mempunyai pemandangan alam seperti ini.

Evan: Saya tidak berbohong kan, tempatnya indah bukan, kita akan habiskan masa liburang kita di sini, kita bisa melihat banyak burung, sunrice setiap pagi, air terjun yang tipis seperti benang, yang terakhir adalah panen sayuran.

Kini liburan kami dimulai, semua kecemasan akan kekhawatiran liburan buruk yang akan kami lewati di musim liburan ini sudah hilang ketika melihat pemandangan di desa ini. 

Kami berfikir selamanya kami hidup di sinipun betah, karena tempat ini begitu indah dan menakjubkan. (Arif Purwanto)

---oOo---

Selain contoh cerpen 8 orang di atas tentu masih ada banyak lagi cerpen-cerpen lain yang bisa dibaca. Tidak akan habis dibaca sehari, khususnya jika anda suka dengan karya - karya sederhana. 

Lain waktu juga akan kita tambah lagi karya lain yang tak kalah menarik dari yang ini. Mudah-mudahan pengunjung semua bisa terhibur. Silahkan dilanjutkan ke beberapa cerita lainnya.
Back To Top