Cerpen Menarik, Kumpulan Kisah Inspiratif Penuh Makna

Cerpen Menarik, ada kalanya kita memang membutuhkan bahan bacaan ringan yang segar dan dapat menghilangkan rasa penat. Tak jarang kita sering kehilangan acuan untuk melampiaskan perih kehidupan.


Ada banyak hiburan di dunia maya tapi sering kali kita terlalu malas untuk melihat apa yang ada di depan mata. Apalagi untuk sesuatu yang harus dibaca. Kebanyakan dari kita malas dan menganggap itu kuno. 

1) Kumpulan cerpen singkat dan menarik
2) Kumpulan cerpen persahabatan
3) Cerpen bahasa indonesia
4) Cerpen pendidikan
5) Cerpen pendek
6) Cerpen cinta
7) Cerpen terbaik 2018
8) Cerpen anak sekolah

Coba tengok sejenak. Di kanan kiri kita sebenarnya banyak sekali kisah-kisah yang bisa melelehkan dan menghancurkan rasa galau di hati. 

Tidak semua harus yang berat dan komplek, bahkan bacaan ringan pun sebenarnya bisa saja menghibur. Sebut saja misalnya karya cerpen, banyak kok yang menghibur. 

Kalau merujuk pada kata “menarik”, sebenarnya bisa saja subjektif yaitu sesuai dengan penilaian masing-masing. Nyatanya memang begitu, yang menarik bagi kita belum tentu menarik bagi orang lain. 

Lalu bagaimana cara kita untuk mendapatkan cerpen yang sesuai? Gampang. Kita bisa menyeleksi dan memilihnya berdasarkan kategori yang ada. Untuk rekan remaja misalnya, bisa mencari kategori cerpen remaja. 

Orang dewasa bisa memilih kategori kehidupan, motivasi, keluarga dan lain sebagainya. Kalau boleh jujur, ada banyak sekali pilihan. Bahkan saking banyaknya kita bisa bingung sendiri dibuatnya. 

Maka dari itu, untuk menyederhanakan koleksi, kali ini kita akan merangkum beberapa karya terbaik yang paling banyak dinikmati oleh pengunjung setia situs contohcerita.com ini. Seperti apa, mari kita langsung lihat daftar selengkapnya. 


Yang di atas hanya sebagian kecil dari kumpulan kisah inspiratif penuh makna yang cukup menarik untuk kita nikmati. Itu hanya sebagian contoh. Kalau berkenan rekan semua juga bisa memilih sendiri koleksi lainnya. 

Pilih memilih mungkin akan memakan waktu, rekan bisa langsung memanfaatkan penelusuran situs jika berkenan. Disana rekan semua tinggal memasukkan kata kunci yang diinginkan. Mudah kok. 

Atau, rekan juga bisa melihat beberapa pilihan lain yang sudah disiapkan dibagian akhir pembahasan ini. Kalau ingin tema religi juga ada, tema unik dan menarik juga banyak kok. Silahkan dicari saja ya! 

Dingin Pagi Beku, Contoh Puisi 4 Bait

“Dingin Pagi Beku”, contoh puisi 4 bait dengan tema membumbung di awan. Jangan salahkan angan melayang, menjulang ke angkasa. Suasana dingin berkabut memang membuat terlena, membangkitkan rasa malas.


Pernah mengalami pagi yang dingin membeku? Pagi hari di musim hujan di sebuah area pegunungan, sinar mentari pagi sangat diharapkan. 

Ada keindahan disana. Bayangkan jika dalam suasana seperti itu ada secangkir air hangat yang menemani. Bayangkan jika ada senyum merekah dari orang yang dikasihi. Kita akan merasakan betapa besar anugerah Tuhan. 

Tak seperti biasanya, karya kali ini seperti mengambang dengan inti kisah yang sedikit membingungkan, mungkin. 

Sebagai media hiburan, meski begitu karya ini juga patut diapreasiasi, apalagi hasil belajar. Seperti apa, apakah makna dan pesannya dalam, mari kita baca bersama-sama di bawah ini. 

Dingin Pagi Beku
Contoh Puisi 4 Bait oleh Irma 

Kabut menyelimut 
Pagi berselimut kabut 
Beku menusuk 
Dedaunan mencair 

Dagu termangu 
Menunggu kehangatan 
Bersanding gelas 
Tinggal setengah 

Dingin merasuk tulang 
Tangan mendekap 
Kelopak disergap rindu 
Peraduan jiwa 

Nestapa berbalut luka 
Kian sirna menyala 
Menyikuti mentari 
Memberontak lirih 

Namanya juga empat bait, ya sangat singkat lah. Kalau ingin mencari yang lebih panjang mungkin rekan semua bisa masuk ke kategori 5, 6 atau 7 bait. Disana banyak pilihan. 

Lalu bagaimana dengan karya di atas, bagus tidak? Jelas tidak bagus, namanya juga karya dari penulis amatir. Eh, tapi jangan salah ya, itu asli karya sendiri. Itu artinya rekan semua juga bisa belajar sendiri. 

Menulis juga bisa menjadi hiburan dan aktivitas yang menyenangkan loh. Melalui tulisan rekan semua bisa jauh berekspresi, meluapkan perasaan. 

Siapa yang bisa membelenggu pikiran? Tidak ada. Siapa yang bisa membatasi angan-angan anda, tak satu pun. Begitulah indahnya larut dalam sebuah karya seperti ini. Bisa melampaui batas imaji. 

Tidak percaya, rekan bisa membuktikannya sendiri. Nah, kalau yang tidak hobi tentu bisa menjadi penikmat. Bisa sekedar menikmati karya orang lain dan memberikan penilaian, kritik dan saran. 

Untuk kali ini singkat saja. Silahkan rekan pembaca semua lanjut ke beberapa puisi 4 bait lainnya yang sudah disiapkan. Jangan lupa juga untuk terus bersama kami di situs contohcerita.com ini. Terima kasih. 

5 Contoh Puisi tentang Pendidikan 4 Bait

Contoh puisi tentang pendidikan 4 bait berikut ini terdiri dari 5 judul pilihan. Masing-masing puisi tersebut dipilih berdasarkan tingkat kepopulerannya di kalangan pembaca. Meski tidak pasti anda suka namun diharapkan karya tersebut bisa menambah koleksi anda semua.


Tema tentang pendidikan memang sering kali dipilih oleh adik-adik pelajar. Tema tersebut dipilih untuk dijadikan bahan contoh dalam membuat atau menulis puisi. Selain itu juga dijadikan bahan rujukan untuk berlatih analisis puisi. 

Kategori puisi ini bisa dijadikan pilihan untuk berlatih atau belajar karena puisinya termasuk pendek atau singkat. Dengan puisi yang pendek-pendek seperti ini maka kita bisa lebih mudah dalam belajar. 

Membaca karya seperti ini juga tidak akan menghabiskan waktu lama, beberapa menit saja sudah selesai. Kita tidak akan malas, apalagi dengan pilihan kata (diksi) yang sederhana, pasti mudah dimengerti. 

Rekan pelajar tidak perlu khawatir kalau mencari karya puisi disini. Pasalnya karya-karya disini kebanyakan adalah hasil belajar dan bukan karya penulis puisi yang sudah jago. 

Jadi, masih banyak sekali kekurangan yang bisa ditemukan. Lalu, seperti apa contoh-contoh yang dapat kita nikmati tersebut? Mari langsung kita cek saja satu per satu dibawah ini. 

Yang berhubungan dengan pendidikan tentu tidak jauh dari proses belajar mengajar. Salah satunya seperti yang diungkapkan oleh puisi pertama ini. Lupa juga sih apakah puisi ini panjangnya hanya empat bait atau tidak.

Tapi yang pasti bagi rekan yang sedang mencari tema pendidikan bisa melihatnya dulu. Kalau nanti jumlah baitnya kurang sesuai kan bisa disesuaikan saja. Apalagi kalau untuk tugas.

Selain memberikan hiburan saat santai, karya yang satu ini cukup menarik kok. Karya ini akan memberikan inspirasi dan motivasi agar kita lebih semangat lagi dalam menimba ilmu.

Nanti, rekan pembaca bisa menjadikannya sebagai contoh jika ingin belajar menulis puisi. Kalau tidak, rekan juga bisa menggunakan puisi ini sebagai bahan analisis. Kan lumayan bisa untuk belajar analisis puisi. Dibaca ya!

Ngeri kalau dibaca judul di atas. Ada pertentangan yang sangat nyata yang disuguhkan dari judul tersebut. Sekilas kita bisa melihat bahwa ada perjuangan yang amat kuat untuk mencapai tujuan.

Karya puisi ini juga bisa dijadikan tambahan referensi bagi rekan semua yang membutuhkan. Rekan semua bisa menggunakannya sebagai latihan. Misalnya, untuk berlatih membuat parafrase puisi, tahu kan?

Kalau dengan yang ini kan sudah ada dua judul yang bisa dipilih. Kalau tidak sesuai tidak perlu tergesa-gesa mencari yang lain. Ada lagi yang lain kok, kan disiapkan lima judul sekaligus.

Dua yang di atas tidak bagus, atau tidak sesuai harapan, rekan semua bisa langsung menuju ke puisi yang berikutnya ya. Tapi sebaiknya dilihat dulu, tinggal klik dari tautan di atas. Nanti bisa dibaca langsung.

Wah, kalau ini sih sudah jelas berhubungan dengan pendidikan, benar tidak? Kalau biasanya karya-karya yang dibaca adalah tentang murid, maka sekarang kita punya puisi yang berisi tentang guru. Mau tahu?

Pasti penasaran bagaimana isi puisi tersebut? Kira-kira apa yang dibahas ya? Dari pada hanya penasaran rekan semua bisa langsung cek bagaimana karya tersebut.

Gampang nanti kalau tidak suka tinggal melihat ke karya selanjutnya. Kami harap yang ketiga ini juga sesuai dengan kebutuhan rekan semua.

Mungkin ada yang punya kisah seru berhubungan dengan pelajaran sejarah atau guru sejarah? Mungkin isi karya ini bisa mewakili. Seperti apa, silahkan langsung nikmati saja puisi sederhana tersebut.

Bagaimana, cukup lumayan ya? Agar lebih lengkap kita tambah lagi dengan yang sedikit berbeda. Yang ini berhubungan dengan pendidikan tetapi juga berhubungan dengan cinta tanah air. 

Siapa tahu ada juga yang sedang mencari puisi 4 bait dengan tema cinta tanah air. Kan lumayan bisa dijadikan bahan tambahan.

Tidak perlu diceritakan isinya ya? Nanti rekan semua juga tahu sendiri. Setelah dibaca nanti kan bisa dinilai apakah karya ini bagus atau tidak. Kalau tidak bagus, lompat ke karya berikutnya ya!

Masih ada satu lagi, yang ini judulnya "tanah kelahiran tercinta". Agak sedikit melenceng dari tema yang dibahas, tapi tidak apa-apa ya, namanya juga usaha. Yang penting isinya tidak terlalu panjang.

Setelah kita lihat satu persatu nanti kita tinggal memilihnya saja. Dengan begitu kita bisa mendapatkan puisi yang benar-benar sesuai dengan keinginan. Kalau kurang bisa lihat juga dibagian akhir pembahasan.

Bagaimana, cukup lumayan juga bukan, dari pada tidak ada. Ya, bagi yang ingin membaca karya di atas silahkan ikuti saja tautan pada judul puisinya. Tinggal di klik maka rekan semua bisa membaca langsung karya yang diinginkan. 

Bicara mengenai pendidikan, tema apa yang paling rekan sukai? Apakah tentang pelajaran di sekolah? Atau mungkin tentang guru, atau tentang tugas-tugas yang menumpuk? 

Banyak sekali pilihan yang bisa dinikmati. Kalau tidak salah semuanya sudah pernah dibahas meski hanya satu dua judul saja. Nah, untuk mendapatkan yang lengkap silahkan rekan cari dikategori pendidikan. 

Oh iya, sebelum lupa, rekan semua juga bisa menikmati cerpen dan juga drama di situs ini loh. Temanya juga sangat beragam kok. Kalau berminat silahkan dicari sendiri ya. Mudah-mudahan bisa menambah bahan belajar di rumah. 

Cerpen Sekolah, Banyak Tugas Malas Berangkat

Banyak tugas malas berangkat, rekan pelajar semua mungkin pernah mengalami hal itu ya. Bahkan untuk murid yang pandai sekalipun kadang juga bisa malas. Itu manusiawi, wajar saja dan tidak mengherankan.


Yang namanya proses belajar di sekolah memang ada banyak hal yang harus dihadapi. Perjalanan dalam mencari ilmu itu merupakan perjalanan yang panjang. 

Bohong kalau kita bilang tidak pernah merasa malas. Bohong kalau kita bilang bahwa kita tidak pernah tidak ingin berangkat sekolah. Ingin tidak masuk itu banyak alasannya dan itu wajar kok. 

Bisa saja kita malas karena belum mengerjakan pekerjaan rumah (PR). Bisa saja kita malas karena mempunyai agenda lain. Bisa saja kita ingin tidak masuk karena bosan, malas atau lainnya. 

Seperti yang dikisahkan dalam cerpen pendidikan berikut ini. Cerpen sekolah ini mengangkat sebuah peristiwa atau kejadian yang bisa terjadi pada seorang murid sekolah. Seperti apa, mari kita baca selengkapnya. 

Banyak Tugas Malas Berangkat
Cerpen tentang Sekolah oleh Irma 

“Ah, baru tidur sebentar. Kenapa cepat benar sih sudah pagi!” gerutu Juno sambil mengusap-usap kedua matanya. “No…. sudah jam berapa ini…!” Dari dapur, terdengar suara ibunya berteriak, sudah setengah marah. 

“Iya… iya… sudah bangun dari tadi!” teriak Juno menyahut. Ia lantas beranjak dan duduk di depan meja belajarnya. Ditatapnya buku-buku yang berserakan di atas meja. 

Perlahan, kedua sikunya ia letakkan di atas meja. Dagunya segera bersandar di atas kedua telapak tangannya yang menengadah ke atas. 

Jarum tam terus bergulir, tak menghiraukan penat dan gelisah yang Juno rasakan. Lama, Juno sibuk bergelut dengan pikirannya sendiri. Tak menyadari bahwa mentari sudah semakin tinggi. 

“Ah… aku tidak boleh kalah” Masih ada sedikit kewarasan dalam benak Juno. Ia sekuat tenaga berjuang mengalahkan rasa malas yang melilit. 

Tapi, semakin kuat ia berusaha, semakin berat beban yang ia rasakan. Otak yang terus diperas ternyata menyisakan letih pikiran yang berkepanjangan. Sampai akhirnya, ia pasrah. Menyerah. 

“Juno… mau berangkat sekolah enggak kamu!” 

“Iya bu… iya. Ini habis beresin buku-buku yang mau di bawa!” 

“Dari tadi pagi ngapain saja kamu itu. Letoi!” 

“Iya… iya…. Ini sudah selesai” 

Dengan berat hati, tanpa kemauan, Juno memaksakan diri berangkat sekolah. Demi menghindari ocehan dan amarah sang ibu. 

Langit mulai menyeringai terang dengan sinar mentari. Suasana halaman sekolah tampak mulai sepi. 

Juno memasuki halaman dengan sedikit tergesa-gesa. Kedua kakinya diseret, matanya tampak layu, tak bersemangat. 

Ia berada di depan kelas, tepat sedetik sebelum bel sekolah berbunyi. “Hari yang paling berat…!” gumam Juno sembari memasuki kelas. 

Di kelas, Juno lebih banyak diam. Ia hanya cari aman, pura-pura memperhatikan. Selebihnya, angan dan pikirannya terus saja terganggu dengan beban yang menumpuk. Ia melalui jam pelajaran di kelas tanpa arti, tanpa makna. 

---oOo--- 

Entah, hari ini menghasilkan satu judul tulisan saja sangat sulit. Malas, apa karena terpengaruh dengan tema yang sedang kita angkat ya? 

Ya, benar sekali. Rasa malas memang bisa menyerang siapa saja, kapan saja. Tidak terkecuali orang dewasa. Yang suka malas itu bukan hanya anak-anak, orang dewasa kadang juga tak bisa berkutik. 

Bedanya, orang dewasa lebih bisa membawa diri, lebih bisa mengendalikan. Wajar, namanya juga dewasa, sudah banyak makan asam garam kehidupan, benar tidak? 

Seperti pesan moral yang ada dalam cerita di atas, tugas kita sebagai generasi muda adalah untuk terus berusaha, berjuang tanpa henti. 

Satu dua kali malas itu wajar, tapi jangan sampai jadi kebiasaan. Kalau sedang butuh istirahat, tak masalah seharian tidur di rumah. Jangan istirahat kalau sakit saja, benar tidak? 

Yang terpenting bagi kita adalah belajar untuk mengelola atau mengendalikan rasa malas tersebut. Sudah, ya susah tapi bukan tidak bisa. 

Mudah-mudahan dengan adanya cerpen tentang sekolah di atas bisa memberikan kita motivasi dan membuat kita semangat lagi dalam belajar. Semoga saja kita tidak kalah dengan rasa malas. 

Semoga kita bisa terus berjuang, untuk menggapai cita-cita di masa yang akan datang. Kali ini itu saja dulu, silahkan dilanjutkan dengan beberapa cerpen singkat lainnya. 

Cerpen Ibu, Paling Lengkap Menarik dan Terbaru

Cerita pendek tentang ibu memiliki pemirsa yang juga cukup banyak. Diantara pembaca banyak juga yang sangat menikmati kisah-kisah yang berhubungan dengan sosok seorang ibu. Ada yang berhubungan dengan kasih sayang dan ada juga tentang kebencian.

Cerpen Ibu, Paling Lengkap Menarik dan Terbaru

Tidak bisa dipungkiri, setiap orang tentu memiliki kisah dan pengalaman tersendiri berkaitan dengan sosok tersebut. Kadang, kisah atau pengalaman tersebut bisa mirip seperti yang dicerita. 

Oleh karena itu, seringkali kita merasa “oh ini mirip dengan yang aku alami”. Kita bisa merasa dekat dengan isi ceritanya sehingga kita bisa menikmati kisah tersebut. 

Diantara berbagai kisah tersebut ada beberapa yang paling menyita perhatian pengunjung. Meski sebenarnya ribuan kisah telah dihadirkan namun beberapa cerpen tersebut mampu mencuri perhatian dan selalu menjadi pilihan. 

Pada kesempatan ini kami akan mengajak rekan pembaca semua untuk melihat beberapa cerpen tema ibu tersebut. Mungkin saja salah satu diantaranya bisa berkenan dan bisa menjadi bahan bacaan yang menghibur bagi rekan semua. 

Kita akan pilihkan beberapa judul yang paling baru dan tentunya yang paling menarik. Dari sekian judul tersebut nantinya rekan bisa memilih mana yang akan dibaca. Seperti apa, mari kita bahas satu persatu. 

Bayangkan apa saja yang berkaitan dengan ibu kita tercinta, banyak hal ya. Berkaitan dengan ibu tentu temanya bisa segala macam. Ada yang berhubungan dengan kasih sayang, ada juga kebencian.

Kalau yang paling lekat dan dekat mendengar kata ibu tentu saja kita akan ingat bagaimana perjuangannya. Seperti apakah cerita yang nomor satu ini, apakah unik dan menarik?

Ya, seperti pada judul, sepertinya kisah yang diangkat cukup unik dan menarik untuk diikuti. Kisah yang satu ini tentu menggambarkan bagaimana perjuangan seorang ibu untuk anaknya. Bertaruh nyawa!

Tentu dengan membaca kisah yang satu ini kita bisa mendapatkan pelajaran yang berharga. Sebagai seorang anak kita bisa lebih sayang kepada ibu kita.

Sebagai calon ibu kita bisa belajar bagaimana kita harus berjuang kelak saat kita menjadi orang tua. Tentu ada manfaat yang bisa kita petik. Tapi kira-kira kisahnya seperti apa ya? Langsung saja cek dari tautan di atas!

Ini juga cukup menyentuh. Kalau kita membaca judulnya di atas yang terlintas dibenak kita adalah perjuangan dan pengorbanan seorang ibu. Ya, sampai rambut beruban, tak pernah letih dan lelah.

Pernah dengar kata pepatah "kasih ibu sepanjang jalan"? Ya, mungkin isi dari cerpen yang kedua ini menggambarkan kasih sayang ibu yang sangat besar.

Tidak perlu diceritakan panjang lebar sebenarnya. Kalau bicara mengenai kasih sayang ibu memang rajanya.

Apakah cerita pendek ini isinya tentang kasih sayang ibu? Belum tentu juga. Kalau dilihat dari judulnya memang cukup membuat penasaran. Anda juga penasaran bukan?

Ya dari pada hanya bengong, dari pada menghabiskan waktu diluar rumah dengan hal-hal yang tak berguna lebih baik duduk manis sambil membaca cerpen ini. Sembari menghibur diri, kita juga bisa mendapatkan pelajaran. Yuk dibaca langsung!

Kalau yang ketiga ini jelas, isinya sepertinya tentang nasehat seorang bunda kepada anak-anaknya. Banyak sih kalau bicara mengenai nasehat. Bisa dalam segi apapun.

Akan sangat menarik jika kita bisa mengetahui bagaimana alur dari cerita yang ini. Untuk melengkapi dua cerita yang sudah ada maka kita baca juga cerpen yang ketiga ini ya.

Tidak ada salahnya. Kalau nanti kurang berkesan kan tetap bisa dijadikan referensi tambahan. Lagi pula semakin banyak karya cerpen yang kita baca maka akan semakin banyak pula referensi belajar yang kita miliki.

Pokoknya kalau di situs ini kalian tidak akan kekurangan bahan bacaan. Lihat saja, pada satu pembahasan ini saja sudah ada tiga pilihan kisah yang menarik. Kurang apa lagi coba, silahkan dicek sendiri ya.

Ada yang bisa menebak cerita yang keempat ini tidak? Ada yang tahu artinya tidak kata "smartwatch" yang dijadikan judul ceritanya? Kalau tidak tahu ya lihat terjemahan dulu deh!

Satu yang pasti, cerita ini juga akan melengkapi beberapa cerita yang sudah ada. Lumayan sudah ada empat cerpen yang bisa kita pilih. Tidak perlu susah-susah mencari di tumpukan jerami. Benar tidak?

Jadi, tunggu apalagi, silahkan langsung baca saja ya. Kalau yang mau membaca silahkan melalui judul yang ada di atas. Tinggal di klik saja.

Nanti rekan semua akan dihantarkan ke halaman dimana ceritanya bisa dibaca. Kalau kurang suka silahkan cek juga kisah yang kelima dibagian bawah.

Sampai juga kita pada pilihan terakhir, Yang terakhir ini jelas mengenai busana, pakaian ya begitulah. Bisa jadi hal ini menggambarkan problematika seorang ibu dengan anak perempuannya.

Tapi, kok judulnya kurang menarik gitu ya? Apa kira-kira isi ceritanya menarik? Kita tidak akan bisa menilai kalau kita belum melihatnya sendiri. Makanya semakin cepat kita menikmati karya itu semakin bagus. Monggo silahkan!

Memang, tak ada lagi sosok yang paling dihormati dan penuh kasih sayang selain sosok yang melahirkan kita. Jika harus memilih tentu saja kita akan memilih orang yang kasih sayangnya tiada henti tersebut. 

Lahir dari Rahim seorang ibu, tumbuh dengan kasih sayang dari ibu, apalagi coba? Wajar jika kita akan memilihnya, termasuk dalam tema-tema cerpen sekalipun.

Ya, pokoknya ibu adalah yang terbaik deh. Sekarang silahkan yang sudah selesai dengan koleksi di atas lanjut ke cerpen tentang ibu berikutnya ya. Masih ada beberapa pilihan dibagian bawah.
Back To Top